Lembaga Prasasti Dinilai akan Jadi Alat Justifikasi Program Kerja Prabowo

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Sabtu, 05 Juli 2025 | 17:28 WIB
Lembaga Prasasti Dinilai akan Jadi Alat Justifikasi Program Kerja Prabowo
Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto, mendirikan lembaga Prasasti untuk memberikan kajian objektif terhadap pemerintah. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Guru Besar Politik Universitas Andalas, Asrinaldi menilai dibentuknya lembaga think thank Prasasti Center for Policy Studies atau Prasasti akan dijadikan sebagai alat untuk menjustifikasi program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dia meragukan bahwa lembaga tersebut akan bersikap objektif seperti yang diklaim Hasyim Djojohadikusumo yang merupakan dewan penasehat Prasasti.

Hal itu disampaikannya, merujuk pada struktur Prasasti yang diisi oleh orang dekat Prabowo seperti Hasyim, adik kandungnya yang menjabat sebagai dewan penasehat hingga kakak iparnya Soedrajad Djiwandono, menempati posisi sebagai Board of Trustees atau dewan pengawas.

"Kita menyadari keberadaan lembaga think-thank ini juga menjadi justifikasi untuk tindakan-tindakan dan langkahnya Prabowo," kata Arsinaldi saat dihubungi Suara.com, Sabtu 5 Juli 2025.

Lembaga tersebut menurutnya disiapkan untuk membentuk legacy bagi pemerintahan Prabowo, guna meyakinkan publik bahwa selama pemerintahannya masuk akal, rasional, dan bisa dipertanggungjawabkan secara akademik.

Sebagaimana disampaikan Hasyim lembaga tersebut akan memberikan penilaian dan masukan terhadap sejumlah kebijakan pemerintahan Prabowo lewat kajian dan riset yang ilmiah.

Kebutuhan atas justifikasi itu, menurut Arsinaldi dengan berkaca pada pemerintahan Prabowo yang belum terlihat arahnya, secara bersamaan banyak memicu banyak reaksi dari publik berupa kritikan.

Arsinaldi pun meyakini bahwa keberadaan Prasasti memiliki kemiripan dengan Centre for Strategic and International Studies pada era pemerintahan Presiden ke 2 Soeharto. CSIS juga dijadikan sebagai lembaga think thank untuk menjadi tameng dan alat justifikasi kebijakan Soeharto.

"Kita lihat CSIS juga sebagai bagian dari justifikasi tindakan-tindakan dan masukan-masukan. Walaupun CSIS berusaha juga untuk netral. Karena pada kondisi seperti Orde Baru juga berbeda dengan kondisi hari ini," katanya.

Mengutip dari Antara, Dewan Penasihat Prasasti Hashim Djojohadikusumo menyebut bahwa Prasasti hadir sebagai lembaga think thank dengan tugas utama memberikan penilaian objektif terhadap berbagai kebijakan strategis pemerintahan Prabowo. Dia mengklaim Prasasti tidak akan menjadi alat propaganda pemerintah.

Prasasti kedepan akan menjadi mitra strategis dalam penilaian sejumlah program kebanggaan Prabowo seperti makan bergizi gratis hingga program ketahanan pangan.

Selain diisi oleh orang dekat Prabowo, terdapat pula sejumlah ahli dengan berbagai latar belakang yang mengisi struktur Prasasti, seperti jajaran Dewan Penasihat terdapat Burhanuddin Abdullah (Gubernur BI 2003-2008), Gandi Sulistiyanto (Dubes RI untuk Korsel 2021-2023), Ellyus Achiruddin, dan Prijono Sugiarto.

Dewan Pengawas diisi oleh Soedradjad Djiwandono (Gubernur BI 1993-1998), Fuad Bawazier (Menkeu 1998), Jimly Asshiddiqie (Ketua MK 2003-2008), Ronald Waas, Ilya Avianti, dan Laode Masihu Kamaluddin.

Dewan Pakar Prasasti beranggotakan figur-figur teknokrat seperti Chatib Basri (Menkeu 2013-2014), Arcandra Tahar (Wamen ESDM 2016–2019), Erica Soeroto, Halim Alamsyah, Nawal Nely, dan Pramudya A Oktavinanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Qatar Al Qilaa Mulai Bantu Prabowo Bangun 1 Juta Hunian Vertikal Murah

Investor Qatar Al Qilaa Mulai Bantu Prabowo Bangun 1 Juta Hunian Vertikal Murah

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 16:29 WIB

Hashim Bilang Tak Ada Paksaan Ikut Program MBG, BGN Sediakan Alternatif Lain Sebagai Ganti?

Hashim Bilang Tak Ada Paksaan Ikut Program MBG, BGN Sediakan Alternatif Lain Sebagai Ganti?

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 11:29 WIB

LG Batal Investasi Rp130 T Gara-gara Kebijakan RUU TNI, Adik Kandung Prabowo Bungkam

LG Batal Investasi Rp130 T Gara-gara Kebijakan RUU TNI, Adik Kandung Prabowo Bungkam

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 10:27 WIB

Bahas Investasi PLTN, Hashim Temui Tony Blair

Bahas Investasi PLTN, Hashim Temui Tony Blair

Foto | Selasa, 22 April 2025 | 20:42 WIB

Hashim Temui Tony Blair, Fokus Bahas Teknologi AI hingga Pembangkit Nuklir Modular

Hashim Temui Tony Blair, Fokus Bahas Teknologi AI hingga Pembangkit Nuklir Modular

News | Selasa, 22 April 2025 | 17:56 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB