Viral Bupati Gunungkidul Ngamuk hingga Banting Asbak, Labrak Penipu Berkedok "Orang Dekat"

Muhammad Ilham Baktora

Senin, 14 Juli 2025 | 18:49 WIB
Viral Bupati Gunungkidul Ngamuk hingga Banting Asbak, Labrak Penipu Berkedok "Orang Dekat"
Detik-detik Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih temui pelaku penipuan yang catut namanya di Playen. (TikTok)

Suara.com - Sebuah video yang menunjukkan kemarahan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih , viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @kabarhandayani, tampak Bupati Endah dengan nada tinggi menginterogasi seorang pria yang diduga melakukan penipuan dengan mencatut namanya.

Puncak amarahnya terjadi saat ia menggebrak meja dan membanting asbak di hadapan pelaku, menunjukkan betapa seriusnya masalah ini.

Insiden ini bukan sekadar drama sesaat, melainkan puncak dari keresahan atas maraknya kasus penipuan yang mengatasnamakan pejabat di wilayah Gunungkidul, DIY.

"Jangan megnanggap saya bodoh, kamu yang meminta uang kamu yang mengembalikan ojo mubeng-mubeng (jangan berputar-putar memberikan penjelasan)," ujar Endah sambil membanting asbak dikutip dari video yang beredar, Senin (14/7/2025).

Bupati juga berusaha untuk menahan emosi karena ulah penipu. Bahkan ia bisa lepas kendali jika pelaku terus melakukan penipuan hingga saat ini.

"Kowe reti ra janjiku karo warga? (kamu tahu enggak janji saya sama warga Gunungkidul kemarin?) Sampai mereka lecet, saya yang akan tanggungjawab, tiba-tiba kamu datang menipu. Iso wae koe tak jejak (bisa saja saya injak kamu)," katanya dengan nada tinggi.

Bercerita soal ramainya video yang beredar, Endah mengatakan bahwa sebelum bertemu pelaku penipuan, ia sedang bertakziah ke rumah duga buruh migran di Paliyan.

Endah juga menggelar rapat di sana. Pada waktu bersamaan, ada informasi dari timnya yang mengatakan bahwa oknum penipu yang ramai mencatut namanya tengah berada di Playen dan sudah diamankan.

baca juga

Ia pun mendatangi rumah pelaku dan menginterogasi.

Endah bercerita bahwa modus pelaku mengaku bahwa ia adalah orang dekat dari Endah dan menjanjikan korban untuk bisa menjadi ASN. Namun harus membayar sejumlah uang.

"Dari pengakuannya, bahwa dia tim sukses saya, dia meyakinkan bahwa dekat dengan bupati dan pemilik salah satu hotel di Gunungkidul," kata Endah dikutip, Senin (14/7/2025).

Endah mengakui bahwa bukan ranahnya untuk menentukan hukum yang tepat untuk diberikan kepada pelaku. Sehingga ia melimpahkan kasus ini ke Polres Gunungkidul.

Pelaku yang berinisial BD, merupakan warga Kediri, Jawa Timur. Endah menyayangkan pelaku merupakan orang luar dari wilayah hukumnya yang justru membuat warga Gunungkidul resah.

Hingga kini, pelaku sendiri sudah ditahan di Mapolres Gunungkidul untuk ditindaklanjuti atas perbuatan yang ia lakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semprot Bos PLN, Menteri Bahlil ke Prabowo: Saya Kelihatan Hitam karena Petromaks

Semprot Bos PLN, Menteri Bahlil ke Prabowo: Saya Kelihatan Hitam karena Petromaks

News | Rabu, 02 Juli 2025 | 18:48 WIB

Dituduh Bantu Iran Rp48,6 T Untuk Nuklir, Trump Ngamuk: Siapa Bajingan di Media Berita Palsu Itu?

Dituduh Bantu Iran Rp48,6 T Untuk Nuklir, Trump Ngamuk: Siapa Bajingan di Media Berita Palsu Itu?

News | Sabtu, 28 Juni 2025 | 17:16 WIB

Pekik Gak Punya Otak, Dedi Mulyadi Disentil Gegara Ngamuk ke Suporter Persikas: Kelihatan Aslinya!

Pekik Gak Punya Otak, Dedi Mulyadi Disentil Gegara Ngamuk ke Suporter Persikas: Kelihatan Aslinya!

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 16:12 WIB

Terkini

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

×