Ijazah Asli Jokowi Disita, Kuasa Hukum: Tunggu Tanggal Mainnya

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Rabu, 23 Juli 2025 | 16:58 WIB
Ijazah Asli Jokowi Disita, Kuasa Hukum: Tunggu Tanggal Mainnya
Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan saat menyampaikan keterangan ke awak media. (Suara.com/Ari Welianto)

Suara.com - Presiden ke-7 Jokowi telah diperiksa terkait tudingan ijazah palsu oleh penyidik Polda Metro Jaya di Mapolresta Solo, Rabu (23/7/2025).

Dalam pemeriksaan tersebut tidak hanya Jokowi, tapi ada 10 saksi yang juga diperiksa oleh penyidik.

"Ya tadi hari ini Pak Jokowi memenuhi jadwal pemeriksaan yang sudah ditentukan di Polresta Solo ini. Ternyata pemeriksaannya ada 10 saksi lain yang diperiksa. Para penyidik juga sudah memeriksa delapan orang hari senin, kemarin juga katanya ada tapi kurang tahu berapa orang," terang Kuasa Hukum Jokowi, Yakup Hasibuan saat ditemui, Rabu (24/7/2025).

Yakup menjelaskan tentunya ini merupakan tahapan yang sangat penting. Karena sebelumnya Jokowi sudah diperiksa di tahap penyelidikan, ini kan karena perkara sudah naik ke tahap penyidikan. 

"Kemudian Pak Jokowi juga dimintai keterangannya lagi. Tadi sekitar ada 45 pertanyaan total dan mungkin Kalau rekan-rekan sekitar 3 jam mungkin dari awal kami datang," ungkap dia.

Yakup menyebut fokusnya tetap sama seperti yang sebelumnya kronologisnya seperti apa dan tentunya pendalaman-pendalaman yang tadi beliau sudah sampaikan. Kenal tidak dengan Dian Sandi, ada juga mengenai KKN-nya beliau, mengenai pembimbingnya beliau.

"Diperdalam lah mengenai fakta-fakta perkuliahan beliau ketika di UGM. Tadi juga sudah dilakukan penyitaan terhadap ijazah SMA dan ijazah S1 Pak Jokowi, dalam rangka pembuktian dan dalam rangka penyidikan itu sudah disita oleh kepolisian," kata dia.

"Tentunya kami juga sangat welcome dari awal kami melaporkan perkara ini ke Polda Metro Jaya. Kami sudah mengatakan dan terus berulang kali di media pun kami sudah menyatakan bahwa kami siap dan kami sangat welcome karena itu adalah dalam rangka pemenuhan dan dalam rangka investigasi penyidikan," lanjutnya.

Yakup minta agar publik yang minta agar Jokowi menunjukan ijazahnya untuk bersabar. Karena dengan resmi disita oleh kepolisian, bahwa nanti dipersidangan akan ditunjukan.

"Jadi tinggal tunggu saja tanggal mainnya. Jadi untuk sekarang bersabarlah, apalagi orang-orang yang masih bilang tunjukkan mungkin mereka akan mencari pembelaan dan sebagainya. Tapi ya kembali lagi karena sudah resmi disita, sudah resmi sudah pasti akan ditunjukkan di persidangan nantinya," jelas dia.

Ketika ditanya kapan akan dilakukan pemeriksaan selanjut, Yakup menyebut masih menunggu dan itu merupakan kewenangan penyidik.

"Kami juga tentunya menghormati dan menunggu, karena itu kewenangan penyidik jika dalam investigasi dalam penyidikan ini diperlukan keterangan lebih lanjut. Kami sudah sampaikan pasti siap,  pasti menghormati Pak Jokowi sebagai warga negara yang taat hukum tentunya selalu menghormati dan jika dimintain pasti akan hadir lagi kembali untuk memberikan keterangan," paparnya.

Yakup menambahkan apakah pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan di Solo atau Jakarta, itu tergantung dari penyidik seperti apa.

"Karena kalau yang hari ini kenapa dilakukan di Solo, juga karena kami melihat bahwa penyidik sedang ada di Solo dan memeriksa puluhan saksi ternyata," tandas dia. 

"Jadi ini bukan Pak Jokowi diperiksa khusus penyidik sini, ternyata justru karena kami mengetahui bahwa banyak sekali saksi-saksi yang sedang diperiksa di sini. Oleh karena itulah kami juga mencoba menghubungi apakah Pak Jokowi dapat diperiksa bersamaan, ternyata itu sangat mempermudah penyelidikan dan membantu penyidik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abraham Samad Masuk Daftar 12 Terlapor Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Sengaja Tabuh Perang Bubat?

Abraham Samad Masuk Daftar 12 Terlapor Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Sengaja Tabuh Perang Bubat?

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:11 WIB

Rismon Makin Berani! Laporkan Rektor UGM Ova Emilia Atas Dugaan Skripsi Palsu Jokowi

Rismon Makin Berani! Laporkan Rektor UGM Ova Emilia Atas Dugaan Skripsi Palsu Jokowi

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:05 WIB

Feri Amsari: Hukum Kini Jadi Alat Bungkam Kritik Politik

Feri Amsari: Hukum Kini Jadi Alat Bungkam Kritik Politik

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:01 WIB

Terkini

KPK Cegah 2 Tersangka Baru dalam Korupsi Kuota Haji Bepergian ke Luar Negeri

KPK Cegah 2 Tersangka Baru dalam Korupsi Kuota Haji Bepergian ke Luar Negeri

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:12 WIB

Saiful Mujani Soroti Dugaan Nepotisme di Era Prabowo: Penunjukan Keponakan hingga Adik Jadi Sorotan

Saiful Mujani Soroti Dugaan Nepotisme di Era Prabowo: Penunjukan Keponakan hingga Adik Jadi Sorotan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:05 WIB

Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya

Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:03 WIB

Paksitan Lagi, Kenapa Indonesia Bukan Pilihan Iran untuk Perundingan Kedua dengan AS?

Paksitan Lagi, Kenapa Indonesia Bukan Pilihan Iran untuk Perundingan Kedua dengan AS?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:01 WIB

Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK

Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:52 WIB

Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita

Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:47 WIB

Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak

Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:41 WIB

Batch I Magang Nasional Berakhir, Kemnaker Genjot Sertifikasi dan Penempatan Kerja

Batch I Magang Nasional Berakhir, Kemnaker Genjot Sertifikasi dan Penempatan Kerja

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:29 WIB

5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar

5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:15 WIB

Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?

Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:00 WIB