Jokowi Mulai Ditinggal? Pengamat Bongkar Sifat Asli Elit, Sebut Magnet Kuasa Pindah Cepat ke Prabowo

Budi Arista Romadhoni

Jum'at, 18 Juli 2025 | 15:53 WIB
Jokowi Mulai Ditinggal? Pengamat Bongkar Sifat Asli Elit, Sebut Magnet Kuasa Pindah Cepat ke Prabowo
Jokowi dan Prabowo tampil bersama. [Youtube Prabowo Subianto]

Suara.com - Panggung politik nasional tengah menyaksikan pergeseran tektonik kekuasaan yang berlangsung cepat. Seiring langkah Presiden terpilih Prabowo Subianto yang mulai menata fondasi pemerintahannya, magnet politik yang selama satu dekade terpusat pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini disebut mulai meredup dan berpindah haluan.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, secara tajam menganalisis fenomena ini.

Menurutnya, manuver Prabowo yang proaktif membangun komunikasi dengan berbagai kekuatan politik, termasuk rival utamanya, adalah sinyal kuat bahwa episode baru telah dimulai, dan para elit politik dengan sigap membaca arah angin.

Salah satu bukti paling sahih dari independensi Prabowo, menurut Yunarto, adalah inisiatifnya membuka jalur komunikasi langsung dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Langkah ini dianggap sebagai manuver cerdas untuk menegaskan otonominya dan membantah narasi bahwa ia hanya akan menjadi bayang-bayang atau kepanjangan tangan dari Jokowi.

"Langkah Prabowo yang berkomunikasi dengan Megawati (PDIP) menunjukkan bahwa Prabowo independen dan tidak sepenuhnya berada di bawah pengaruh Jokowi," ujar Yunarto dalam podcast Gaspol dikutip dari YouTube, Jumat (18/7/2025).

Pernyataan ini menjadi krusial untuk membedah dinamika yang terjadi di lingkar kekuasaan. Selama proses Pilpres 2024, peran Jokowi dalam kemenangan Prabowo tak bisa dinafikan.

Namun, langkah Prabowo mendekati PDIP, yang notabene merupakan rival politik utama dalam kontestasi lalu, menunjukkan bahwa sang presiden terpilih sedang merajut sendiri peta koalisinya, terlepas dari desain awal yang mungkin diharapkan Jokowi.

Lebih jauh, Yunarto Wijaya menyoroti sebuah realitas politik yang seringkali tak terlihat oleh publik luas. Ia menyebut pergeseran dukungan dari para elit politik terjadi jauh lebih cepat dan pragmatis dibandingkan dengan pemilih di tingkat akar rumput.

Begitu seorang presiden tak lagi memegang kendali penuh atas kekuasaan eksekutif, daya tariknya pun seketika memudar.

Prabowo dan Jokowi di Istana IKN. [Ist]
Prabowo dan Jokowi di Istana IKN. [Ist]

"Ini juga mengindikasikan bahwa elit politik lebih kejam daripada pemilih, di mana magnet politik cepat berpindah dari Jokowi ke Prabowo setelah Jokowi tidak lagi berkuasa," tegas Yunarto.

Ungkapan "lebih kejam daripada pemilih" secara gamblang melukiskan pragmatisme tingkat tinggi di kalangan elit. Loyalitas dan dukungan politik, dalam konteks ini, bukanlah sesuatu yang abadi, melainkan cair dan selalu mengarah pada pusat gravitasi kekuasaan yang baru.

Hal ini terlihat dari bagaimana partai-partai politik, termasuk yang sebelumnya sangat lekat dengan citra Jokowi, kini "sudah sibuk dengan kepentingannya sendiri dan berlomba mengambil hati Prabowo."

Meski Jokowi diyakini masih memiliki pengaruh politik, misalnya melalui kendaraan politik seperti PSI yang coba ia bangun sebagai "benteng", pusat pengambilan keputusan dan negosiasi strategis kini tak lagi berada di tangannya.

Prabowo Subianto telah menjelma menjadi matahari baru dalam konstelasi politik Indonesia, menarik semua planet di sekitarnya untuk mengorbit kepadanya. Bagaimana Prabowo mengelola "magnet" barunya ini akan menentukan stabilitas dan wajah pemerintahannya lima tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Alasan Mengapa Prabowo Tak Perlu Komentari Isu Pemakzulan Gibran

Dua Alasan Mengapa Prabowo Tak Perlu Komentari Isu Pemakzulan Gibran

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 15:50 WIB

Drama Ijazah Jokowi Memanas! Eks Wamendes Paiman Raharjo Polisikan Beathor PDIP karena Ngaku Diperas

Drama Ijazah Jokowi Memanas! Eks Wamendes Paiman Raharjo Polisikan Beathor PDIP karena Ngaku Diperas

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 15:19 WIB

Pihak Dokter Tifa Nilai Ada Kepanikan Usai Kasus Ijazah Jokowi Naik Penyidikan

Pihak Dokter Tifa Nilai Ada Kepanikan Usai Kasus Ijazah Jokowi Naik Penyidikan

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 15:01 WIB

Terkini

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB

Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian

Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB

Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara

Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:07 WIB

Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas

Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:53 WIB

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Imigrasi, Eks Dirjen dan Kakanwil Jawa Barat Ikut Terjaring

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Imigrasi, Eks Dirjen dan Kakanwil Jawa Barat Ikut Terjaring

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:33 WIB

DJKI Selesaikan 104 Sengketa Kekayaan Intelektual Melalui Mediasi

DJKI Selesaikan 104 Sengketa Kekayaan Intelektual Melalui Mediasi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:26 WIB

Rincian Korupsi Eks Kepala BGN: Proyek Sepeda Listrik MBG Hingga Sepatu

Rincian Korupsi Eks Kepala BGN: Proyek Sepeda Listrik MBG Hingga Sepatu

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:14 WIB

Kejagung Ungkap Detik-detik Penangkapan Dadan Hindayana dan Dua Eks Pimpinan BGN

Kejagung Ungkap Detik-detik Penangkapan Dadan Hindayana dan Dua Eks Pimpinan BGN

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:07 WIB