Universitas Columbia Beri Sanksi ke Mahasiswa Pro Palestina, Ada yang Dikeluarkan dari Kampus

Sumarni | Rena Pangesti | Suara.com

Kamis, 24 Juli 2025 | 11:32 WIB
Universitas Columbia Beri Sanksi ke Mahasiswa Pro Palestina, Ada yang Dikeluarkan dari Kampus
Universitas Columbia [Instagram/@columbia]

Suara.com - Universitas Columbia yang bergengsi di Amerika Serikat telah menghukum hampir 80 mahasiswa. Mereka adalah yang terlibat dalam protes terhadap perang Israel di Gaza.

Sanksi yang diberikan Universitas Columbia kepada mahasiswanya tersebut berupa pengusiran, skorsing satu hingga tiga tahun, dan pencabutan gelar.

Tindakan disiplin ini menyusul serangkaian demonstrasi di kampus, termasuk pendudukan Perpustakaan Butler yang dipimpin mahasiswa selama ujian akhir pada 7 Mei 2025.

Universitas menyatakan bahwa gangguan di Perpustakaan Butler, memengaruhi ratusan mahasiswa dan selanjutnya menyebabkan penangguhan sementara peserta Columbia.

"Institusi kita harus fokus pada pemenuhan misi akademisnya bagi komunitas kita. Dan untuk menciptakan komunitas akademis yang berkembang, harus ada rasa hormat terhadap satu sama lain dan terhadap pekerjaan, kebijakan, serta aturan fundamental institusi," demikian pernyataan dari pihak Universitas Colombia seperti dalam laporan Al Jazeera pada Rabu, 23 Juli 2025.

"Gangguan terhadap kegiatan akademik merupakan pelanggaran terhadap kebijakan dan Aturan Universitas, dan pelanggaran tersebut tentu akan menimbulkan konsekuensi," imbuhnya.

NYPD atau Departemen Kepolisian Kota New York telah menangkap 78 orang pada hari itu.

Protes tersebut merupakan bagian dari seruan agar universitas tersebut menarik investasinya dari perusahaan-perusahaan yang terkait dengan militer Israel, memutus semua hubungan keuangan dengan Israel dan menyatakan solidaritas dengan warga Palestina di tengah perang yang terus berlanjut di Gaza.

Tindakan disiplin massal, yang digambarkan sebagai yang terbesar dalam sejarah Columbia. Hal ini telah memicu reaksi keras dari kelompok kebebasan sipil dan sesama mahasiswa.

Para kelompok tersebut berpendapat, tindakan keras tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk menekan aktivisme pro-Palestina di kampus-kampus Amerika Serikat.

Surat kabar mahasiswa Universitas, Columbia Spectator, melaporkan bahwa mayoritas mahasiswa menerima skorsing selama dua tahun.

Para mahasiswa dilaporkan telah diminta untuk meminta maaf kepada pihak universitas sebelum mereka diizinkan kembali ke kampus.

Awal tahun ini, pemerintahan Trump mengumumkan akan menahan dana sekitar 400 juta dollar atau Rp6,5 miliar untuk Universitas Columbia. Alasannya karena dugaan kegagalan institusi tersebut dalam menangani anti Semitisme di tengah protes pro Palestina di kampus.

Langkah tersebut mendorong Columbia untuk mengabulkan sejumlah tuntutan yang diajukan pemerintah sebagai imbalan negosiasi untuk memulihkan pendanaannya. 

Di antara konsesi lainnya, universitas setuju untuk melarang penggunaan masker. Mereka juga memberi wewenang khusus kepada 36 petugas polisi kampus untuk menangkap mahasiswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Serang Kembali Gaza Pakai Tank, 65 Orang Tewas

Israel Serang Kembali Gaza Pakai Tank, 65 Orang Tewas

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 10:48 WIB

Eksklusif: Duta Besar Iran Bicara Gencatan Senjata, Serangan Balasan, dan Masa Depan Konflik

Eksklusif: Duta Besar Iran Bicara Gencatan Senjata, Serangan Balasan, dan Masa Depan Konflik

wawancara | Rabu, 02 Juli 2025 | 14:07 WIB

Parkiran Mal Jadi Bunker: Kisah Warga Tel Aviv Bertahan dari Serangan Rudal Iran

Parkiran Mal Jadi Bunker: Kisah Warga Tel Aviv Bertahan dari Serangan Rudal Iran

Video | Kamis, 26 Juni 2025 | 19:25 WIB

Israel Serang Tenda Pengungsi di Jalur Gaza, Puluhan Warga Tewas

Israel Serang Tenda Pengungsi di Jalur Gaza, Puluhan Warga Tewas

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 15:23 WIB

Perang Iran-Israel Picu Krisis Global: Indonesia Siap-Siap BBM Naik?

Perang Iran-Israel Picu Krisis Global: Indonesia Siap-Siap BBM Naik?

Liks | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:21 WIB

Respons Pemain Juventus usai Dipaksa Dengarkan 'Khotbah' Donald Trump Soal Iran-Israel

Respons Pemain Juventus usai Dipaksa Dengarkan 'Khotbah' Donald Trump Soal Iran-Israel

Bola | Sabtu, 21 Juni 2025 | 09:57 WIB

Terkini

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:52 WIB

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:05 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB