Kenapa Maruarar Sirait Batalkan Wacana Rumah Subsidi 18 Meter? Ini Penyebabnya

Riki Chandra

Jum'at, 11 Juli 2025 | 12:04 WIB
Kenapa Maruarar Sirait Batalkan Wacana Rumah Subsidi 18 Meter? Ini Penyebabnya
Menteri PKP, Maruarar Sirait, membatalkan rumah subsidi ukuran 18 meter. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, akhirnya membatalkan rencana kontroversial mengenai rumah subsidi ukuran mini seluas 18 meter persegi. Keputusan itu diambil setelah mendapat banyak penolakan dari masyarakat dan peringatan keras dari anggota DPR RI, terutama Komisi V.

Rencana rumah subsidi yang diperkecil itu sebelumnya hanya berada dalam bentuk draft peraturan menteri, sebagai usulan awal untuk menyerap aspirasi publik. Namun, menurut Maruarar, masukan yang diterima justru mayoritas bernada negatif dan mengkhawatirkan.

"Tadi saya sampaikan, saya minta maaf ya, kalau itu membuat mungkin gaduh masyarakat dan respons mereka banyak yang negatif. Jadi ya saya harus sportif, saya batalkan," ujar Maruarar usai rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pada Kamis (10/7/2025).

Rumah subsidi ukuran 18 meter persegi awalnya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hunian generasi muda yang ingin tinggal di kawasan perkotaan, di mana harga tanah sangat tinggi.

Namun, gagasan itu justru menimbulkan polemik karena dinilai tak layak huni dan tak sesuai standar minimum kesehatan yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Kenapa dibatalkan? Karena saya mendengarkan masukan dari DPR, komponen masyarakat, dan berbagai kalangan, bahwa itu dinilai tidak layak. Bahkan kesehatan dan sebagainya. Saya harus batalkan," tegas Maruarar.

Bekas politikus PDIP itu mengakui bahwa idenya belum matang dan kurang tepat untuk diluncurkan ke publik. Ia menyebut perlu belajar lebih jauh mengenai dinamika kebijakan publik, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar seperti perumahan.

"Saya punya ide, mungkin yang kurang tepat, tapi tujuannya mungkin cukup baik, tapi mungkin kami juga mesti belajar bahwa ide-ide di ranah publik harus lebih baik lagi," ungkapnya.

Penolakan terhadap rumah subsidi ukuran kecil juga datang dari berbagai organisasi dan masyarakat sipil. Banyak pihak menilai ukuran 18 m² tak manusiawi untuk tempat tinggal keluarga.

Berdasarkan aturan lama, rumah subsidi memiliki luas minimum 21 m² dengan luas tanah minimal 60 m², sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri PUPR Nomor 995/KPTS/M/2021.

Di wilayah seperti Bodetabek, rumah subsidi umumnya dibangun dengan luas 21 m² hingga 30 m². Usulan pengurangan hingga 18 m² dinilai bukan hanya mundur secara kualitas, tapi juga bertolak belakang dengan visi pemerintah soal hunian layak.

Maruarar pun menyatakan akan fokus pada program pembangunan rumah yang tetap mengedepankan kelayakan dan kenyamanan, dengan tetap membuka ruang diskusi publik.

Dengan pembatalan ini, pemerintah diharapkan bisa lebih bijak dalam merancang regulasi yang menyangkut kebutuhan dasar rakyat, termasuk soal perumahan rakyat.

"Sebagai penjabat negara, tentu saya tidak bisa mengambil suatu kebijakan publik tanpa mendengarkan suara rakyat," tutup Ara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uang Hingga Perhiasan Ditemukan Penyidik KPK di Rumah Dinas Bupati Klaten

Uang Hingga Perhiasan Ditemukan Penyidik KPK di Rumah Dinas Bupati Klaten

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:57 WIB

Infrastruktur Berkembang, Apa yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Lokasi Rumah?

Infrastruktur Berkembang, Apa yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Lokasi Rumah?

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Program 3 Juta Rumah Sudah Terealisasi 324.213 Unit

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Program 3 Juta Rumah Sudah Terealisasi 324.213 Unit

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:21 WIB

Bukan Cuma Cantik, Ini Perubahan Tren Material yang Mulai Dipertimbangkan Pemilik Rumah

Bukan Cuma Cantik, Ini Perubahan Tren Material yang Mulai Dipertimbangkan Pemilik Rumah

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:46 WIB

7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC

7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:30 WIB

ART di Kalideres Diduga Curi Uang Rp30 Juta dan Emas Majikan, Sempat Izin Pulang Kampung

ART di Kalideres Diduga Curi Uang Rp30 Juta dan Emas Majikan, Sempat Izin Pulang Kampung

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Mobil Operasional KDKMP Tabrak Rumah Warga Sampai Tembok Jebol

Mobil Operasional KDKMP Tabrak Rumah Warga Sampai Tembok Jebol

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Segera Realisasikan Punya Rumah Impian Bersama BRI KPR, Hadiri Summarecon Expo 2026

Segera Realisasikan Punya Rumah Impian Bersama BRI KPR, Hadiri Summarecon Expo 2026

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:26 WIB

6 Rekomendasi Vacuum Cleaner Terbaik untuk Rumah, Bersih-Bersih Jadi Makin Praktis

6 Rekomendasi Vacuum Cleaner Terbaik untuk Rumah, Bersih-Bersih Jadi Makin Praktis

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×