Adidas Dituduh Jiplak Sandal Ikonik Huaraches Meksiko: Ini 5 Alasannya

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:01 WIB
Adidas Dituduh Jiplak Sandal Ikonik Huaraches Meksiko: Ini 5 Alasannya
Sandal Desainer Willy Oaxaca yang merilis seri terbaru Adidas [Kolase]

Suara.com - Sebuah merek raksasa seperti Adidas tidak pernah lepas dari sorotan, termasuk ketika menghadapi kontroversi serius.

Salah satu kasus yang paling banyak dibicarakan adalah tuduhan bahwa Adidas telah melakukan apropriasi budaya dengan menjiplak desain sandal Huarache, sebuah alas kaki tradisional yang sarat dengan sejarah dari Meksiko.

Sandal “Chavarria Oaxaca” ini bahkan mendapat tanggapan pemerintah setempat yang mengancam akan menempuh jalur hukum. 

Berikut adalah 5 alasan utama mengapa Adidas dituduh menjiplak sandal ikonik Meksiko.

1. Kemiripan Visual yang Tidak Terbantahkan

Alasan paling mendasar dari tuduhan ini adalah kemiripan visual yang mencolok. Adidas merilis varian dari sandal slide populer mereka, Adilette, yang menampilkan pola anyaman kulit (interwoven leather) pada bagian strap-nya. Pola ini bukanlah pola generik; ia hampir identik dengan teknik anyaman tangan yang menjadi ciri khas utama dari sandal Huarache tradisional Meksiko. Siapapun yang akrab dengan Huarache akan langsung mengenali pola tersebut pada produk Adidas.

2. Bukan Sekadar Desain, Tetapi Warisan Budaya

Sandal Huarache bukan sekadar produk fashion. Bagi masyarakat Meksiko, khususnya komunitas adat seperti Mixtec di Oaxaca, Huarache adalah simbol warisan budaya dan kerajinan tangan yang diturunkan dari generasi ke generasi. Teknik anyamannya memiliki nilai sejarah dan identitas yang mendalam. Dengan mengambil desain ini, Adidas dituduh tidak hanya meniru sebuah pola, tetapi juga mengambil elemen penting dari identitas budaya sebuah komunitas tanpa izin.

3. Adanya Protes Resmi dari Pemerintah Meksiko

Tuduhan ini menjadi sangat serius karena bukan hanya datang dari kritik di media sosial. Pada tahun 2021, Kementerian Kebudayaan Meksiko secara resmi mengirim surat kepada Adidas. Dalam surat tersebut, pemerintah Meksiko menuduh Adidas melakukan apropriasi budaya dan menegaskan bahwa desain anyaman tersebut adalah milik kolektif komunitas Mixtec. Langkah resmi ini menunjukkan betapa pentingnya isu ini bagi negara Meksiko.

4. Mengambil Keuntungan Tanpa Memberi Pengakuan (Apropriasi Budaya)

Inilah inti dari masalahnya. Adidas dituduh mengambil desain yang berakar kuat dalam budaya Meksiko, memproduksinya secara massal, dan menjualnya untuk keuntungan komersial di pasar global. Semua ini dilakukan tanpa memberikan pengakuan (kredit), kolaborasi, atau kompensasi finansial kepada komunitas pengrajin yang telah melestarikan teknik ini selama berabad-abad. Inilah definisi klasik dari apropriasi budaya: elemen budaya kelompok minoritas diambil oleh budaya dominan untuk tujuan komersial.

5. Tindakan Adidas Menarik Produk dari Pasar

Sebagai respons atas protes keras dan surat resmi dari pemerintah Meksiko, Adidas mengambil langkah signifikan: mereka menarik Adilette dengan desain kontroversial tersebut dari situs dan toko mereka di Meksiko. Meskipun Adidas tidak mengeluarkan permintaan maaf resmi secara global, tindakan menarik produk ini secara luas dilihat sebagai pengakuan diam-diam atas validitas tuduhan tersebut. Langkah ini memperkuat argumen bahwa perusahaan menyadari adanya masalah etis dengan produk tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adidas SL72 Disebut Juga Adidas Kalimantan, Mengapa?

Adidas SL72 Disebut Juga Adidas Kalimantan, Mengapa?

Lifestyle | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:16 WIB

Adidas SL72 Disebut Bisa Gantikan Samba? Ternyata Warisan Sejarah Tahun 1972

Adidas SL72 Disebut Bisa Gantikan Samba? Ternyata Warisan Sejarah Tahun 1972

Lifestyle | Selasa, 12 Agustus 2025 | 14:37 WIB

Samba Fatigue? Ini 5 Alasan Adidas SL72 Jadi Sepatu Wajib Punya

Samba Fatigue? Ini 5 Alasan Adidas SL72 Jadi Sepatu Wajib Punya

Lifestyle | Selasa, 12 Agustus 2025 | 09:37 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB