Kisah Pria Aceh Korban Selamat Tsunami, Pindah-Pindah Panti Asuhan sampai Dewasa

Yazir F, Ismail

Kamis, 07 Agustus 2025 | 21:18 WIB
Kisah Pria Aceh Korban Selamat Tsunami, Pindah-Pindah Panti Asuhan sampai Dewasa
Korban Tsunami Aceh ungkap rasa traumanya atas musibah tersebut (Instagram)

Suara.com - Tragedi tsunami Aceh 2004 masih menjadi mimpi buruk bagi mereka yang mengalami meski dua dekade berlalu. 

Baru-baru ini, sebuah pengakuan digital yang mengiris hati dari seorang pria asal Aceh kembali membuka luka lama bangsa. Hal ini mengingatkan pada tragedi dahsyat yang merenggut ratusan ribu nyawa.

Melalui akun media sosialnya, ia membagikan sebuah kisah yang membuktikan bahwa beberapa luka tak akan pernah bisa disembuhkan oleh waktu.

Semua berawal dari sebuah pertanyaan sederhana yang ia lemparkan ke jagat maya, dengan latar belakang wajah yang menyiratkan duka mendalam.

"Setrauma apa sama tsunami Aceh 2004?" tulisnya.

Dalam pengakuannya, ia membawa kembali ke mimpi buruk itu. Usianya baru tujuh tahun ketika dinding air raksasa itu menyeret dan menelannya.

Ia dan bersama adiknya yang baru berusia lima tahun terperangkap, terhimpit puing-puing di dalam air yang keruh dan menyesakkan.

Di tengah kepanikan, satu-satunya pegangannya adalah tangan mungil sang adik.

"Meskipun keruh, aku bisa merasakan dari genggaman tangan adikku yang baru lima tahun itu sekarat karena kehabisan napas. Sedangkan aku tak bisa berbuat apa pun," kenangnya.

baca juga

Saat napasnya sendiri mulai habis dan harapan nyaris padam, sebuah keajaiban terjadi.

Momen ini menjadi titik balik yang menyelamatkan hidupnya sekaligus merenggut separuh jiwanya.

"Saat aku mulai sekarat, tiba-tiba entah siapa ada yang menarik rambutku dari atas sampai aku muncul ke permukaan dan kembali bisa bernapas," tuturnya.

Korban Tsunami Aceh ungkap rasa traumanya (Instagram)
Korban Tsunami Aceh ungkap rasa traumanya (Instagram)

Namun, tangan penyelamat misterius itu juga menjadi awal dari perpisahan abadi. Arus yang ganas dan tak kenal ampun langsung menyeretnya menjauh.

"Tapi arus yang kuat membawaku jauh dari tempat adikku tenggelam. Mengombang-ambingkan aku ke tengah laut sampai esok aku ditemukan," jelasnya.

Ia menjadi salah satu korban selamat tsunami yang tercatat dalam sejarah. Namun, keberuntungan itu terasa seperti kutukan. Ia selamat, tapi sendirian.

"Aku masih hidup, tapi tidak dengan adik, ayah, dan emakku. Tsunami itu membawa mereka pergi meninggalkanku sebatang kara," tulisnya. 

Sejak hari itu, hidupnya adalah perjalanan sunyi dari satu panti asuhan ke panti asuhan lainnya. Cita-citanya terkubur bersama puing-puing rumahnya.

Kini, 21 tahun setelah tragedi itu, pria yang telah beranjak dewasa ini masih membawa luka yang sama.

Luka itu begitu dalam hingga ia tak sanggup lagi menjejakkan kaki di tanah kelahirannya.

"Meskipun sudah 21 tahun lamanya, aku tetap tidak berani ke Banda Aceh. Ada rasa tidak sanggup untuk mengenang peristiwa itu," tutupnya.

Kisah trauma tsunami ini dengan cepat menjadi viral, memicu lautan empati dari warganet.

Kolom komentar dibanjiri doa dan semangat, menjadi bukti bahwa duka seorang individu bisa menjadi pengingat kolektif.

Korban Tsunami Aceh ungkap rasa traumanya (Instagram)
Korban Tsunami Aceh ungkap rasa traumanya (Instagram)

"Semangat ya mas, mereka semua di surga nungguin nanti ketemu lagi," tulis seorang warganet, mencoba memberi kekuatan.

Kisahnya adalah monumen hidup dari sebuah tragedi, sebuah pengingat abadi tentang kekuatan alam dan kerapuhan manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRIN Ungkap Tsunami Raksasa Pernah Terjadi di Selatan Jawa, Apa Risiko yang Mesti Diwaspadai?

BRIN Ungkap Tsunami Raksasa Pernah Terjadi di Selatan Jawa, Apa Risiko yang Mesti Diwaspadai?

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 16:20 WIB

Kisah Tragis Duong Lo: Dipaksa Menikahi Pemerkosanya, Anak Tak Mirip Usai Dilahirkan

Kisah Tragis Duong Lo: Dipaksa Menikahi Pemerkosanya, Anak Tak Mirip Usai Dilahirkan

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 13:21 WIB

Mbah Arifin Setia Tunggu Kekasih di Pinggir Jalan Sejak 70an Hingga Meninggal, Kini Dijadikan Mural

Mbah Arifin Setia Tunggu Kekasih di Pinggir Jalan Sejak 70an Hingga Meninggal, Kini Dijadikan Mural

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2025 | 22:29 WIB

8 Rekomendasi Asuransi Gempa Bumi dan Tsunami di Indonesia

8 Rekomendasi Asuransi Gempa Bumi dan Tsunami di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 06:45 WIB

Penjelasan Kenapa Gempa Rusia Magnitudo 8,7 Tak Picu Tsunami Besar

Penjelasan Kenapa Gempa Rusia Magnitudo 8,7 Tak Picu Tsunami Besar

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 14:59 WIB

Waspada Tsunami Rusia, Daerah Indonesia Bagian Mana Saja yang Berdekatan dengan Samudera Pasifik?

Waspada Tsunami Rusia, Daerah Indonesia Bagian Mana Saja yang Berdekatan dengan Samudera Pasifik?

Lifestyle | Kamis, 31 Juli 2025 | 14:47 WIB

Terkini

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Health | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:21 WIB

5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten

5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan

Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:19 WIB

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×