Rentetan Peristiwa Ganjil di UGM, Roy Suryo Bongkar Dugaan Manuver di Balik Polemik Ijazah Jokowi

Budi Arista Romadhoni

Rabu, 30 Juli 2025 | 11:06 WIB
Rentetan Peristiwa Ganjil di UGM, Roy Suryo Bongkar Dugaan Manuver di Balik Polemik Ijazah Jokowi
Pakar telematika Roy Suryo di Podcas Forum Keadilan TV. [YouTube]

Suara.com - Polemik lawas soal keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membara, kali ini dipantik oleh pakar telematika Roy Suryo yang membeberkan serangkaian peristiwa ganjil di lingkaran Universitas Gadjah Mada (UGM), almamater sang presiden.

Dalam sebuah diskusi panas di podcast Forum Keadilan TV, Roy Suryo tidak hanya menyoroti perkembangan kasus hukumnya, tetapi juga mengaitkannya dengan sejumlah kejadian yang ia nilai sebagai manuver janggal untuk menutupi sesuatu.

Menurutnya, isu ini sengaja digeser dari ranah teknis-ilmiah menjadi pertarungan politik. Padahal, ia mengklaim niat awalnya murni untuk mencari kebenaran.

"Pihak yang menuduh hanya berhadapan dengan tiga inisial (RRT: Roy, Respon, Tifa) yang kemudian melebar ke banyak orang termasuk Abraham Samad dan YouTuber," ungkap Roy Suryo, menggambarkan bagaimana isu ini meluas di luar kendali.

Fokus Utama: Kejujuran, Bukan Menjatuhkan

Kolase Roy Suryo dan ijazah Jokowi. (dok. Suara.com)
Kolase Roy Suryo dan ijazah Jokowi. (dok. Suara.com)

Roy Suryo bersikukuh bahwa tujuan utamanya dan rekan-rekannya bukanlah untuk memenjarakan atau menjatuhkan Presiden Jokowi. Tuntutan mereka, katanya, sederhana: transparansi dan kejujuran.

"Kami dan kawan-kawan tidak berniat mempidanakan pemilik ijazah, hanya meminta kejujuran untuk menunjukkan ijazah asli," tegasnya.

Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa inti dari polemik ini adalah pembuktian otentisitas dokumen. Meski begitu, Roy juga mengingatkan bahwa jika dokumen tersebut terbukti tidak asli, konsekuensi hukumnya harus berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Perkembangan kasus ini sendiri telah naik status dari penyelidikan ke penyidikan, sebuah langkah hukum signifikan yang menandakan adanya indikasi awal tindak pidana.

baca juga

Deretan Kejanggalan yang Memicu Curiga

Roy Suryo di Forum Keadilan TV. [YouTube]
Roy Suryo di Forum Keadilan TV. [YouTube]

Puncak dari argumen Roy Suryo adalah ketika ia membeberkan rentetan peristiwa yang menurutnya terlalu kebetulan untuk diabaikan. Ia menuding ada upaya sistematis yang membuat publik semakin bertanya-tanya. Berikut adalah poin-poin yang menjadi sorotannya:

Pembongkaran Perpustakaan UGM: Roy menyoroti pembongkaran Perpustakaan Kehutanan UGM dengan dalih digitalisasi. Ia khawatir langkah ini berpotensi menghilangkan bukti fisik krusial seperti skripsi atau data wisuda angkatan Jokowi.

Reuni Janggal Angkatan Jokowi: Sebuah acara reuni untuk angkatan Presiden Jokowi di UGM disebutnya terkesan janggal dan justru menuai banyak komentar negatif dari publik, memicu spekulasi mengenai tujuan sebenarnya dari acara tersebut.

"Interogasi" Profesor Tanpa Surat: Ia mengungkap adanya dugaan "interogasi" terhadap Profesor Sofyan Effendi selama 12 jam di kediamannya.

Yang membuatnya janggal, proses ini dilakukan tanpa surat panggilan resmi, menimbulkan kekhawatiran soal tekanan terhadap saksi.

Pelarangan Acara Novel Kritis: Sebuah acara ulang tahun dosen senior, Azrul Azwar, di UGM tiba-tiba dilarang.

Roy Suryo mengaitkan pelarangan ini dengan judul novel sang dosen, "Kampus Biru Menolak Ayah", yang dianggap sensitif.
Kepercayaan Hukum Menipis, Lapor ke Amnesty International

Rasa frustrasi terhadap penegakan hukum di dalam negeri mendorong Roy Suryo dan kawan-kawan mengambil langkah ekstrem. Ia mengaku telah membawa kasus ijazah ini ke lembaga internasional.

"Tidak ada kepercayaan terhadap penegakan hukum di Indonesia," cetusnya, seraya mengungkapkan bahwa kasus ini telah dilaporkan ke Amnesty International.

Pada akhir diskusi, ditekankan bahwa kunci penyelesaian polemik ini adalah kejujuran sebagai basis dari keadilan. Roy Suryo pun menutupnya dengan sebuah tantangan langsung kepada orang nomor satu di Indonesia, yang ia yakini dapat mengakhiri semua spekulasi ini.

"Menunjukkan ijazah dan skripsi asli untuk menyelesaikan masalah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Roy Suryo Blak-blakan Bongkar Alasan Hengkang dari Demokrat: Politik Kasar dan Mahal!

Roy Suryo Blak-blakan Bongkar Alasan Hengkang dari Demokrat: Politik Kasar dan Mahal!

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 10:02 WIB

Roy Suryo Bongkar Sinyal 'Warna Biru' di Balik Isu Ijazah Jokowi, Sebut Ada Upaya Adu Domba

Roy Suryo Bongkar Sinyal 'Warna Biru' di Balik Isu Ijazah Jokowi, Sebut Ada Upaya Adu Domba

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 07:38 WIB

Dituduh Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Beri Jawaban Menohok

Dituduh Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Beri Jawaban Menohok

Video | Rabu, 30 Juli 2025 | 08:00 WIB

Terkini

'Mulutnya Tidak Beretika!' Irma Suryani Semprot Oknum Nakes yang Hina Pasien BPJS Meninggal

'Mulutnya Tidak Beretika!' Irma Suryani Semprot Oknum Nakes yang Hina Pasien BPJS Meninggal

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Sinyal Kenaikan Harga Paket Data? ATSI Peringatkan Dampak Putusan MK 273 Terhadap Tarif Internet

Sinyal Kenaikan Harga Paket Data? ATSI Peringatkan Dampak Putusan MK 273 Terhadap Tarif Internet

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Diejek Justin Hubner, Pemain Vietnam Ngamuk-ngamuk: Gak Usah Banyak Bacot!

Diejek Justin Hubner, Pemain Vietnam Ngamuk-ngamuk: Gak Usah Banyak Bacot!

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Cushion OMG Matte atau Glow? Ini 2 Pilihan yang Tepat Buat Kondisi Kulit

Cushion OMG Matte atau Glow? Ini 2 Pilihan yang Tepat Buat Kondisi Kulit

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Dugaan Tramadol Dilindungi Oknum LSM di Cimahi, Dedi Mulyadi: Sikat Saja!

Dugaan Tramadol Dilindungi Oknum LSM di Cimahi, Dedi Mulyadi: Sikat Saja!

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Sebar Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT RI, Pria Asal Ciamis Ditangkap Polda Metro Jaya

Sebar Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT RI, Pria Asal Ciamis Ditangkap Polda Metro Jaya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Hadapi Sidang Banding, Nadiem Makarim Sindir Pihak yang Lakukan Kriminalisasi terhadap Dirinya

Hadapi Sidang Banding, Nadiem Makarim Sindir Pihak yang Lakukan Kriminalisasi terhadap Dirinya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Emosi Memuncak! Pria di Bandung Bakar Motor Sendiri, Tiga Rumah Ludes Dilalap Api

Emosi Memuncak! Pria di Bandung Bakar Motor Sendiri, Tiga Rumah Ludes Dilalap Api

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Rekor Timnas Indonesia vs Singapura di Jalan Besar Stadion: Dramatis, dan Tak Pernah Mudah

Rekor Timnas Indonesia vs Singapura di Jalan Besar Stadion: Dramatis, dan Tak Pernah Mudah

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo Wacanakan Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing

Menteri PU Dody Hanggodo Wacanakan Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:38 WIB

×