Banjir Jakarta Bukan Hal Baru, Ini Catatan Sejarah Kelam Sejak Jaman Belanda

Bella | Suara.com

Minggu, 06 Juli 2025 | 21:15 WIB
Banjir Jakarta Bukan Hal Baru, Ini Catatan Sejarah Kelam Sejak Jaman Belanda
Anak-anak bermain air di halaman SD Negeri 22 Pejaten Timur yang terendam banjir di Jakarta, Selasa (4/3/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom]

Sejarah banjir Jakarta bermula sejak masa kolonial Belanda ketika kota ini masih bernama Batavia.

Letaknya yang berada di dataran rendah, berdekatan dengan pesisir, serta dilalui 13 sungai, menjadikan kawasan ini sangat rentan terhadap luapan air.

Tercatat, banjir besar pertama kali terjadi pada tahun 1621, hanya satu dekade setelah VOC membangun kota Batavia.

Pemerintah kolonial kemudian membangun kanal-kanal layaknya di Belanda, namun justru membuat kondisi lebih parah karena saluran tidak terintegrasi dan kerap tersumbat.

Salah satu banjir paling parah terjadi pada tahun 1918, yang memicu pembangunan sistem drainase kota.

Namun, dengan pertumbuhan populasi yang cepat dan urbanisasi yang tak terkendali, sistem ini tak mampu mengimbangi lonjakan kebutuhan tata air yang modern.

Banjir Era Orde Baru

Pada masa Orde Baru, banjir tetap menjadi persoalan besar. Banjir besar tahun 1976, 1996, dan 1997 menjadi peringatan keras.

Pemerintah merespons dengan pembangunan kanal-kanal besar dan waduk, termasuk Kanal Banjir Barat (KBB) dan Kanal Banjir Timur (KBT) yang baru rampung pada 2003.

Sayangnya, solusi ini bersifat jangka pendek karena tidak diimbangi dengan pengendalian tata ruang, normalisasi sungai, dan pengelolaan limbah.

Banjir Tak Pernah Absen

Banjir tahun 2002 melumpuhkan sebagian besar wilayah Jakarta. Lebih dari 300 ribu warga mengungsi dan aktivitas ekonomi lumpuh.

Hanya lima tahun berselang, banjir 2007 melanda dengan dampak yang lebih luas. Saat itu, sekitar 70 persen wilayah Jakarta tergenang, dengan ketinggian air mencapai empat meter di beberapa titik.

Kejadian ini memicu diskusi serius soal penataan ruang, normalisasi sungai, serta relokasi warga di bantaran sungai. Namun, implementasinya masih terbentur kepentingan politik dan sosial.

Banjir besar kembali datang pada 2013, 2020, dan 2021, dengan pola dan penyebab yang nyaris sama, curah hujan ekstrem, kiriman air dari hulu (Bogor dan Depok), serta sistem drainase yang tak memadai. Bahkan pada 2020, Istana Negara dan kawasan Monas ikut tergenang.

Di tahun-tahun berikutnya, banjir tetap hadir nyaris setiap musim hujan, meski skalanya bervariasi.

Pada 2024, data BPBD menunjukkan lebih dari 60 RT tergenang secara bersamaan saat hujan deras mengguyur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Rendam Jakarta, Gubernur Pramono Anung Diserbu Warga saat Pesta Rakyat

Banjir Rendam Jakarta, Gubernur Pramono Anung Diserbu Warga saat Pesta Rakyat

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 20:56 WIB

Jakarta 'Tenggelam' Lagi, Banjir Nyaris 3 Meter Rendam Cawang, 53 RT Dikepung Air

Jakarta 'Tenggelam' Lagi, Banjir Nyaris 3 Meter Rendam Cawang, 53 RT Dikepung Air

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 19:44 WIB

Update Banjir Jakarta: Ratusan Warga Jaktim Terusir dari Rumah, Pengungsian Penuh Sesak

Update Banjir Jakarta: Ratusan Warga Jaktim Terusir dari Rumah, Pengungsian Penuh Sesak

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 19:33 WIB

Penampakan Atap Rumah di Condet yang Terendam Banjir, di Bidara Cina Ratusan Jiwa Mengungsi

Penampakan Atap Rumah di Condet yang Terendam Banjir, di Bidara Cina Ratusan Jiwa Mengungsi

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 19:19 WIB

Breaking News! Jakarta Terendam: 50 RT Kebanjiran, Lalu Lintas Lumpuh

Breaking News! Jakarta Terendam: 50 RT Kebanjiran, Lalu Lintas Lumpuh

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 19:07 WIB

Puluhan RT di Petogogan Jaksel Kebanjiran usai Hujan Deras, Genangan Air Sempat Segini!

Puluhan RT di Petogogan Jaksel Kebanjiran usai Hujan Deras, Genangan Air Sempat Segini!

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 07:04 WIB

Di Depan Pramono, KDM Butuh Rp8 T untuk Bebaskan Permukiman Pinggir Sungai: Demi Selamatkan Jakarta

Di Depan Pramono, KDM Butuh Rp8 T untuk Bebaskan Permukiman Pinggir Sungai: Demi Selamatkan Jakarta

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 16:38 WIB

'Tamu Tak Diundang' Datang Lagi, Banjir Rob Kepung 2 RT di Penjaringan Jakut

'Tamu Tak Diundang' Datang Lagi, Banjir Rob Kepung 2 RT di Penjaringan Jakut

News | Jum'at, 30 Mei 2025 | 10:42 WIB

Resmikan Rumah Pompa Sunter Senilai Rp80 M, Pramono Janji Tambah Lagi di 13 Titik: Di Mana Saja?

Resmikan Rumah Pompa Sunter Senilai Rp80 M, Pramono Janji Tambah Lagi di 13 Titik: Di Mana Saja?

News | Senin, 26 Mei 2025 | 18:30 WIB

Dharma Pongrekun Bertemu Pramono di Balai Kota, Nostalgia Masa Pilkada hingga Bahas Banjir Jakarta

Dharma Pongrekun Bertemu Pramono di Balai Kota, Nostalgia Masa Pilkada hingga Bahas Banjir Jakarta

News | Jum'at, 23 Mei 2025 | 13:48 WIB

Terkini

Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028

Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:22 WIB

Mafia Proyek Dapur MBG Gentayangan di Jabar, Duit Rp1,9 Miliar Melayang

Mafia Proyek Dapur MBG Gentayangan di Jabar, Duit Rp1,9 Miliar Melayang

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:20 WIB

Gagal Massal di SNBT 2026: 600 Ribu Peserta Gugur, UI dan UNS Masih Tak Terkalahkan

Gagal Massal di SNBT 2026: 600 Ribu Peserta Gugur, UI dan UNS Masih Tak Terkalahkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:06 WIB

Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!

Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 14:59 WIB

Mencetak 3 Presiden dan 3 Wapres, Rahasia di Balik Museum Seskoad yang Diresmikan Prabowo

Mencetak 3 Presiden dan 3 Wapres, Rahasia di Balik Museum Seskoad yang Diresmikan Prabowo

News | Senin, 25 Mei 2026 | 14:45 WIB

Kasus Penipuan Dapur MBG Makin Banyak! Modus Catut Pejabat hingga Jual Titik SPPG

Kasus Penipuan Dapur MBG Makin Banyak! Modus Catut Pejabat hingga Jual Titik SPPG

News | Senin, 25 Mei 2026 | 14:38 WIB

Jemaat Dibubarkan Saat Ibadah, Bantul Telusuri Legalitas Gedung Sewa Gereja Misi Sejahtera

Jemaat Dibubarkan Saat Ibadah, Bantul Telusuri Legalitas Gedung Sewa Gereja Misi Sejahtera

News | Senin, 25 Mei 2026 | 14:09 WIB

Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius

Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius

News | Senin, 25 Mei 2026 | 14:06 WIB

Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG

Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:59 WIB

Daftar Tersangka Kasus Bea Cukai: Dari Pejabat Elite hingga Bos Korporasi

Daftar Tersangka Kasus Bea Cukai: Dari Pejabat Elite hingga Bos Korporasi

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:50 WIB