Bantah Kirim Senjata ke Gaza, Kanada Tegaskan Larangan Ekspor Senjata ke Israel

Bella

Minggu, 03 Agustus 2025 | 16:05 WIB
Bantah Kirim Senjata ke Gaza, Kanada Tegaskan Larangan Ekspor Senjata ke Israel
Gaza, Palestina (x.com)

Suara.com - Pemerintah Kanada menegaskan kembali bahwa sejak Januari 2024, tidak ada izin ekspor baru untuk barang-barang militer yang dapat digunakan dalam konflik di Gaza, menyusul laporan kontroversial yang menyebut senjata buatan Kanada masih mengalir ke Israel.

"Kanada telah menetapkan garis tegas, dan akan terus mempertahankannya: sejak Januari 2024, kami tidak menyetujui satu pun izin baru untuk barang-barang terkendali yang dapat digunakan di Gaza," kata Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand dalam pernyataan resminya pada Sabtu (3/8).

Anand juga menyatakan bahwa semua izin ekspor yang sebelumnya telah dikeluarkan kini dibekukan.

“Kami juga telah membekukan seluruh izin yang sudah ada pada 2024, yang sebelumnya memungkinkan komponen militer digunakan di Gaza. Izin-izin itu masih ditangguhkan hingga hari ini,” tegasnya.

Tentara Israel pada Sabtu (28/6/202), mengeluarkan perintah pengusiran terhadap warga Palestina. (ist)
Tentara Israel pada Sabtu (28/6/202), mengeluarkan perintah pengusiran terhadap warga Palestina. (ist)

Penegasan ini datang setelah laporan tertanggal 29 Juli dari gabungan empat LSM — World Beyond War, Palestinian Youth Movement, Canadians for Justice and Peace in the Middle East, dan Independent Jewish Voices — mengungkap dugaan ekspor amunisi dan suku cadang militer dari Kanada ke Israel, berdasarkan data Otoritas Pajak Israel.

Menanggapi laporan tersebut, Anand menyebutnya menyesatkan dan tidak mencerminkan fakta secara akurat.

Ia menjelaskan bahwa barang-barang yang dalam laporan disebut sebagai “peluru” sebenarnya adalah proyektil bergaya paintball.

“Perlengkapan yang menyertainya justru dirancang untuk membuat senjata api tidak dapat digunakan dengan amunisi biasa,” ungkapnya.

“Barang-barang ini tidak bisa digunakan dalam pertempuran. Dan jika pun bisa, tetap akan membutuhkan izin yang tidak akan diberikan,” jelas Anand lebih lanjut.

Ia juga membantah klaim bahwa Kanada mengirim mortir ke Israel. “Tidak ada mortir yang dikirimkan dari produsen Kanada ke Israel, baik secara langsung maupun tidak langsung sejak sebelum izin ekspor ditangguhkan,” ujarnya.

baca juga

Anand menegaskan bahwa ekspor barang militer dari Kanada diatur secara ketat dan hanya bisa dilakukan dengan izin resmi.

"Hukum Kanada secara tegas melarang perusahaan mana pun mengekspor barang-barang terkendali tanpa izin resmi," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah akan menindak siapa pun yang melanggar aturan tersebut. "Kami tidak akan membiarkan senjata buatan Kanada berkontribusi terhadap konflik ini dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Pernyataan keras dari pemerintah Kanada ini tampaknya sebagai upaya meredam tekanan dari publik dan komunitas internasional yang mengkritik dugaan keterlibatan Kanada dalam konflik bersenjata di Gaza.
Namun, para aktivis tetap mendesak transparansi lebih lanjut. Dalam konferensi pers di Ottawa pada Selasa lalu, Yara Shoufani dari Palestinian Youth Movement menyatakan, "Temuan ini menunjukkan adanya dukungan material berkelanjutan dari Kanada terhadap Israel, meskipun pemerintah membantah hal itu."

Kelompok aktivis juga mengklaim telah memperoleh dokumen pengiriman komersial yang membuktikan adanya transfer peralatan militer dari perusahaan-perusahaan Kanada ke Israel, sebuah tudingan yang kini menjadi sorotan tajam publik dan media internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Akan Evakuasi dan Rawat 300 Anak-anak Gaza yang Sakit Parah

Inggris Akan Evakuasi dan Rawat 300 Anak-anak Gaza yang Sakit Parah

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 10:02 WIB

Trump Tebar Ancaman Tarif Impor, India Jadi Incaran Karena Dekat dengan 'BRICS'

Trump Tebar Ancaman Tarif Impor, India Jadi Incaran Karena Dekat dengan 'BRICS'

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 10:43 WIB

CEK FAKTA: Israel Dibom Iran hingga Wilayahnya Hangus 50 Persen

CEK FAKTA: Israel Dibom Iran hingga Wilayahnya Hangus 50 Persen

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 20:51 WIB

Pedro Pascal hingga Ariana Grande Galang Bantuan untuk Kelaparan di Gaza

Pedro Pascal hingga Ariana Grande Galang Bantuan untuk Kelaparan di Gaza

Your Say | Rabu, 30 Juli 2025 | 13:42 WIB

Operasi Rahasia Mossad Digagalkan Intelijen Iran

Operasi Rahasia Mossad Digagalkan Intelijen Iran

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 22:50 WIB

CEK FAKTA: TNI Tantang Israel Perang Besar

CEK FAKTA: TNI Tantang Israel Perang Besar

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 15:17 WIB

Peringatan Keras Paus Leo XIV Terkait Krisis Kemanusiaan di Jalur Gaza

Peringatan Keras Paus Leo XIV Terkait Krisis Kemanusiaan di Jalur Gaza

News | Senin, 28 Juli 2025 | 17:10 WIB

UNRWA Sebut Mekanisme Bantuan di Gaza Sebagai Alat Politik dan Penyebab Kelaparan Massal Disengaja

UNRWA Sebut Mekanisme Bantuan di Gaza Sebagai Alat Politik dan Penyebab Kelaparan Massal Disengaja

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 19:08 WIB

Pemandangan Mengerikan di Gaza, Inggris : Ini Bencana Kemanusiaan, Harus Berakhir!

Pemandangan Mengerikan di Gaza, Inggris : Ini Bencana Kemanusiaan, Harus Berakhir!

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:29 WIB

Penganguran, Pemain Keturunan Indonesia Ini Disebut Cocok Main di Israel

Penganguran, Pemain Keturunan Indonesia Ini Disebut Cocok Main di Israel

Bola | Sabtu, 26 Juli 2025 | 11:55 WIB

Terkini

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:43 WIB

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 20:39 WIB

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 20:37 WIB

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

News | Senin, 28 September 2026 | 20:32 WIB

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 20:26 WIB

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

News | Senin, 28 September 2026 | 20:20 WIB

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:10 WIB

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Riau | Senin, 28 September 2026 | 20:07 WIB

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 20:05 WIB

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:58 WIB

×