Analis Ungkap Alasan Jokowi Pilih PSI: Tak Punya Opsi Lain dan Demi Jaga Pengaruh di Era Prabowo?

Budi Arista Romadhoni

Jum'at, 18 Juli 2025 | 12:56 WIB
Analis Ungkap Alasan Jokowi Pilih PSI: Tak Punya Opsi Lain dan Demi Jaga Pengaruh di Era Prabowo?
Presiden ke-7 Jokowi saat memakai jaket PSI di kediamannya Kota Solo. (Suara.com/Ari Welianto)

Suara.com - Panggung politik nasional pasca-Pemilu 2024 terus menghadirkan dinamika yang menarik untuk dicermati. Salah satu sorotan utama adalah manuver Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diisukan akan merapat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah menyelesaikan masa jabatannya.

Langkah ini dinilai sebagai sebuah strategi besar untuk memastikan Jokowi tetap memiliki relevansi dan kekuatan politik nyata, bahkan setelah tidak lagi berkuasa.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, membedah secara tajam manuver politik ini dalam podcast Gaspol baru-baru ini.

Menurutnya, ini adalah upaya Jokowi untuk membangun 'sekoci' atau pelabuhan politik baru di tengah konstelasi kekuasaan yang telah berubah.

PSI Sebagai 'Sekoci' Politik Jokowi?

Logo PSI berubah jadi gajah. (Ist)
Logo PSI berubah jadi gajah. (Ist)

Yunarto Wijaya, yang akrab disapa Mas Toto, melihat sinyal ketertarikan Jokowi pada PSI bukanlah sekadar basa-basi politik. Ia menilai ada tujuan strategis di baliknya, yakni untuk mempertahankan pengaruh riil di panggung politik nasional.

"Pernyataan Jokowi yang mengindikasikan akan bergabung dengan PSI dilihat sebagai langkah untuk memiliki kekuatan politik riil setelah tidak lagi menjabat presiden," ungkap Yunarto dikutip dari podcast Gaspol yang diunggah YouTube pada Jumat (18/7/2025). 

Sinyal ini dibaca sebagai penegasan bahwa Jokowi tidak berniat pensiun total dari hiruk pikuk politik praktis.

Sebaliknya, ia sedang mempersiapkan fondasi agar tetap menjadi figur yang diperhitungkan, baik oleh lawan maupun kawan politiknya di masa depan.

baca juga

Pilihan Realistis di Tengah Kepentingan Partai Besar

Presiden ke-7 Jokowi dipastikan akan hadir dalam kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berlangsung di Kota Solo pada 19-20 Juli 2025 nanti. [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]
Presiden ke-7 Jokowi dipastikan akan hadir dalam kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berlangsung di Kota Solo pada 19-20 Juli 2025 nanti. [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

Pertanyaan besarnya, mengapa harus PSI? Partai yang notabene masih berjuang untuk mendapatkan kursi di Senayan. Menurut analisis Yunarto, pilihan ini lahir dari sebuah kalkulasi yang sangat realistis.

Pasca-Pilpres, peta politik telah bergeser. Partai-partai besar kini memiliki pusat gravitasi baru, yaitu Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Bagi mereka, mengamankan posisi dan pengaruh di lingkar kekuasaan baru jauh lebih prioritas ketimbang menyediakan karpet merah bagi seorang mantan presiden.

"Pilihan ke PSI dianggap karena tidak ada pilihan lain, mengingat partai-partai besar sudah sibuk dengan kepentingannya sendiri dan berlomba mengambil hati Prabowo," jelas Yunarto.

Dalam kondisi ini, PSI menjadi opsi paling memungkinkan bagi Jokowi untuk memiliki kendaraan politik yang bisa ia kendalikan atau setidaknya pengaruhi secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan Keras UGM ke Mantan Rektor Sofian Effendi

Peringatan Keras UGM ke Mantan Rektor Sofian Effendi

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 12:49 WIB

Puji Sofian Effendi Meski Cabut Ucapan soal Jokowi, Rismon Akui Ancaman: Harga yang Harus Dibayar!

Puji Sofian Effendi Meski Cabut Ucapan soal Jokowi, Rismon Akui Ancaman: Harga yang Harus Dibayar!

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 12:29 WIB

Mendadak Berubah Sikap soal Ijazah Jokowi, Roy Suryo Curiga Sofian Effendi Ditekan 'Tangan Jahat'

Mendadak Berubah Sikap soal Ijazah Jokowi, Roy Suryo Curiga Sofian Effendi Ditekan 'Tangan Jahat'

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 11:43 WIB

Terkini

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 07:26 WIB

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

×