Sebut Kondisi Gibran-Bobby dalam Bahaya, Rocky Gerung Bedah Konspirasi Politik Jokowi, Apa Katanya?

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 17 Juli 2025 | 15:12 WIB
Sebut Kondisi Gibran-Bobby dalam Bahaya, Rocky Gerung Bedah Konspirasi Politik Jokowi, Apa Katanya?
Sebut Kondisi Gibran-Bobby dalam Bahaya, Rocky Gerung Bedah Konspirasi Politik Jokowi, Apa Katanya?

Suara.com - Pengamat politik, Rocky Gerung menganggap jika mantan Presiden Jokowi sedang memainkan strategi playing victim setelah menebar tudingan ada agenda politik besar di balik isu ijazah palsu. Sebab, menurutnya, drama ijazah itu kini dikaitkan oleh Jokowi dengan sederet masalah yang kini mendera keluarganya, salah satunya upaya pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Pada saat yang sama Presiden Jokowi mengedarkan semacam tuduhan yang agak kontroversi bahwa ini adalah suatu desain politik dan di dalam tanda-tanya besar orang menganggap desain siapa tuh? Bukankah ini juga desain Jokowi sendiri supaya diperpanjang isu ini? Bukankah korban-korban dari skandal ijazah ini sudah berjatuhan?" beber Rocky dalam siniar terbarunya yang tayang di Youtube pada Kamis (17/7/2025).

Rocky juga tidak menampik jika kondisi keluarga Jokowi kini sedang berada di ujung tanduk. Sebab, selain isu pemakzulan Gibran, menantu Jokowi, Gubenur Sumatra Utara, Bobby Nasution kini sedeng terseret kasus dugaan korupsi proyek di Dinas PUPR Sumut yang kini sedang diusut oleh KPK.

Pengamat politik Rocky Gerung. [YouTube/Deddy Sitorus TV]
Pengamat politik Rocky Gerung. [YouTube/Deddy Sitorus TV]

Rocky Gerung menganggap Jokowi kini sedang berupaya menggaungkan adanya konspirasi politik di balik sederet masalah yang kini membelit keluarganya.

"Jadi sebetulnya keluarga Pak Jokowi ada di dalam kondisi yang boleh kita anggap sedikit berbahaya, tetapi sekaligus sinyal atau simbol yang dikirimkan (Jokowi) ini adalah konspirasi politik," ungkap Rocky.

Lebih lanjut, Rocky juga menganggap adanya tudingan ijazah palsu dari Roy Suryo dkk yang kini diperkarakan oleh Jokowi bukan semata-mata untuk mengusik pemerintahan saat ini.

"Padahal kita hitung sebetulnya ini kan individu-individu yang memang punya kelompok dan punya kepentingan itu jadi pressure group aja, bukan sesuatu yang punya desain politik untuk mendongkel kekuasaan atau pemerintahan Pak Prabowo hari ini," ujarnya.

Maka, menurut analisisnya, tudingan ada agenda politik besar yang digaungkan oleh Jokowi tidak mendasar.

"Jadi Pak Jokowi juga mengirim sinyal yang palsu bahwa seolah-olah ada desain politik ya," paparnya.

baca juga
Presiden ke-7 Jokowi dipastikan akan hadir dalam kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berlangsung di Kota Solo pada 19-20 Juli 2025 nanti. [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]
Presiden ke-7 Jokowi dipastikan akan hadir dalam kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berlangsung di Kota Solo pada 19-20 Juli 2025 nanti. [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

Tudingan Agenda Politik Besar 

Diberitakan sebelumnya, Jokowi secara terbuka menyatakan firasatnya soal adanya agenda politik besar untuk menjatuhkan reputasinya dan keluarganya.

“Saya berperasaan kelihatannya ada agenda besar politik di balik isu-isu ijazah palsu, isu pemakzulan. Ini perasaan politik saya, mengatakan ada agenda besar politik untuk menurunkan reputasi politik, untuk men-downgrade,” kata Jokowi di kediamannya Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin, 14 Juli 2025.

Namun, Jokowi menegaskan bahwa ia menyerahkan sepenuhnya masalah ini ke proses hukum yang sedang berjalan, termasuk laporannya di Polda Metro Jaya. Ia berjanji akan menunjukkan bukti yang selama ini diperdebatkan, tetapi hanya di pengadilan.

“Nanti kita lihat di sidang-sidang di pengadilan nanti seperti apa. Tapi yang jelas saya ingin menunjukkan ijazahnya di dalam sidang pengadilan nanti. Harus dalam didalam sidang-sidang nanti, akan saya tunjukan ijazah asli yang saya miliki,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua RT Gen Z Tolak Amplop Dedi Mulyadi, Sahdan: Saya ke Sini Ikhlas

Ketua RT Gen Z Tolak Amplop Dedi Mulyadi, Sahdan: Saya ke Sini Ikhlas

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 13:32 WIB

Doakan Jokowi Segera Bertobat, Dokter Tifa Pede Koar-koar Ijazah Palsu: Gak Ada Pidananya!

Doakan Jokowi Segera Bertobat, Dokter Tifa Pede Koar-koar Ijazah Palsu: Gak Ada Pidananya!

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 10:32 WIB

Ferdinand PDIP Olok-olok Logo Baru PSI: Gajah Itu Gemuk, Lemot, Bisa Diseruduk Banteng!

Ferdinand PDIP Olok-olok Logo Baru PSI: Gajah Itu Gemuk, Lemot, Bisa Diseruduk Banteng!

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 17:13 WIB

Blak-blakan Sindir Kadernya Penjilat, Ferdinand PDIP Tertawai Logo Baru PSI: Benar-benar Kocak!

Blak-blakan Sindir Kadernya Penjilat, Ferdinand PDIP Tertawai Logo Baru PSI: Benar-benar Kocak!

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:32 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×