Bupati Pati Sudewo Akhirnya Minta Maaf Usai Tantang Warga: Saya Banyak Kekurangan

Yohanes Endra, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 07 Agustus 2025 | 14:04 WIB
Bupati Pati Sudewo Akhirnya Minta Maaf Usai Tantang Warga: Saya Banyak Kekurangan
Bupati Pati Sudewo (tengah) yang sedang ramai disorot karena menantang warganya yang memprotes kenaikan PBB sebesar 250 persen (Instagram)

Suara.com - Bupati Pati Sudewo akhirnya klarifikasi atas insiden pemindahan barang pada Selasa 5 Agustus 2025 dan pernyataannya yang dinilai seolah menantang masyarakat untuk demo.

"Saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas terjadinya kericuhan pada hari selasa kemarin," kata Sudewo, Bupati Pati dilansir dari unggahan Facebook Patinews, Kamis 7 Agustus 2025.

Sudewo, Bupati Pati dalam permintaan maafnya pun mengklarifikasi insiden yang oleh warga disebut sebagai perampasan logistik.

Bupati Pati ini berdalih bahwa tindakan tersebut tak bermaksud merampas, tetapi murni untuk menjaga ketertiban menjelang acara penting di kabupaten Pati

"Kami tidak bermaksud melakukan perampasan terhadap barang-barang tersebut, sama sekali tidak bermaksud melakukan perampasan," kata Sudewo, Bupati Pati.

"Hanya ingin memindahkan, supaya tidak menggaggu kirab boyongan hari jadi Pati dan tidak mengganggu acara-acara 17 agustus dan kami tidak melarang dan tidak menghalangi melakukan penggalangan dana," lanjutnya.

Selanjutnya, Sudewo secara khusus meminta maaf atas pernyataannya yang paling kontroversial dan dianggap sebagai tantangan terbuka kepada rakyatnya sendiri.

"Saya minta maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya. Mau 5 ribu massa silahkan, 50 ribu massa silahkan, saya tidak menantang rakyat. Sama sekali tidak ada maksud menantang rakyat. Mosok rakyatku tak tantang," kata Sudewo, Bupati Pati.

Ia mencoba meluruskan bahwa maksud dari ucapannya adalah untuk memastikan demonstrasi berjalan murni sebagai penyampaian aspirasi, tanpa ada intervensi dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan lain.

baca juga

"Saya hanya ingin menyampaikan supaya demo tersebut berjalan lancar dan murni tuntutan aspirasi, bukan karena ditumpangi pihak-pihak tertentu," kata Sudewo, Bupati Pati.

Di akhir pernyataannya, Sudewo menunjukkan sikap rendah hati dan mengakui kekurangannya sebagai pemimpin yang baru menjabat.

Pihaknya membuka diri terhadap segala bentuk masukan dan kritik untuk perbaikan Kabupaten Pati ke depan.

"Dalam kepempimpinan saya ini di awal pemerintahan ini, tentu saya masih banyak kekurangan dan masih banyak ilmu, saya harus banyak berguru. Maka saya akan mendengarkan masukan dari pihak mana pun untuk perbaikan dan pembenahan kabupaten Pati," kata Sudewo, Bupati Pati.

Bupati Pati Sudewo (IST)
Bupati Pati Sudewo (IST)

"Jadi, saya minta maaf di awal pemerintahan saya ini, saya banyak kekurangan dan kelemahan," sambungnya.

Permintaan maaf Bupati Pati ini berawal dari konflik antara pemerintah kabupaten dan warganya ini berawal dari rencana kebijakan menaikkan PBB secara drastis pada tahun 2025.

Kebijakan ini dinilai tidak tepat waktu oleh masyarakat yang merasa kondisi ekonomi sedang lesu.

Kekecewaan ini kemudian melahirkan gerakan perlawanan dari "Aliansi Masyarakat Pati Bersatu" yang berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada 13 Agustus mendatang.

Sebagai bentuk persiapan, sejak 1 Agustus, warga mulai menggalang donasi berupa logistik seperti air mineral, mie instan, bahkan telur dan tomat busuk yang dipajang di sepanjang jalan depan pendopo kabupaten.

Namun, situasi memuncak pada Selasa, 5 Agustus 2025, ketika Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban dan menyita barang-barang donasi tersebut.

Aksi Satpol PP ini, alih-alih meredam, justru menyulut amarah warga yang lebih besar dan membulatkan tekad mereka untuk melawan.

Puncaknya, pernyataan Bupati Sudewo yang tersebar luas di media sosial semakin membakar emosi publik. Dalam sebuah kesempatan, ia terdengar menantang warganya untuk mengerahkan massa dalam jumlah besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Naik 250 Persen, Bupati Pati Tak Goyah: Keputusan Saya Sudah Bulat

PBB Naik 250 Persen, Bupati Pati Tak Goyah: Keputusan Saya Sudah Bulat

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 11:19 WIB

Klarifikasi Bupati Pati Usai Geger Tak Takut Didemo 50.000 Massa: Mosok Rakyat Saya Tantang

Klarifikasi Bupati Pati Usai Geger Tak Takut Didemo 50.000 Massa: Mosok Rakyat Saya Tantang

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 11:13 WIB

Ironi di Pati: Janji Manis 'Ringankan Beban' Bupati Sudewo Berubah Jadi Realita Pahit PBB 250 Persen

Ironi di Pati: Janji Manis 'Ringankan Beban' Bupati Sudewo Berubah Jadi Realita Pahit PBB 250 Persen

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 10:00 WIB

PBB Pati Naik 250 Persen: Bupati Sudewo Tantang Demonstran, Tito Karnavian Turun Tangan

PBB Pati Naik 250 Persen: Bupati Sudewo Tantang Demonstran, Tito Karnavian Turun Tangan

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 22:30 WIB

Kekayaan Plt Sekda Pati Riyoso yang Cekcok dengan Pendemo Capai Rp4,5 M, Ternyata Rangkap Jabatan

Kekayaan Plt Sekda Pati Riyoso yang Cekcok dengan Pendemo Capai Rp4,5 M, Ternyata Rangkap Jabatan

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 21:28 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×