Gen Z dan Milenial Banjiri Industri Kreatif, Menteri Teuku Riefky: Gaji Lebih Tinggi dari UMR

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Selasa, 08 Juli 2025 | 13:16 WIB
Gen Z dan Milenial Banjiri Industri Kreatif, Menteri Teuku Riefky: Gaji Lebih Tinggi dari UMR
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya. [Suara.com/Lilis]

Suara.com - Generasi Z dan milenial kini kian melirik sektor ekonomi kreatif atau ekraf sebagai jalur karier utama mereka. Alasannya bukan hanya karena industri ini menawarkan ruang untuk bekerja sesuai passion, tetapi juga menjanjikan penghasilan yang tak kalah dari pekerjaan konvensional, bahkan bisa melampaui upah minimum regional (UMR).

Hal itu diungkapkan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya, menanggapi tren pertumbuhan tenaga kerja di sektor ekrag dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, ada lonjakan signifikan dalam minat generasi muda terhadap sektor ini.

“Data yang menarik bahwa sekitar 50 persen pekerja ekraf ini di bawah 40 tahun. Pertumbuhannya dalam lima tahun terakhir rata-rata mencapai 1 (juta) hingga 2,5 juta orang per tahun," ungkap Riefky usai rapar koordinator nasional di Jakarta, Selasa (8/7/2025).

Tren ini, lanjut Riefky, tak lepas dari dorongan kuat generasi muda untuk menjadikan hobi sebagai sumber penghasilan. Banyak dari mereka yang sejak kecil telah akrab dengan produk-produk industri kreatif seperti film, musik, dan gim digital, kemudian tumbuh dengan mimpi menjadikan itu sebagai karier.

"Jadi memang kalau dilihat trennya, bahwa lapangan kerja industri kreatif ini sangat diminati oleh anak muda, generasi Z dan milenial. Karena kami banyak berbicara kepada para industri kreatif yang di generasi muda ini, mereka rata-rata ingin bekerja sesuai dengan passionnya, dengan hobinya," ujarnya.

Selain itu, muncul juga profesi-profesi baru di ranah digital juga memperluas ekosistem ekraf. Afiliasi pemasaran digital, podcasting, hingga content creator kini bukan hanya gaya hidup, tapi juga telah dipandang sebagai ladang pekerjaan.

“Yang tadinya belanja dari afiliator ingin jadi afiliator. Yang tadinya suka nonton podcast ingin jadi podcaster. Karena generasi muda ini banyak sekali yang ingin bekerja sesuai dengan passion-nya,” ujarnya.

Daya tarik sektor ini bukan hanya dari sisi kreativitas dan kebebasan berekspresi, tetapi juga dari sisi ekonomi. Menurut Riefky, banyak pelaku industri kreatif muda yang berhasil meraih pendapatan di atas UMR, bahkan sejak awal merintis.

"Banyak sekali peluang industri kreatif bahkan setelah mereka berkecimpung, pendapatannya bisa lebih dari UMR," ucapnya.

baca juga

Pertumbuhan industri ekraf juga dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat bahwa jumlah tenaga kerja sektor ekraf per 2024 telah mencapai 26,47 juta jiwa. Angka ini menunjukkan pertumbuhan hampir 90 persen dibanding satu dekade lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gen Z dan Milenial Terjebak Perangkap Trading? Finex Ungkap Bahayanya

Gen Z dan Milenial Terjebak Perangkap Trading? Finex Ungkap Bahayanya

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 19:07 WIB

Saat Menikah di KUA Jadi Pilihan Gen Z untuk Mulai Membangun Rumah Tangga

Saat Menikah di KUA Jadi Pilihan Gen Z untuk Mulai Membangun Rumah Tangga

Your Say | Kamis, 03 Juli 2025 | 12:55 WIB

Ngoper Emosi, Ngegolin Bahagia: Futsal di Mata Gen Z Lebih dari Sekadar Olahraga

Ngoper Emosi, Ngegolin Bahagia: Futsal di Mata Gen Z Lebih dari Sekadar Olahraga

Your Say | Kamis, 03 Juli 2025 | 11:23 WIB

Terkini

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:45 WIB

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

×