Rentetan Teror Mencekam: Dari Peretasan, Intimidasi, hingga Penculikan Aktivis May Day

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:53 WIB
Rentetan Teror Mencekam: Dari Peretasan, Intimidasi, hingga Penculikan Aktivis May Day
Salah satu korban kriminalisasi peringatan May Day sempat diculik orang tak dikenal. Hal itu diungkap Teguh Aprianto, yang juga korban kriminalisasi peringatan May Day. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Salah satu korban kriminalisasi peringatan May Day sempat diculik orang tak dikenal. Hal itu diungkap Teguh Aprianto, yang juga korban kriminalisasi peringatan May Day.

Untuk diketahui Teguh dan korban merupakan dua dari 13 orang tersangka peserta aksi May Day di depan Gedung DPR-MPR RI pada 1 Mei 2025 lalu. Mereka diduga menjadi korban kriminalisasi oleh Polda Metro Jaya.

Teguh mengungkap bahwa penculikan itu terjadi setelah mereka dan Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) membuat sejumlah laporan kepada Bareskrim Polri Bareskrim Polri pada 16 Juni 2025.

Laporan mereka buat atas berbagai tindakan pidana dan pelanggaran etik terhadap para korban kriminalisasi, seperti kekerasan fisik hingga kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

"Jadi ada 4 laporan pidana. 4 laporan pidana itu ada 1 kekerasan seksual, 3 itu pengeroyokan dan penganiayaan. Lalu ada 2 laporan lainnya ke Propam Polri dan Rowassidik," kata Teguh dalam konferensi pers di Kantor YLBHI, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Lalu pada 19 Juni, TAUD dan para korban mendapatkan informasi bahwa laporan mereka dilimpahkan Bareskrim Polri ke Polda Metro Jaya. Beberapa hari kemudian, dimulai pada tanggal 20 Juni mereka mendapatkan sejumlah tindakan intimidasi.

Mulai dari peretasan berupa pengambil alihan akun WhatsApp, spam call berkali-kali hingga diikuti oleh orang tak dikenal. Tak hanya itu salah satu tempat tinggal dari para korban juga dimasuki oleh orang tak dikenal kemudian diacak-acak.

"Jadi emang ada orang masuk kayak mencari sesuatu, habis itu ditinggalkan dalam bentuk berantakan," kata Teguh.

Puncaknya salah satu rekan mereka, korban kriminalisasi diculik di daerah tempat tinggalnya di kawasan Kukusan, Depok Jawa Barat pada 30 Juli lalu.

baca juga

Teguh menyebut peristiwa itu terjadi subuh menjelang pagi. Korban saat itu tiba-tiba ditabrak ketika mengendarai sepeda motor oleh sebuah mobil. Korban kemudian dimasukkan ke dalam mobil dan mengalami penyiksaan.

"Dalam mobil itu dia disiksa sambil introgasi. Jadi setiap pertanyaan yang diberikan itu ketika si pelaku tidak mendapatkan jawaban yang diharapkan, korban di pipinya disundut dengan rokok," ungkapnya.

Ilustrasi penculikan (Freepik/nomadsoul1)
Ilustrasi penculikan (Freepik/nomadsoul1)

Pertanyaan yang diajukan kepada korban merujuk kepada sejumlah foto yang ditunjukkan. Korban ditanya apakah dirinya mengenal sosok-sosok di dalam foto.

"Terus diminta mengidentifikasi dirinya, ketika ada di lokasi ini, dia ada atau enggak," kata dia.

Total korban diinterogasi sambil disiksa kurang lebih 40 menit. Janggalnya saat korban hendak mau dilepaskan terdengar salah satu pelaku sedang menelpon, dan terdengar kata "Dan" yang umumnya terdengar di lingkungan aparat penegak hukum dari bawahan ke atasan.

"Pelaku itu menerima sebuah telepon yang memperlihatkan bahwa itu mungkin dari atasan, ya, penggunaan kata-kata 'Dan' itu digunakan.

Jadi semacam yang kita selama ini sudah dengar yang sering digunakan oleh aparat penegak hukum itu digunakan," jelas Teguh.

Saat ini korban sudah diamankan oleh Tim TAUD. Mereka pun berharap permintaan perlindungan yang mereka ajukan kepada Komnas HAM, Komnas Perempuan dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) segera ditindaklanjuti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Bukti Video, Pelapor Kasus Jokowi Ultimatum Polisi Panggil Roy Suryo Minggu Depan

Ada Bukti Video, Pelapor Kasus Jokowi Ultimatum Polisi Panggil Roy Suryo Minggu Depan

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 21:14 WIB

Dulu Menuduh, Kini Dituduh: Giliran Roy Suryo Cs Diperkarakan

Dulu Menuduh, Kini Dituduh: Giliran Roy Suryo Cs Diperkarakan

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 15:45 WIB

'Jumat Keramat' untuk Roy Suryo Cs: Pelapor Desak Polda Metro Usut Tuntas Kasus Ijazah Jokowi

'Jumat Keramat' untuk Roy Suryo Cs: Pelapor Desak Polda Metro Usut Tuntas Kasus Ijazah Jokowi

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 14:37 WIB

Silfester dan Ade Diperiksa Polisi Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sebut Roy Suryo Sok Menjadi Intelijen

Silfester dan Ade Diperiksa Polisi Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sebut Roy Suryo Sok Menjadi Intelijen

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 13:39 WIB

Bocah di Medan Jadi Korban Penculikan, Pelaku Minta Tebusan Rp 50 Juta

Bocah di Medan Jadi Korban Penculikan, Pelaku Minta Tebusan Rp 50 Juta

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 13:42 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Noda Pelangi di Panci Stainless Steel?

Bagaimana Cara Menghilangkan Noda Pelangi di Panci Stainless Steel?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Sekitou Elegy, Drama Romcom Terbaru Kurosaki Kodai dan Narumi Yui

Sinopsis Sekitou Elegy, Drama Romcom Terbaru Kurosaki Kodai dan Narumi Yui

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:15 WIB

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:10 WIB

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Perempuan yang Ditendang Pria di Mal Senayan City Alami Trauma Psikis

Perempuan yang Ditendang Pria di Mal Senayan City Alami Trauma Psikis

News | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Tembus Rp12 Triliun, BRI Wujudkan Mimpi 83 Ribu Keluarga Punya Rumah Sendiri

Tembus Rp12 Triliun, BRI Wujudkan Mimpi 83 Ribu Keluarga Punya Rumah Sendiri

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:06 WIB

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:05 WIB

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Video | Senin, 21 September 2026 | 15:04 WIB

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:00 WIB

×