4 Poin Menohok dari Amukan Megawati di Kongres PDIP

Andi Ahmad S

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 22:43 WIB
4 Poin Menohok dari Amukan Megawati di Kongres PDIP
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto [Ist]

Suara.com - Panggung Kongres ke-6 PDI Perjuangan di Bali menjadi saksi bisu sebuah momen yang membuat ribuan kader menahan napas. Bukan karena euforia, tapi karena amukan verbal Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang ditujukan langsung ke jantung pertahanan partainya DPD Jawa Tengah.

Wilayah yang selama ini diagung-agungkan sebagai 'kandang banteng' itu seolah dipaksa berkaca di hadapan seluruh kader se-Indonesia.

Ini adalah 4 poin menohok dari Megawati yang menjadi sinyal peringatan darurat bagi para kader di Jateng.

1. Ultimatum Langsung 'Jangan Memalukan Saya Lagi'

Ini adalah puncak dari pidato Megawati. Setelah secara spesifik meminta seluruh kader dari Jawa Tengah untuk berdiri, Megawati tidak memberikan pujian. Ia melontarkan sebuah ultimatum singkat yang dampaknya lebih dahsyat dari pidato berlembar-lembar.

"Awas lho, jangan memalukan saya lagi lho. Ah, nggak usah teriak-teriak. Yang penting kerjaan. Itu adalah arahan saya," kata Megawati dengan nada yang tidak menyisakan ruang untuk interpretasi lain.

Ini bukan sekadar teguran, melainkan sebuah tamparan publik yang menunjukkan betapa kecewanya sang ketua umum terhadap kinerja di lumbung suara utamanya.

2. Sindiran Nostalgia 'Dulu, Kita Menang Terus'

Untuk menggarisbawahi kekecewaannya, Megawati mengajak para kader kembali ke masa lalu, saat ia memulai karier politiknya. Ia dengan sengaja mengingatkan mereka akan dominasi total PDIP (dulu PDI) di Jawa Tengah.

"Tiga kali berturut, menang terus. Jawa Tengah," ujarnya, mengenang kemenangannya di masa lalu.

Kalimat ini lebih dari sekadar cerita kenangan. Ini adalah sebuah sindiran tajam yang membandingkan kejayaan masa lalu dengan kondisi saat ini. Sebuah cara klasik untuk mengatakan, 'Dulu saya bisa, kenapa kalian tidak?'

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menyambut kedatangan Hasto Kristiyanto di Kongres ke-6 PDIP, di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Sabtu (2/8/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menyambut kedatangan Hasto Kristiyanto di Kongres ke-6 PDIP, di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Sabtu (2/8/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

3. Definisi Kader Ideal, Tukang Kerja, Bukan Tukang Bicara

Megawati kemudian mendefinisikan ulang seperti apa kader yang ia inginkan. Di tengah era politik yang penuh dengan pencitraan dan retorika kosong, ia menegaskan bahwa PDIP butuh pejuang lapangan, bukan orator panggung.

“Saya tidak butuh kader yang hanya pandai beretorika. Saya butuh kader yang rela turun ke bawah, ke akar rumput,” tegas Presiden ke-5 RI tersebut.

4. Perintah Ideologis Kembali ke 'Garis Banteng'

Megawati memberikan kompas ideologis. Ia memerintahkan para kadernya untuk berhenti bermain-main dengan politik populis yang hanya mengejar popularitas sesaat. Arah partai harus kembali ke relnya yang asli.

“Menyatu dengan rakyat dan menegakkan garis-garis ideologi banteng,” katanya.

Ini adalah perintah untuk kembali membumikan ideologi Marhaenisme, bekerja untuk "wong cilik", dan tidak tergoda oleh strategi politik pragmatis yang mungkin menggerus identitas partai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tamparan Keras untuk Kandang Banteng Jateng, Megawati: Jangan Memalukan Saya Lagi

Tamparan Keras untuk Kandang Banteng Jateng, Megawati: Jangan Memalukan Saya Lagi

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 22:32 WIB

Sebut Perang Bikin Harga Minyak Meroket, Megawati ke Kader PDIP: Jangan Kalian Pikir Pendek

Sebut Perang Bikin Harga Minyak Meroket, Megawati ke Kader PDIP: Jangan Kalian Pikir Pendek

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 21:00 WIB

Megawati: Demokrasi Indonesia Bukanlah Demokrasi Blok-blokan Kekuasaan, tapi...

Megawati: Demokrasi Indonesia Bukanlah Demokrasi Blok-blokan Kekuasaan, tapi...

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 20:28 WIB

Curhat Pernah Bolak-balik Diperiksa Polisi, Megawati: Itulah Konsekuensi Sebagai Orang Politik

Curhat Pernah Bolak-balik Diperiksa Polisi, Megawati: Itulah Konsekuensi Sebagai Orang Politik

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 20:13 WIB

Megawati Tegur Keras Bambang Pacul cs: Awas Jangan Mempemalukan Saya

Megawati Tegur Keras Bambang Pacul cs: Awas Jangan Mempemalukan Saya

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 20:02 WIB

Terkini

Misteri Buku Catatan Sony Sonjaya, Tersangka Korupsi MBG yang Bungkam Saat Tiba di Kejagung

Misteri Buku Catatan Sony Sonjaya, Tersangka Korupsi MBG yang Bungkam Saat Tiba di Kejagung

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:37 WIB

Presiden Prabowo Diminta Copot Budiman Sudjatmiko

Presiden Prabowo Diminta Copot Budiman Sudjatmiko

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:35 WIB

Kata-kata China soal Perdamaian AS - Iran: Kini Fokus ke Masalah Selat Hormuz

Kata-kata China soal Perdamaian AS - Iran: Kini Fokus ke Masalah Selat Hormuz

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:21 WIB

Lokasi Donald Trump Teken Perdamaian Perang Iran Ternyata Saksi Bisu Kegagalan AS di Masa Lalu

Lokasi Donald Trump Teken Perdamaian Perang Iran Ternyata Saksi Bisu Kegagalan AS di Masa Lalu

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:09 WIB

Polisi Amankan 69 Orang di Eks Hotel Sultan, Sebut Massa yang Dimobilisasi

Polisi Amankan 69 Orang di Eks Hotel Sultan, Sebut Massa yang Dimobilisasi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:05 WIB

Negara Tegaskan Hak atas Lahan Eks Hotel Sultan: Kami Punya Akta yang Asli

Negara Tegaskan Hak atas Lahan Eks Hotel Sultan: Kami Punya Akta yang Asli

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:47 WIB

HW Group Menang Gugatan Hak Cipta, Tuntutan Rp 4,9 Miliar Ari Bias Ditolak Pengadilan

HW Group Menang Gugatan Hak Cipta, Tuntutan Rp 4,9 Miliar Ari Bias Ditolak Pengadilan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:31 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Isian Rumah hingga Jaminan Hidup bagi Korban Bencana di Sumatra

Kemensos Salurkan Bantuan Isian Rumah hingga Jaminan Hidup bagi Korban Bencana di Sumatra

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:22 WIB

Aparat Jebol Pertahanan Massa Hotel Sultan, Provokator Diamankan dan Tamu Dievakuasi

Aparat Jebol Pertahanan Massa Hotel Sultan, Provokator Diamankan dan Tamu Dievakuasi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:12 WIB

Iran Keluarkan Ancaman Kalau Donald Trump Bohong dengan Perjanjian Damai

Iran Keluarkan Ancaman Kalau Donald Trump Bohong dengan Perjanjian Damai

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:06 WIB