Surya Paloh Bongkar Dosa Partai Politik: KPK Lahir dari Hak Istimewa, Tapi...?

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:02 WIB
Surya Paloh Bongkar Dosa Partai Politik: KPK Lahir dari Hak Istimewa, Tapi...?
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. [Dok. Media NasDem]

Suara.com - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, memberikan pengingat tajam tentang peran dan tanggung jawab partai politik di Indonesia. 

Dalam pidatonya di acara pembukaan Rakernas I Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan, ia menyinggung bahwa lembaga seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lahir dari hak istimewa yang dimiliki partai politik. 

Paloh menegaskan bahwa partai politik di dalam sistem ketatanegaraan Indonesia memiliki sejumlah hak-hak istimewa (privilege) yang tidak dipunyai oleh institusi lain. 

"Partai politik yang kita pahami di dalam sistem dan negara konstitusi memiliki beberapa banyak hak privilege," kata Paloh. 

Ia kemudian merinci hak-hak tersebut, mulai dari kewenangan untuk mengusung calon presiden, gubernur, bupati, wali kota, hingga membuat dan mengubah undang-undang. 

"Mulai kita memilih presiden, gubernur, bupati, wali kota, membuat undang-undang, mengubah undang-undang, termasuk melahirkan KPK, itu dari hak-hak privilege partai politik di negeri ini," ujarnya. 

Namun, Paloh dengan keras mengingatkan para kadernya bahwa hak-hak istimewa tersebut tidak boleh hanya dinikmati. 

Menurutnya, adalah sebuah kesalahan berpikir jika partai politik hanya fokus pada hak tanpa menyadari kewajiban besar yang menyertai. 

"Apakah dengan hak-hak privilege yang kita miliki demikian itu, kita merasa kita hanya berhak untuk menikmati hak privilege itu? Rakyat pasti menyatakan itu tidak benar. Itu salah konteksual cara berpikir," seru Paloh. 

Ia menekankan bahwa secara otomatis, pada setiap hak yang melekat pada partai politik, ada kewajiban yang harus ditunaikan. 

Salah satu kewajiban utamanya adalah memberikan pendidikan politik yang berkelanjutan untuk membangun kesadaran publik. 

Menurut Paloh, kewajiban lainnya yang tak kalah penting adalah kemampuan partai politik untuk memberikan kontribusi berarti dan menjadi suri teladan di tengah masyarakat. 

"Bahwasanya institusi partai politik ini mampu memberikan kontribusi yang lebih berarti. Bahwasanya dia hadir untuk turut memberikan suri keteladanan di tengah-tengah interaksi sosial kehidupan masyarakat kita," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surya Paloh Murka! Protes Cara KPK Tangkap Bupati Kolaka Timur

Surya Paloh Murka! Protes Cara KPK Tangkap Bupati Kolaka Timur

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:52 WIB

Surya Paloh: Dukungan NasDem untuk Prabowo Bukan Sekadar Lip Service!

Surya Paloh: Dukungan NasDem untuk Prabowo Bukan Sekadar Lip Service!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:44 WIB

OTT KPK Sasar 3 Daerah! Bupati Kolaka Timur Ikut Diciduk, Duit Rp200 Juta Diamankan

OTT KPK Sasar 3 Daerah! Bupati Kolaka Timur Ikut Diciduk, Duit Rp200 Juta Diamankan

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 12:00 WIB

Terkini

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:38 WIB

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:37 WIB

Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27

Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:34 WIB

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:33 WIB

Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:29 WIB

4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'

4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:23 WIB

Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam

Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:23 WIB

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:11 WIB

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:58 WIB

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:48 WIB