Dorong Usaha Menengah Naik Kelas, Menteri UMKM Luncurkan Rise To Ipo

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 10 Juli 2025 | 10:32 WIB
Dorong Usaha Menengah Naik Kelas, Menteri UMKM Luncurkan Rise To Ipo
Peluncuran Rise To Ipo dipimpin langsung Menteri UMKM Maman Abdurrahman di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Rabu, 9 Juli 2025. (Foto dok. Kementerian UMKM)

Suara.com - Kementerian UMKM meluncurkan program Rise To Ipo yang akan menjadi solusi pembiayaan alternatif bagi usaha kelas menengah.

Peluncuran Rise To Ipo dipimpin langsung Menteri UMKM Maman Abdurrahman di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Rabu, 9 Juli 2025.

Maman menyebut tantangan terbesar yang dihadapi para pengusaha menengah bukan hanya soal permodalan, tapi juga skema pendanaan jangka panjang yang sesuai kebutuhan dan berkelanjutan.

"Sementara di sisi lain, pasar modal Indonesia terus berkembang sebagai sumber pendanaan alternatif yang potensial,” kata Maman dikutip Suara.com, Kamis (10/7/2025).

Maman menyebut Rise To Ipo untuk mendorong usaha menengah naik kelas.

"Program ini adalah jembatan transformasi yang mendorong pengusaha menengah untuk naik kelas, dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka, yang lebih tertata, transparan, dan kompetitif," ujarnya.

Dia merujuk pada data Bursa Efek Indonesia, hingga 2024, 42 perusahaan kelas menengah tercatat di papan akselerasi. Sebanyak 42 usaha menengah itu mayoritas berasal dari sektor consumer goods, teknologi, dan properti.

Maman berharap usaha menengah menjadi jangkar bagi jutaan usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia. Sebab, katanya, usaha

"Karena setiap usaha menengah yang kuat dan berdaya saing dapat menjadi off taker sekaligus aggregator bagi usaha mikro dan usaha kecil dalam skema kemitraan rantai pasok, sehingga dapat menciptakan multiplier effect bagi perekonomian Indonesia," katanya.

baca juga

Hal itu menurutnya sejalan dengan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya hilirisasi dan penguatan sektor produktif.

Di sisi lain Maman mengingatkan, pentingnya melakukan kurasi dan evaluasi bagi pengusaha menengah yang masuk dalam program RISE To IPO.

Maman menekan jangan hanya sekedar berpatok pada kuantitas, tapi juga pada aspek kualifikasi, kualitas, serta fundamental perusahaan.

"Yang penting fundamentalnya kuat dan bisa dijadikan champions untuk didorong sebagai contoh ke publik Indonesia bahwa usaha kecil dan menengah bisa punya kapasitas untuk go public," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensesneg Sudah Peringatkan Menteri UMKM soal Kunjungan Istri ke Eropa

Mensesneg Sudah Peringatkan Menteri UMKM soal Kunjungan Istri ke Eropa

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 16:43 WIB

Kisruh Surat Fasilitasi Istri Menteri UMKM ke Eropa Tidak Sampai ke Telinga Prabowo

Kisruh Surat Fasilitasi Istri Menteri UMKM ke Eropa Tidak Sampai ke Telinga Prabowo

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 15:49 WIB

Skandal Surat Istri Menteri UMKM: KPK Buka Peluang Panggil Sekretaris Kementerian

Skandal Surat Istri Menteri UMKM: KPK Buka Peluang Panggil Sekretaris Kementerian

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 10:41 WIB

Sudah Klarifikasi, Menteri UMKM dan Istri Masih Berpeluang Dipanggil KPK

Sudah Klarifikasi, Menteri UMKM dan Istri Masih Berpeluang Dipanggil KPK

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 08:09 WIB

Terkini

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×