Beda Sikap Soal Bendera One Piece: Ketua MPR Bilang Kreatif, Istana: Merah Putih Bukan Pilihan!

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 04 Agustus 2025 | 12:18 WIB
Beda Sikap Soal Bendera One Piece: Ketua MPR Bilang Kreatif, Istana: Merah Putih Bukan Pilihan!
Kepala PCO Hasan Nasbi. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, mengambil sikap yang sangat tegas. Menurutnya, urusan bendera negara bukanlah hal yang bisa dijadikan pilihan atau bahan kreativitas.

"Begini. Mau suka atau tidak suka sama pemerintah itu hak, keduanya pilihan yang sah di republik ini. Tapi bendera Merah Putih bukan pilihan, dia keniscayaan," kata Hasan di Tangerang Selatan, Senin (4/8/2025).

Ia menandaskan bahwa tidak ada bendera lain yang boleh menggantikan Merah Putih dalam konteks perayaan kemerdekaan.

"Bendera Merah Putih tidak boleh diganti dengan yang lain," ujarnya.

Meski begitu, Hasan mengaku secara pribadi belum pernah melihat pengibaran bendera One Piece tersebut di jalanan.

"Saya belum pernah lihat. Sepanjang jalan saya tiap hari jalan gak pernah lihat," katanya.

Ketua MPR: Itu Ekspresi Kreativitas

Berbeda dengan Istana, Ketua MPR RI Ahmad Muzani justru melihat fenomena ini dari sudut pandang yang lebih luwes. Ia meyakini, di balik aksi tersebut, semangat nasionalisme para pengibarnya tidak luntur.

"Itu ekspresi kreativitas, ekspresi inovasi, dan pasti hatinya adalah merah putih, semangatnya merah putih," kata Muzani kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Minggu (3/8/2025).

Politisi Partai Gerindra ini enggan mempersoalkan lebih jauh dan percaya bahwa masyarakat tetap bersyukur atas kemerdekaan Indonesia. Namun, ia tetap berpesan agar masyarakat tetap mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai simbol utama.

"Sebagai bentuk kesyukuran, kami berharap seluruh rakyat Indonesia merenungi apa yang sudah dilakukan oleh para pendiri bangsa dengan cara mengibarkan Bendera Merah Putih," pesan Muzani.

Sebelumnya, sejumlah video di media sosial menjadi viral karena menampilkan bendera Jolly Roger milik kelompok 'Bajak Laut Topi Jerami' dari serial anime One Piece. Bendera hitam bergambar tengkorak bertopi jerami itu dikibarkan berdampingan dengan Bendera Merah Putih di berbagai daerah, termasuk di Grobogan, Jawa Tengah.

Fenomena ini memicu perdebatan luas di kalangan warganet, antara yang menganggapnya sebagai lelucon kreatif dan yang mempertanyakan kepantasannya, hingga akhirnya menuai respons yang berbeda dari para pejabat tinggi negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melawan Arus, Baskara Putra dan Warganet Lantang Suarakan Protes Sweeping Bendera One Piece

Melawan Arus, Baskara Putra dan Warganet Lantang Suarakan Protes Sweeping Bendera One Piece

Entertainment | Senin, 04 Agustus 2025 | 12:03 WIB

Apa Itu Keroppi? Karakter Kodok Dinilai Mirip dengan Logo HUT RI Ke-80

Apa Itu Keroppi? Karakter Kodok Dinilai Mirip dengan Logo HUT RI Ke-80

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2025 | 11:56 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan Cuti Bersama 18 Agustus 2025: Ini Alasannya

Resmi! Pemerintah Tetapkan Cuti Bersama 18 Agustus 2025: Ini Alasannya

Video | Senin, 04 Agustus 2025 | 12:05 WIB

Terkini

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB