Aktivis May Day Diculik, Disundut Rokok: KontraS Desak Komnas HAM dan LPSK Tak Diam Saja

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 05 Agustus 2025 | 19:49 WIB
Aktivis May Day Diculik, Disundut Rokok: KontraS Desak Komnas HAM dan LPSK Tak Diam Saja
Divisi Hukum KontraS, Vebrina Monicha. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Aksi penculikan dan penyiksaan brutal yang menimpa salah satu korban kriminalisasi aksi May Day membuat Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) geram. Di saat para korban hidup dalam ketakutan, tiga lembaga negara yang seharusnya menjadi garda terdepan perlindungan—Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan LPSK—dinilai 'melempem' dan tak kunjung memberikan kepastian.

KontraS kini mendesak ketiga lembaga tersebut untuk segera bergerak dan tidak hanya diam, mengingat nyawa para korban benar-benar terancam.

"Jadi sudah mendesak agar ketiga lembaga ini untuk segera memberikan perlindungan kepada para korban kriminalisasi," kata Divisi Hukum KontraS, Vebrina Monicha di Kantor YLBHI, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Kekhawatiran KontraS bukan tanpa alasan. Salah satu dari 13 aktivis yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya setelah aksi May Day, telah menjadi korban penculikan dan penyiksaan keji pada 30 Juli lalu.

Peristiwa mengerikan itu terjadi saat subuh di dekat tempat tinggalnya di Kukusan, Depok. Korban yang sedang mengendarai motor tiba-tiba ditabrak oleh sebuah mobil. Belum sempat menyadari apa yang terjadi, ia langsung diseret dan dipaksa masuk ke dalam mobil tersebut.

Di dalam mobil, mimpi buruk dimulai. Korban diinterogasi sambil disiksa. Para pelaku menunjukkan sejumlah foto, dan ketika korban tidak bisa menjawab, sebatang rokok yang menyala langsung disundutkan ke pipinya. Tak hanya itu, ia juga mengalami berbagai tindak kekerasan hingga tubuhnya penuh luka lebam.

"Korban diinterogasi dan disiksa para pelaku kurang lebih 40 menit," ungkap Vebrina.

KontraS, yang tergabung dalam Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), sebenarnya sudah jauh-jauh hari mengajukan permohonan perlindungan resmi untuk ke-13 korban ke Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan LPSK. Permohonan itu diajukan sejak awal kasus kriminalisasi ini bergulir.

Namun, hingga kini, permohonan tersebut seolah tak digubris. Tak ada kepastian, tak ada langkah konkret, sementara ancaman di lapangan semakin nyata.

baca juga

"Perlindungan kepada para korban sangat penting bagi keselamatan mereka," tegas Vebrina.

Pihaknya meyakini, sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya atas tuduhan yang dinilai dipaksakan, para aktivis ini terus menerima berbagai bentuk kekerasan dan intimidasi. Puncaknya adalah insiden penculikan dan penyiksaan tersebut.

Kini, di tengah ancaman kekerasan yang nyata, bola panas ada di tangan Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan LPSK. Publik menanti apakah negara akan hadir untuk melindungi warganya yang menyuarakan pendapat, atau justru membiarkan mereka menjadi korban dalam sunyi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rentetan Teror Mencekam: Dari Peretasan, Intimidasi, hingga Penculikan Aktivis May Day

Rentetan Teror Mencekam: Dari Peretasan, Intimidasi, hingga Penculikan Aktivis May Day

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:53 WIB

Perjuangan Kacak Jalan Kaki Tanjung Balai-Jakarta Ingin Bertemu Presiden Demi Mencari Keadilan

Perjuangan Kacak Jalan Kaki Tanjung Balai-Jakarta Ingin Bertemu Presiden Demi Mencari Keadilan

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 08:01 WIB

Kriminalisasi Politik dan Hancurnya Supremasi Hukum di Era Jokowi

Kriminalisasi Politik dan Hancurnya Supremasi Hukum di Era Jokowi

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 18:18 WIB

Terkini

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

×