Rocky Gerung Bongkar Strategi Megawati: PDIP Jadi Penyeimbang, Bukan Oposisi Pemerintahan

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:57 WIB
Rocky Gerung Bongkar Strategi Megawati: PDIP Jadi Penyeimbang, Bukan Oposisi Pemerintahan
Prabowo-Megawati ? (Ist)

“Posisi ibu Mega itu adalah yang paling bijak, bahwa dia memilih untuk penyeimbang tapi sekaligus ingin menunjukkan konsistensi dia bahwa itu adalah partai ideologis. Jadi tidak mungkin ideologi itu ditukar tambahkan,” urainya.

Hal inilah yang membuat Rocky berpikir bahwa PDIP adalah partai yang tegak lurus dengan prinsip-prinsipnya.

Rocky juga mengatakan bahwa PDIP merupakan partai yang besar karena keteguhannya selama ini.

“Itu yang membuat saya merasa bahwa ya PDIP memang tegak lurus dengan prinsip-prinsipnya. Dan partai itu justru besar karena keteguhan dia di dalam mengarungi badai politik dari jaman orde baru, memenangkan pemilu beberapa kali, hingga memimpin kabinet,” terangnya.

PDIP Dukung Kebijakan Pro Rakyat

Megawati menyebut bahwa PDIP akan tetap memberikan dukungan terhadap kebijakan – kebijakan yang pro dengan rakyat.

Sikap ini disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Fraksi PDIP, di Denpasar Bali akhir pekan lalu.

“Peran kita adalah memastikan Pembangunan nasional tetap berada di jalur konstitusi,” ujar Megawati.

Pihaknya juga menekankan bahwa keberpihakan PDIP tidak bergantung pada posisi politik, melainkan pada nilai – nilai moral dan politik yang diajarkan Bung Karno.

Menurut Megawati, partainya akan tetap bersuara apabila menemukan kebijakan yang menyimpang dari Pancasila, keadilan sosial, atau tidak sesuai dengan amanat penderitaan rakyat.

“Dukungan bukan berarti tanpa kritik. Kita akan bersikap tegas jika ada kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat,” lanjut Megawati.

Ketua Harian DPP Gerinda sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menanggapi hal ini. Menurutnya sejak sebelum pemberian Amnesti kepada Hasto Kristiyanto ataupun Kongres PDIP, Megawati sudah menyatakan dukungan terhadap program-program pemerintah yang dianggap baik.

Menurut Dasco, hubungan kedua partai dilandasi prinsip saling menghargao dan tidak transaksional.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, HNW: Konstitusi Tak Kenal Oposisi, Adanya Fungsi Pengawasan

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, HNW: Konstitusi Tak Kenal Oposisi, Adanya Fungsi Pengawasan

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:53 WIB

Maman Abdurahman: Pak Prabowo Bagian dari Jokowi!

Maman Abdurahman: Pak Prabowo Bagian dari Jokowi!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:38 WIB

Mahfud MD Sentil Aparat, Kaget Terpidana Silfester Matutina Belum Dieksekusi: Kok Bisa?

Mahfud MD Sentil Aparat, Kaget Terpidana Silfester Matutina Belum Dieksekusi: Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:35 WIB

Terkini

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:39 WIB

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:24 WIB

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:19 WIB

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:11 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:00 WIB

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:55 WIB

Viral  Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:44 WIB

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB