Anggap Cak Imin Bawa PKB Menjadi Partai Islam Terbesar, Terdepan Membela Masyarakat?

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 12 Juli 2025 | 21:30 WIB
Anggap Cak Imin Bawa PKB Menjadi Partai Islam Terbesar, Terdepan Membela Masyarakat?
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani memberikan pujian untuk Cak Imin. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Hadrian Irfani, berharap Hari Lahir (Harlah) ke-27 PKB menjadi momentum partainya untuk mengevaluasi kerja selama setahun kebelakang.

Ia beraharap PKB bisa menjadi partai yang terus berkembang. Terlebih, bisa lebih terdepan dalam hal membela segala kepentingan rakyat.

"Dan tentunya bisa lebih berkontribusi lagi untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Lalu di Lombok, Sabtu (12/7/2025).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini menyampaikan penghormatan yang tinggi atas kepemimpinan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di PKB. Menurutnya, PKB di bawah komando Cak Imin selalu mencetak prestasi.

"Grafik prestasinya itu luar biasa semenjak PKB dinahkodai oleh beliau. Kemudian di setiap era PKB selalu ada dan Cak Imin itu selalu ada," katanya.

Lalu juga mengatakan PKB di bawah kepemimpinan Cak Imin menjadi partai politik (parpol) yang berada di papan atas. Menurutnya, hal itu berkat kehebatan Gus Imin dalam memanajemen partai.

"Dalam mengayomi, membimbing kamilah sebagai kader-kader partai," katanya.

Tak hanya di internal partai, kata dia, langkah-langkah Cak Imin melalui jabatannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) telah memberi banyak manfaat bagi rakyat.

"Contoh misalnya, dulu kita tidak punya data tunggal ekonomi nasional. Hari ini beliau mengkoordinir kementerian dan membuat gebrakan data tunggal sosial ekonomi nasional. Jadi semua data menjadi satu. Itu berkat, ya boleh dibilang pemikiran-pemikiran dari Ketua Umum PKB," katanya.

baca juga

Ia bahkan mengungkapkan jika kader-kader PKB hari ini, melalui instruksi Gus Imin baik di DPRD Kopaten, Provinsi maupun DPR RI, banyak memunculkan gagasan-gagasan melalui peraturan daerah.

Khusus, di DPR RI tidak sedikit kader PKB yang mengusulkan RUU, yang tentu nantinya dibahas oleh seluruh fraksi parpol di Legislatif.

"Belum lagi kader-kader PKB hari ini terus bekerja dan selalu terdepan untuk membela masyarakat," katanya.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Suara.com/Bagaskara)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Suara.com/Bagaskara)

Lalu lantas mengungkap salah satu gebrakan PKB yang paling menonjol, yakni menginisiasi transformasi pesantren. Bagi Lalu, transformasi pesantren menjadi penting demi mengubah nilai pesantren yang dulu masih dianggap tradisional kini setara dengan lembaga pendidikan lain yang modern.

"Nah sekarang PKB menginisiasi adanya transformasi pesantren yang mampu melahirkan generasi bangsa yang mampu bersaing baik di nasional maupun di tingkat global," ujarnya.

Untuk itu, Lalu menekankan Harlah ke-27 PKB ini harus menjadi tonggak untuk terus berbuat yang lebih baik ke depan. Paling penting, kader PKB bisa berkontribusi baik di posisi manapun demi kepentingan daerah, kepentingan bangsa, dan kepentingan negara.

"Nah inilah yang dilakukan oleh PKB. Melalui momentum ini ya tentu PKB akan terus bertransformasi, menyesuaikan dengan kemajuan teknologi, menyesuaikan dengan kemajuan zaman. Dan yang perlu dicatatlah PKB ini terbuka untuk siapapun, untuk semua golongan, semua agama, tidak memandang buruh, tidak memandang suku," ujarnya.

"Nah itu lah yang membuat PKB hari ini di bawah kepemimpinan Cak Imin betul-betul eksis, bisa menjadi partai yang luar biasa. Dan kalau boleh kita membandingkan di antara partai Islam yang lain, hari ini PKB menjadi partai Islam yang terbesar. Seperti itu kira-kira," katanya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putusan MK Disepakati, Komisi X DPR: SD-SMP Swasta Gratis Mulai Dilakukan 2026 Bertahap

Putusan MK Disepakati, Komisi X DPR: SD-SMP Swasta Gratis Mulai Dilakukan 2026 Bertahap

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 16:55 WIB

Fadli Zon Ingin Uji Publik Proyek Penulisan Sejarah, Komisi X DPR Minta Dilibatkan

Fadli Zon Ingin Uji Publik Proyek Penulisan Sejarah, Komisi X DPR Minta Dilibatkan

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 16:25 WIB

Bansos Stop 5 Tahun, Cak Imin: Harus Kerja! Tidak Bisa Terus Mengandalkan Bantuan

Bansos Stop 5 Tahun, Cak Imin: Harus Kerja! Tidak Bisa Terus Mengandalkan Bantuan

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:48 WIB

Periksa 3 Tersangka Kasus Pemerasan Calon TKA, Ini yang Digali Penyidik KPK

Periksa 3 Tersangka Kasus Pemerasan Calon TKA, Ini yang Digali Penyidik KPK

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 10:32 WIB

KPK Sita Rumah, Kontrakan dan Kos dalam Kasus Dugaan Pemerasan Calon TKA di Kemnaker

KPK Sita Rumah, Kontrakan dan Kos dalam Kasus Dugaan Pemerasan Calon TKA di Kemnaker

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 22:49 WIB

Terkini

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:30 WIB

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:27 WIB

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:14 WIB

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:03 WIB

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

×