Dedi Mulyadi Soroti Siswi yang Berhenti Sekolah di Labusel, Singgung Larangan Study Tour

Lintang Siltya Utami

Kamis, 24 Juli 2025 | 12:31 WIB
Dedi Mulyadi Soroti Siswi yang Berhenti Sekolah di Labusel, Singgung Larangan Study Tour
Potret Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. [Dok Pemkot Bogor]

Suara.com - Publik tengah menyoroti kisah seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) bernama Mutiara yang berasal dari Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara. Pasalnya, Mutiara terpaksa harus berhenti sekolah karena dihantui utang rekreasi sebesar Rp 350.000 yang bahkan tak pernah ia ikuti.

Keputusan Mutiara untuk berhenti sekolah lantaran malu karena terus-menerus ditagih oleh pihak sekolah rupanya menarik perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial, Dedi Mulyadi mengunggah cuplikan video mengenai pemberitaan tentang Mutiara. Ia lalu membuat video tanggapan dalam unggahan yang sama.

Menurut Dedi Mulyadi, kejadian yang menimpa Mutiara merupakan bukti bahwa rekreasi atau study tour adalah sesuatu yang seharusnya dihindari karena meninggalkan beban bagi murid yang tidak mampu.

"Peristiwa yang dialami oleh pelajar di Sumatera Utara adalah gambaran bahwa study tour adalah piknik yang dibalut dengan api. Memberikan efek psikologi bagi mereka yang tidak punya kemampuan, sehingga mereka merasa terasing di lingkungan sekolahnya," ucap Dedi Mulyadi.

Mantan Bupati Purwakarta itu menilai bahwa para murid yang tak mampu mengikuti study tour akan merasa cemas.

"Ada rasa cemas dan takut, yang pada akhirnya melahirkan beban psikologi yang berat bagi dirinya," sambung Dedi Mulyadi.

Salah satu dampaknya adalah kemarahan anak pada orang tua karena tak mampu membiayai atau bahkan tindakan untuk putus sekolah seperti yang dilakukan oleh Mutiara.

Dedi Mulyadi lantas menyinggung kebijakan yang ia berlakukan, di mana melarang study tour bagi sekolah di Provinsi Jawa Barat.

baca juga

"Dia bisa marah pada orang tuanya atau dia berhenti sekolah karena rasa malu di lingkungannya. Untuk itu, tidak ada alasan untuk membolehkan study tour dengan catatan apapun karena pada akhirnya catatan tidak pernah dibaca," tambah Dedi Mulyadi lagi.

Pada akhir videonya, Dedi Mulyadi memberi pesan kepada para murid di Jawa Barat untuk hanya berfokus pada kegiatan di sekolah.

"Semangat terus pelajar Jawa Barat. Jangan pernah terpengaruh oleh berbagai kegiatan lain di luar sekolah, fokus lah pada belajar di sekolah, belajar lah pada semesta yang ada di luar sekolah itu. Tidak mesti berbiaya karena kita sudah diberikan anugerah yang luar biasa oleh Allah. Kita tinggal pada sebuah alam yang kaya raya," timpal Dedi Mulyadi.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi mengeluarkan aturan melarang kegiatan study tour bagi para siswa di Jawa Barat. Bukan tanpa sebab, kebijakan tersebut dilakukan dengan harapan untuk meringankan beban finansial orang tua.

Meski begitu, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa perpisahan sekolah tetap diperbolehkan, tetapi kegiatan yang membebani orang tua secara finansial sebaiknya tidak dilakukan.

Walau demikian, baru-baru ini kebijakan tersebut diprotes oleh sejumlah pihak, seperti pengelola tempat wisata hingga pelaku UMKM. Mereka menilai kebijakan itu berdampak langsung pada mata pencaharian dan menyebabkan berkurangnya pemasukan bagi para pelaku usaha pariwisata di berbagai daerah.

Di sisi lain, Dedi Mulyadi telah menanggapi aksi protes tersebut. Ia mengatakan justru aksi demo membuka fakta bahwa kegiatan yang selama ini disebut study tour hanyalah acara piknik.

"Yang protes itu adalah kegiatan pariwisata, SK saya adalah SK study tour. Yang dilarang itu adalah kegiatan study tour. Yang kemudian dengan demonstrasi itu, menunjukkan semakin jelas bahwa kegiatan study tour itu sebenarnya kegiatan piknik, kegiatan rekreasi," ujar Dedi Mulyadi dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menyoroti bahwa aksi demo tersebut mendapat dukungan dari pelaku wisata di luar Provinsi Jawa Barat. Dedi Mulyadi kembali menegaskan dirinya tidak akan mencabut larangan study tour.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicap Ego 'Superman', JPPI Ungkap 5 'Dosa' Dedi Mulyadi Imbas Atur Sendiri soal Pendidikan di Jabar

Dicap Ego 'Superman', JPPI Ungkap 5 'Dosa' Dedi Mulyadi Imbas Atur Sendiri soal Pendidikan di Jabar

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 10:50 WIB

Dana BOS Sama, Tapi Masih Pungut Biaya? Dedi Mulyadi Pertanyakan Alasan MAN 1 Cianjur

Dana BOS Sama, Tapi Masih Pungut Biaya? Dedi Mulyadi Pertanyakan Alasan MAN 1 Cianjur

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 07:28 WIB

Candaan Jodoh Dedi Mulyadi Bikin Prabowo Tertawa, Tapi Akhirnya...

Candaan Jodoh Dedi Mulyadi Bikin Prabowo Tertawa, Tapi Akhirnya...

Video | Rabu, 23 Juli 2025 | 21:00 WIB

Terkini

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

×