Jejak Maut Juliana Marins Terulang, Rinjani Kembali Celakai Wisatawan, Bagaimana Keamanannya?

Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 16 Juli 2025 | 17:29 WIB
Jejak Maut Juliana Marins Terulang, Rinjani Kembali Celakai Wisatawan, Bagaimana Keamanannya?
Juliana Marins Turis Brasil yang tewas di Gunung Rinjani. [Instagram]

Rinjani adalah motor penggerak ekonomi pariwisata yang signifikan bagi Lombok.

Data menunjukkan bahwa kunjungan ke Rinjani menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga belasan miliar rupiah dan menciptakan perputaran uang di masyarakat lokal hingga puluhan miliar.

Menutupnya secara permanen akan mematikan sumber kehidupan banyak pihak, mulai dari porter, pemandu, hingga pelaku usaha di sekitarnya.

Penutupan yang dilakukan secara rutin oleh Balai TNGR biasanya bersifat sementara, yakni untuk pemulihan ekosistem atau karena kondisi cuaca ekstrem seperti musim hujan yang membuat jalur pendakian sangat berbahaya.

Setelah tragedi Juliana Marins, pihak TNGR sebenarnya telah berjanji untuk mengevaluasi dan meningkatkan standar keselamatan, termasuk menambah papan peringatan dan tali pengaman di titik-titik rawan.

Namun, insiden terbaru ini membuktikan bahwa infrastruktur saja tidak cukup.

Pelajaran yang Seharusnya Dipetik: Tanggung Jawab Ada di Pundak Pendaki

Tragedi Juliana dan kecelakaan turis Swiss ini seharusnya menjadi pengingat keras bagi setiap calon pendaki.

Gunung Rinjani bukanlah taman rekreasi biasa yang bisa didatangi tanpa persiapan.

baca juga

Ini adalah alam liar dengan segala ketidakpastiannya.

Peringatan dari pemerintah setempat dan TNGR memang ada, namun yang paling menentukan adalah kesadaran dan tanggung jawab pribadi.

Para ahli dan pendaki senior selalu menekankan bahwa mendaki Rinjani membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang matang, bukan sekadar modal nekat demi konten media sosial.

Kecelakaan sering kali terjadi bukan semata karena medan yang sulit, tetapi juga karena kelalaian, meremehkan kondisi, atau memaksakan diri saat tubuh sudah lelah.

Kasus turis Swiss yang terpeleset di jalur bebatuan adalah contoh klasik bagaimana satu langkah yang salah bisa berakibat fatal.

Seharusnya, setiap calon pendaki, terutama wisatawan mancanegara, menjadikan kasus-kasus ini sebagai studi kasus.

Sebelum membeli tiket dan mengemas ransel, mereka wajib mencari informasi sedetail mungkin mengenai tingkat kesulitan jalur, kondisi cuaca, perlengkapan standar yang wajib dibawa, dan yang terpenting, mengukur kemampuan diri sendiri.

Menggunakan jasa pemandu dan porter lokal yang berpengalaman bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan demi keselamatan.

Karena pada akhirnya, Rinjani akan selalu di sana dengan segala kemegahan dan tantangannya, tinggal bagaimana kita sebagai pendaki menghadapinya dengan bijak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Bocah Bule Sendirian Taklukkan Gunung Rinjani, Netizen Sindir Tragedi Pendaki Brasil

Viral! Bocah Bule Sendirian Taklukkan Gunung Rinjani, Netizen Sindir Tragedi Pendaki Brasil

Lifestyle | Rabu, 16 Juli 2025 | 17:20 WIB

Usai Geger Tewasnya Juliana Marins, Kini Bule Swiss Jatuh di Gunung Rinjani, Gimana Nasibnya?

Usai Geger Tewasnya Juliana Marins, Kini Bule Swiss Jatuh di Gunung Rinjani, Gimana Nasibnya?

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 16:09 WIB

Kapal Boat DPRD Mentawai Terbalik: 17 Selamat, 1 Hilang! Pencarian Intensif Dilakukan

Kapal Boat DPRD Mentawai Terbalik: 17 Selamat, 1 Hilang! Pencarian Intensif Dilakukan

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 20:36 WIB

Terkini

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×