Perang Thailand dan Kamboja: 1 Wara Sipil Tewas

Muhammad Yunus

Kamis, 24 Juli 2025 | 13:52 WIB
Perang Thailand dan Kamboja: 1 Wara Sipil Tewas
Ilustrasi: Tentara Thailand

Suara.com - Pemerintah Thailand memastikan bahwa seorang warga sipil tewas serta sepuluh orang lainnya, termasuk tujuh tentara, terluka.

Akibat serangan roket Kamboja dalam bentrokan bersenjata di perbatasan Thailand dan Kamboja, pada Kamis 24 Juli 2025.

Thailand dan Kamboja saling tuding bahwa pihak lawan menembak duluan dalam bentrokan yang menandai pemburukan eskalasi ketegangan sejak Mei lalu ini.

Kementerian Pertahanan Kamboja menyatakan bahwa bentrokan terjadi pukul 8:40 pagi di perbatasan dengan Thailand yang terletak di Provinsi Oddar Meanchey.

Ketegangan antara militer Thailand dan Kamboja berlangsung sejak bentrokan perbatasan pada 28 Mei lalu yang mengakibatkan seorang personel militer Kamboja tewas.

Pada Rabu, Thailand menarik duta besarnya di Kamboja serta mengusir duta besar Kamboja menyusul insiden ledakan ranjau yang melukai lima tentara Thailand di titik perbatasan yang disengketakan.

Thailand menuduh Kamboja menanam ranjau tersebut.

Perdana Menteri Sementara Thailand Phumtham Wechayachai menyatakan bahwa pihaknya juga akan mengkaji ulang tingkat hubungan bilateral dengan Kamboja.

Menurut angkatan darat Thailand, salah satu dari lima korban ledakan ranjau pada Rabu kehilangan kakinya.

baca juga

Insiden tersebut menjadi yang kedua kalinya setelah ledakan ranjau pada 16 Juli lalu juga melukai tiga personel militer, termasuk satu yang juga kehilangan kakinya.

Pejabat setempat memastikan bahwa ranjau darat tersebut tidak berasal dari sumber dalam negeri.

Thailand juga mengecam Kamboja atas penggunaan ranjau yang melanggar Konvensi Ottawa terkait larangan penggunaan ranjau anti-personel.

Baku Tembak

Baku tembak kembali terjadi di perbatasan Thailand-Kamboja antara militer kedua negara pada Kamis 24 Juli 2025. Menyusul instruksi Angkatan Darat Thailand untuk menutup perbatasan dengan Kamboja.

Angkatan Darat Thailand melaporkan bahwa bentrokan dengan personel militer Kamboja terjadi di dekat Candi Ta Muen menyusul sebuah insiden yang melibatkan pasukan Kamboja.

Menurut pernyataan mereka, pasukan khusus Thailand yang bersiaga di Candi Ta Muen mendeteksi suara pesawat nirawak (UAV) Kamboja terbang di atas candi sekitar pukul 7:35 pagi waktu setempat. Meski tak tampak oleh mata, keberadaan UAV tersebut terdengar jelas.

Tak lama kemudian, enam tentara Kamboja, termasuk beberapa personel dengan granat berpeluncur roket (RPG), terlihat mendekati pagar kawat berduri di sebuah pangkalan militer Thailand.

Tentara Thailand disebut dapat menahan diri dan berupaya meredakan ketegangan dengan menyampaikan peringatan lisan dan mengajak berunding, dengan tetap menjaga kesiagaan.

Namun demikian, sekitar pukul 8:20 pagi, pasukan Kamboja, dari jarak sekitar 200 meter, melepaskan tembakan ke area di seberang pangkalan operasional Thailand di timur Candi Ta Muen.

Serangan tersebut terjadi di tengah pertemuan Dewan Keamanan Nasional di Bangkok.

Merespons eskalasi yang terjadi, Angkatan Darat Thailand menyatakan telah menginstruksikan semua satuan terkait untuk memantau situasi secara ketat dan akan memperbarui informasi secara berkala.

Sementara itu, sebuah laporan media, meski belum dikonfirmasi, menyebutkan dua tentara Thailand terluka akibat serangan dari pihak Kamboja.

Eskalasi ini terjadi menyusul ketegangan diplomatik antara Thailand dan Kamboja serta dua insiden ledakan ranjau di Provinsi Ubon Ratchathani yang mengakibatkan sejumlah personel militer Thailand mengalami cedera serius. Salah satu korban bahkan kehilangan kakinya.

Pada Rabu (23/7), Panglima Wilayah II Angkatan Darat Thailand Letnan Jenderal Boonsin Padklang memerintahkan penutupan seluruh titik perbatasan antara Thailand dan Kamboja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

200 Tahun Perang Jawa, Kisah Sang Pangeran yang Tak Terungkap!

200 Tahun Perang Jawa, Kisah Sang Pangeran yang Tak Terungkap!

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 13:26 WIB

Thailand Tarik Dubes dan Usir Dubes Kamboja Imbas Insiden Ranjau Darat

Thailand Tarik Dubes dan Usir Dubes Kamboja Imbas Insiden Ranjau Darat

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 13:13 WIB

Universitas Columbia Beri Sanksi ke Mahasiswa Pro Palestina, Ada yang Dikeluarkan dari Kampus

Universitas Columbia Beri Sanksi ke Mahasiswa Pro Palestina, Ada yang Dikeluarkan dari Kampus

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 11:32 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×