Program Makan Bergizi Gratis Terhambat di Papua, BGN Ungkap Alasan SPPG Sedikit

Dwi Bowo Raharjo, Dea Hardiningsih Irianto

Jum'at, 11 Juli 2025 | 12:51 WIB
Program Makan Bergizi Gratis Terhambat di Papua, BGN Ungkap Alasan SPPG Sedikit
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkap sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkap sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Indonesia timur, khususnya Papua.

Salah satu penyebab utamanya adalah minimnya mitra yang bersedia bekerja sama di wilayah tersebut.

“Jarang ada mitra mau masuk di Papua. Kemudian kami juga belum berkoordinasi secara intens dengan pemerintah daerah,” kata Dadan saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Dadan menjelaskan, untuk menyukseskan program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu, Papua membutuhkan 400 hingga 600 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

Setiap SPPG nantinya akan melayani sekitar 3.000 penerima manfaat. Namun, saat ini baru ada 63 SPPG yang beroperasi di Papua.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dadan menyebut pihaknya akan segera memanggil para kepala daerah dari Papua guna melakukan koordinasi dan penyusunan strategi percepatan program. Pertemuan itu rencananya akan digelar di Jakarta pada akhir Juli.

“Jadi kami akan koordinasi di Jakarta dengan seluruh kepala daerah di Papua. Nanti kami akan menyusun strategi bagaimana percepatan makan bergizi di Papua mulai Agustus,” ujarnya.

Dadan juga menyoroti perbedaan pendekatan pelaksanaan MBG antara wilayah padat penduduk dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) seperti Papua.

Di daerah padat seperti Jawa, pembangunan SPPG masih bisa bergantung pada kemitraan dalam hal pembiayaannya. Namun di wilayah terpencil, pemerintah harus turun tangan langsung dengan menggu akan kas negara.

baca juga

“Kalau di daerah, di mana ada agregasi penduduk, aglomerasi, itu pasti mitra. Tetapi di daerah-daerah terpencil, itu dana APBN yang masuk,” tuturnya.

Ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)
Ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)

Menurut dia, rendahnya minat mitra untuk mengelola program MBG di Papua membuat pemerintah harus membangun fasilitas dapur secara langsung guna memastikan program tetap berjalan.

Program MBG merupakan salah satu prioritas utama dalam pemerintahan Presiden Prabowo, yang ditujukan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.

Namun implementasi program tersebut di wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas seperti Papua, masih menghadapi sejumlah hambatan serius.

Catatan BGN hingga 10 Juli 2025, jumlah SPPG di Indonesia tercatat sebanyak 1.928 unit. BGN menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 2.994 unit pada akhir Juli, 8.000 unit di Agustus, 14.000 unit pada September, dan 22.000 unit pada Oktober. Pada akhir tahun 2025, target jumlah SPPG dipatok mencapai 30.000 unit dan akan terus ditingkatkan hingga 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Dalam Negeri Tak Cukup, Jadi Alasan Pemerintah Buka Keran Impor Food Tray untuk MBG

Produksi Dalam Negeri Tak Cukup, Jadi Alasan Pemerintah Buka Keran Impor Food Tray untuk MBG

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 10:00 WIB

Rp335 Triliun untuk MBG, BGN Ungkap Rincian Anggaran Jumbo di DPR

Rp335 Triliun untuk MBG, BGN Ungkap Rincian Anggaran Jumbo di DPR

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 21:06 WIB

Suara Live: Gibran Ngantor di Papua? dan Ari Lasso Geram! Rider Musisi Jadi Sorotan

Suara Live: Gibran Ngantor di Papua? dan Ari Lasso Geram! Rider Musisi Jadi Sorotan

Video | Kamis, 10 Juli 2025 | 16:02 WIB

Tarif Trump 32 Persen Buat Menteri Ekonomi Prabowo Kebakaran Jenggot

Tarif Trump 32 Persen Buat Menteri Ekonomi Prabowo Kebakaran Jenggot

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 15:51 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×