Jejak 'Raja Minyak' Terendus di Malaysia, Kejagung Siapkan Strategi Khusus Jemput Paksa Riza Chalid

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Selasa, 22 Juli 2025 | 19:59 WIB
Jejak 'Raja Minyak' Terendus di Malaysia, Kejagung Siapkan Strategi Khusus Jemput Paksa Riza Chalid
Sosok Riza Chalid, raja minyak, yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina disebut terdeteksi di Malaysia. (Ist)

Suara.com - Setelah kabar jejaknya sempat simpang siur, perburuan buronan paling dicari di Indonesia, Muhammad Riza Chalid, perlahan menemui titik terang.

Kekinian, sang 'Raja Minyak' yang menjadi trsangka kunci megaskandal korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina itu terdeteksi di Malaysia.

Kejaksaan Agung (Kejagung) pun menyiapkan 'strategi khusus' untuk menjemput paksa dengan melakukan operasi senyap lintas negara.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyatakan pihaknya telah menyusun langkah-langkah strategis untuk melacak dan menangkap Riza.

Meski begitu, detail operasi tersebut dirahasiakan demi efektivitas di lapangan.

“Penyidik punya strategi sendiri yang tidak bisa kami ungkapkan semuanya,” kata Anang di Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2025).

"Karena bisa saja ada di Malaysia, tapi kan titiknya kita nggak tahu di mana. Koordinasi lintas negara terus kami lakukan."

Mengapa Riza Chalid Menjadi Target Utama?

Riza Chalid, yang dikenal sebagai 'Raja Minyak', merupakan satu dari 18 tersangka dalam kasus yang diperkirakan merugikan keuangan dan perekonomian negara secara masif, yakni mencapai Rp285 triliun.

baca juga

Peran Riza Chalid disebut sangat sentral dalam kasus yang menyebabkan negara rugi ratusan triliun tersebut.

Sebagai Beneficial Owner (pemilik manfaat) dari PT Navigator Khatulistiwa dan PT Orbit Terminal Merak (OTM), Riza diduga menjadi otak di balik serangkaian kebijakan yang menguntungkan kelompoknya.

Bersama tersangka lain seperti Hanung Budya, Alfian Nasution, dan Gading Ramadhan Joedo, ia diduga melakukan intervensi mendalam terhadap kebijakan di Pertamina.

Modus operandinya antara lain, menghapus skema kepemilikan Terminal BBM Merak dari kontrak kerja sama untuk menguasainya secara ilegal.

Selain itu, ia juga menetapkan harga kontrak secara tidak wajar (di atas nilai keekonomian) demi meraup keuntungan pribadi dan kelompoknya.

Jejak Pelarian yang Licin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Riza Chalid? Said Didu Sebut Kasir Penguasa dan Kesayangan Jokowi di Mega Korupsi Pertamina

Siapa Riza Chalid? Said Didu Sebut Kasir Penguasa dan Kesayangan Jokowi di Mega Korupsi Pertamina

News | Senin, 21 Juli 2025 | 22:14 WIB

Wamen Imipas: Riza Chalid Bukan di Singapura, Sembunyi di Malaysia

Wamen Imipas: Riza Chalid Bukan di Singapura, Sembunyi di Malaysia

News | Senin, 21 Juli 2025 | 14:06 WIB

Namanya Dicatut Kasus Korupsi Riza Chalid, Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Tidak Ikut Campur

Namanya Dicatut Kasus Korupsi Riza Chalid, Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Tidak Ikut Campur

News | Sabtu, 19 Juli 2025 | 19:41 WIB

Terkini

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:01 WIB

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Video | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Viral Perempuan Ditendang Saat Antre Makanan di Sency, Netizen Soroti Dugaan Upaya Menutup Kasus

Viral Perempuan Ditendang Saat Antre Makanan di Sency, Netizen Soroti Dugaan Upaya Menutup Kasus

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Tabuh Panci di Gedung Kemensos, Warga Desil 5-6 Protes Anak Tak Bisa Sekolah Gegara Data Bansos

Tabuh Panci di Gedung Kemensos, Warga Desil 5-6 Protes Anak Tak Bisa Sekolah Gegara Data Bansos

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:58 WIB

Eyeliner Pinkflash Apakah Aman? Ini Harga dan Review Pembeli

Eyeliner Pinkflash Apakah Aman? Ini Harga dan Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:58 WIB

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

×