Wacana Gibran Ditugaskan ke Papua, Pengamat Ingatkan Risiko Politik

Dythia Novianty, Lilis Varwati

Rabu, 09 Juli 2025 | 09:45 WIB
Wacana Gibran Ditugaskan ke Papua, Pengamat Ingatkan Risiko Politik
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. [Ist]

Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dikabarkan akan mendapatkan penugasan khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk membantu percepatan pembangunan Papua dan disebut akan berkantor di sana.

Meski belum ada kepastian resmi dari Istana, wacana tersebut langsung menuai berbagai tanggapan.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai jika kabar tersebut benar adanya, maka bisa menjadi bentuk penghormatan pemerintah pusat terhadap rakyat Papua.

"Kalau informasi itu benar, tentu menjadi kebanggaan bagi rakyat Papua. Sebab, pembangunan fisik dan penanganan masalah HAM di Papua akan ditangani dan diawasi langsung oleh wakil presiden," kata Jamiluddin dalam keterangannya, Rabu (9/7/2025).

Menurut Jamiluddin, langkah Presiden Prabowo mengutus Gibran untuk berkantor di Papua dapat dimaknai sebagai wujud komitmen kuat pemerintah pusat untuk segera mengakselerasi pembangunan di wilayah timur Indonesia yang selama ini masih tertinggal.

"Ini bukti keinginan pusat untuk secepatnya memajukan Papua," imbuhnya.

Namun, Jamiluddin mengingatkan bahwa penugasan tersebut juga memiliki risiko politik yang perlu diperhitungkan.

Bila Gibran nantinya berhasil, maka Prabowo berpotensi dikenang sebagai bapak pembangunan dan penegak HAM di Papua. Sebaliknya, jika gagal, kepercayaan masyarakat Papua terhadap pemerintah pusat bisa jadi runtuh.

"Minusnya, bila Gibran gagal membangun Papua sesuai ekspektasi warga setempat, termasuk juga bila gagal menangani masalah HAM di Papua. Bila itu yang terjadi, kepercayaan warga Papua terhadap Prabowo dan pusat akan menurun drastis. Hal itu berpeluang akan mengganggu stabilitas nasional," bebernya.

baca juga

Karena itu, Jamiluddin menilai wacana Gibran berkantor di Papua tidak bisa sekadar dilihat sebagai simbol kepedulian, tetapi perlu perencanaan matang dan pendekatan yang tepat terhadap persoalan-persoalan Papua.

"Jangan sampai keinginan Prabowo untuk mempercepat pembangunan di Papua justru menghasilkan sebaliknya. Hal ini tentu akan menjadi bumerang bagi Prabowo dan pusat," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra sempat menyebut adanya kemungkinan Wapres Gibran akan diberi penugasan khusus terkait Papua.

Namun kemudian, Yusril meralat kembali ucapannya kalau yang berkantor di Papua bukan wapres, melainkan Sekretariat Badan Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang dibentuk oleh Presiden. Hal itu sesuai dengan amanat undang-undang.

Sementara itu, Organisasi Papua Merdeka atau OPM, merespons negatif rencana Presiden RI Prabowo Subianto menugaskan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk ngantor dan bekerja menyelesaikan masalah Papua.

Sebby Sembom, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua barat atau TPNPB–sayap militer OPM–bahkan mempertanyakan kualifikasi Gibran sehingga disuruh menuntaskan persoalan Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Dana Koperasi Merah Putih Dikorupsi, Kemenkop Gandeng KPK dan Kejaksaan Agung

Cegah Dana Koperasi Merah Putih Dikorupsi, Kemenkop Gandeng KPK dan Kejaksaan Agung

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 11:18 WIB

Gibran dalam Bayang-bayang Prabowo? Analisis Pedas Pengamat Soal 'Kepatuhan' Wapres

Gibran dalam Bayang-bayang Prabowo? Analisis Pedas Pengamat Soal 'Kepatuhan' Wapres

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 09:20 WIB

Usai KTT BRICS di Rio de Janeiro, Prabowo Lanjutkan Lawatan Kenegaraan ke Brasilia

Usai KTT BRICS di Rio de Janeiro, Prabowo Lanjutkan Lawatan Kenegaraan ke Brasilia

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 09:10 WIB

Hari Kedua KTT BRICS, Prabowo Tampil di Barisan Terdepan saat Foto Resmi

Hari Kedua KTT BRICS, Prabowo Tampil di Barisan Terdepan saat Foto Resmi

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 09:00 WIB

Program 3 Juta Rumah Prabowo Bergulir di Sukabumi

Program 3 Juta Rumah Prabowo Bergulir di Sukabumi

News | Senin, 07 Juli 2025 | 22:35 WIB

Gibran Ikut Tren Penari Cilik Pacu Jalur: Diplomasi Budaya di Era Digital

Gibran Ikut Tren Penari Cilik Pacu Jalur: Diplomasi Budaya di Era Digital

News | Senin, 07 Juli 2025 | 22:06 WIB

Terkini

Kabut Asap Pekat, RTH dan Taman Kota di Pekanbaru Kembali Ditutup

Kabut Asap Pekat, RTH dan Taman Kota di Pekanbaru Kembali Ditutup

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci

Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling

Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Penjelasan KPU Soal Keabsahan Syarat Dokumen Gibran di Pemilu 2024

Penjelasan KPU Soal Keabsahan Syarat Dokumen Gibran di Pemilu 2024

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Perang Harga Logistik Bikin Waswas, Menhub Kaji Tarif Minimum Angkutan Darat

Perang Harga Logistik Bikin Waswas, Menhub Kaji Tarif Minimum Angkutan Darat

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Sustainability Tak Harus Rumit, Ini Cara Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dari Keseharian

Sustainability Tak Harus Rumit, Ini Cara Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dari Keseharian

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:11 WIB

KBRI Riyadh Minta WNI Waspada Usai Serangan Houthi Guncang Arab Saudi

KBRI Riyadh Minta WNI Waspada Usai Serangan Houthi Guncang Arab Saudi

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:08 WIB

Sindikat Narkoba Malang: Polisi Gulung 175 Tersangka, Sita Sabu Kiloan hingga 2 Ton Kimia

Sindikat Narkoba Malang: Polisi Gulung 175 Tersangka, Sita Sabu Kiloan hingga 2 Ton Kimia

Malang | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:07 WIB

Kondisi Keuangan Berubah, 4 Shio Ini Berpeluang Dapat Rezeki Setelah 10 Oktober 2026

Kondisi Keuangan Berubah, 4 Shio Ini Berpeluang Dapat Rezeki Setelah 10 Oktober 2026

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Raja Malaysia Minta Sekolah Ditutup Jika Pencemaran Udara Kebakaran Hutan Makin Parah

Raja Malaysia Minta Sekolah Ditutup Jika Pencemaran Udara Kebakaran Hutan Makin Parah

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:03 WIB

×