Nasib IKN di Ujung Tanduk? Kehadiran Gibran dan ASN Jadi Kunci Pembuktian

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 25 Juli 2025 | 20:18 WIB
Nasib IKN di Ujung Tanduk? Kehadiran Gibran dan ASN Jadi Kunci Pembuktian
Wapres Gibran Rakabuming Raka (kanan) berdiskusi dengan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono saat mengunjungi Ibu Kota Nusantara. [ANTARA]

Suara.com - Desakan agar pemerintah segera memulai operasional di Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin menguat. Tujuannya satu: memberikan kepastian tegas soal masa depan megaproyek tersebut.

Keraguan publik mencuat dalam beberapa waktu terakhir yang dipicu batalnya rencana upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di sana, serta usulan dari Partai NasDem yang meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk mulai berkantor di IKN.

Usulan tersebut mendapat dukungan dari pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno.

Menurutnya, kehadiran aktivitas pemerintahan di IKN secara otomatis akan menjawab spekulasi bahwa IKN adalah proyek mangkrak.

"Saya kira memang secara prinsip kalau sudah mulai ada aktivitas, dipastikan pindah ke sana, saya kira orang tak lagi akan berspekulasi sebenarnya bagaimana nasib IKN? Bagaimana masa depan IKN? Itu akan berakhir secara otomatis," kata Adi dikutip Suara.com dari chanel You Tube Adi Prayitno Official pada Jumat (25/7/2025).

Lebih lanjut, Adi mengusulkan agar langkah awal ini dapat dimulai dengan perpindahan pejabat dari kementerian-kementerian terkait hingga para Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Karena secara perlahan sudah mulai dibangun, apa aktivitas pemerintahan? Apa aktivitas ASN? Termasuk juga ekosistem kehidupan- yang kemudian di inisiatif sebagai upaya untuk melakukan pemerataan pembangunan secara merata," kata Adi.

Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan tujuan awal pemindahan ibu kota ke Kalimantan, yaitu untuk menciptakan pemerataan pembangunan agar tidak lagi terkonsentrasi di Pulau Jawa.

"Dan pemerataan ekonomi juga menyebar ke daerah-daerah lain terutama di luar Jawa, salah satunya dengan cara menjadikan IKN sebagai salah satu pusat kekuasaan dan pusat pemerintahan," kata Adi.

baca juga

Sebelumnya, selain ada usulan agar Wapres Gibran berkantor di IKN, Wakil Ketua Komisi II DPR RI fraksi PDIP, Aria Bima, mengusulkan seluruh BUMN untuk berkantor di IKN.

Hal itu diusulkan agar tak ada kekosongan aktivitas dan pemerintahan juga belum berpindah. 

Hal itu disampaikan Aria menanggapi sikap NasDem yang meminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang menetapkan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. 

"Nah, ini yang kedua penting. Kalau begitu, saya mengusulkan misalnya aktivitas di sana tidak boleh kosong, harus ada. Kalau pemerintahnya belum, bisa diusahakan bagaimana seluruh BUMN itu bisa berkantor di OIKN. Bisa menjadi prioritas," kata Aria di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Selasa (22/7/2025). 

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka usai meninjau penyaluran BSU di Kantor Pos Indonesia Cabang Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (18/7/2025). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka diminta untuk berkantor di IKN. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Ia mengatakan, dengan begitu ekonomi di wilayah tengah nantinya akan bisa hidup. 

"Supaya kita tetap melihat bagaimana ekonomi wilayah di tengah itu hidup dan bagaimana pembangunnya tidak membebani fiskal di Jakarta atau fiskal pusat," katanya. 

Nantinya, kata dia, gedung-gedung kosong di Jakarta yang tak terpakai bisa dijual, hasilnya nanti untuk membangun gedung di IKN untuk BUMN. 

"Yang menurut saya ini lebih bisa berjalan, bertahap, juga terukur dan sudah saatnya kayak di China kita punya wilayah yang gedungnya khusus berisi gedung-gedung BUMN," ujarnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Lebih Prioritaskan MBG hingga Sekolah Rakyat, IKN Apa Kabar?

Prabowo Lebih Prioritaskan MBG hingga Sekolah Rakyat, IKN Apa Kabar?

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 16:09 WIB

NasDem Minta IKN 'Direm Darurat', Istana Jawab Tegas: Proyek Lanjut Terus

NasDem Minta IKN 'Direm Darurat', Istana Jawab Tegas: Proyek Lanjut Terus

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 15:54 WIB

Istana Terima Semua Masukan, Tapi Tak Ada Rencana Bikin Aturan Wapres Gibran Ngantor di IKN

Istana Terima Semua Masukan, Tapi Tak Ada Rencana Bikin Aturan Wapres Gibran Ngantor di IKN

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 15:15 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×