Peringatan Keras Susno Duadji: Politisasi Ijazah Jokowi Ujian Berat Kredibilitas Polri

Budi Arista Romadhoni

Jum'at, 18 Juli 2025 | 09:27 WIB
Peringatan Keras Susno Duadji: Politisasi Ijazah Jokowi Ujian Berat Kredibilitas Polri
Konferensi pers tentang hasil penyelidikan pengaduan masyarakat tentang dugaan tindak pidana terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/5/2025). (ANTARA)

Suara.com - Isu ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bergulir panas di meja hijau menjadi pertaruhan besar, tidak hanya bagi sang presiden, tetapi juga bagi institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji, melontarkan analisis tajam sekaligus peringatan keras mengenai kasus ini, menyoroti bahaya politisasi dan dampaknya terhadap kepercayaan publik yang kian tergerus.

Susno secara lugas mengidentifikasi bahwa kasus ini menjadi bola liar karena faktor politis yang kental. Menurutnya, sasaran tembaknya adalah seorang presiden, yang secara otomatis membuat isu hukum ini meledak menjadi konsumsi politik nasional.

"Kasus ini menjadi ramai karena figur yang diserang adalah seorang Presiden," ujar Susno Duadji dikutip dari video Nusantara TV yang diunggah di YouTube pada Jumat (18/7/2025).

Pernyataannya menggarisbawahi bagaimana sebuah perkara legal dapat dengan mudah dibajak menjadi senjata politik untuk mendelegitimasi kekuasaan, terutama di tengah dinamika politik yang memanas.

Di tengah sorotan tajam publik, Susno Duadji memberikan pesan menohok bagi institusi yang pernah dipimpinnya. Ia mengingatkan agar Polri tidak terlena apalagi terkesan "menikmati keramaian" atau mencari panggung dari polemik ini.

Menurutnya, sikap Polri dalam menangani kasus ini akan menjadi cerminan langsung profesionalisme mereka di mata masyarakat.

Lebih jauh, ia memandang skeptisisme publik sebagai hal yang wajar dan harus dijadikan cambuk bagi Korps Bhayangkara.

"Wajar jika ada ketidakpercayaan publik, dan ini seharusnya menjadi masukan bagi Polri untuk terus profesional," tegas mantan jenderal bintang tiga tersebut.

baca juga

Profesionalisme yang dimaksud Susno adalah penanganan yang cepat, transparan, dan terukur. Ia menguraikan bahwa proses hukum yang benar harus berjalan sesuai tahapannya, mulai dari penyelidikan, penyidikan, hingga keterbukaan saat gelar perkara.

Ia juga meyakini adanya koordinasi senyap antara Bareskrim dan Polda untuk memastikan penanganan yang komprehensif, meski tak selalu terekspos media.

Tidak hanya kepada Polri, Susno juga menitipkan pesan penting bagi masyarakat luas yang terbelah akibat isu ini. Ia mengimbau agar publik tidak terjebak dalam perang narasi dan mampu berpikir jernih dengan menjadikan standar hukum sebagai acuan utama.

"Masyarakat diimbau untuk berpikir waras, sesuai standar hukum, dan mempercayakan proses kepada aparat penegak hukum," katanya.

Imbauan ini menjadi krusial di tengah derasnya arus disinformasi. Susno mengingatkan agar masyarakat tidak mudah termakan oleh klaim-klaim tanpa dasar fakta hukum yang solid.

Pada akhirnya, baik pihak pelapor maupun terlapor harus legawa menerima apapun putusan hukum yang telah ditempuh melalui jalur yang resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar Beda Jalur Kasus Ijazah Jokowi, Susno Duadji: Bareskrim dan Polda Itu Perkara Berbeda!

Bongkar Beda Jalur Kasus Ijazah Jokowi, Susno Duadji: Bareskrim dan Polda Itu Perkara Berbeda!

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 07:42 WIB

Mengurai Benang Kusut Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Bambang Tri hingga Klarifikasi Mantan Rektor UGM

Mengurai Benang Kusut Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Bambang Tri hingga Klarifikasi Mantan Rektor UGM

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 21:49 WIB

Gajah Gantikan Mawar, PSI Incar Pemilih Jokowi dan 'Curi' Warna PDIP?

Gajah Gantikan Mawar, PSI Incar Pemilih Jokowi dan 'Curi' Warna PDIP?

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 21:36 WIB

Terkini

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

×