Raja Cat Nippon Paint Wafat, Wariskan Rp 221 Triliun: 5 Fakta Hidupnya yang Luar Biasa

Tasmalinda | Suara.com

Selasa, 12 Agustus 2025 | 23:23 WIB
Raja Cat Nippon Paint Wafat, Wariskan Rp 221 Triliun: 5 Fakta Hidupnya yang Luar Biasa
Goh Cheng Liang

Suara.com - Dunia bisnis Asia berduka. Goh Cheng Liang, sosok di balik kemegahan Nippon Paint dan pendiri Wuthelam Group, telah meninggal dunia pada usia 98 tahun, Selasa (12/8).

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga, menandai berakhirnya era seorang taipan yang membangun kerajaan bisnisnya benar-benar dari nol.

Dengan total kekayaan bersih yang ditaksir mencapai US$ 13 miliar atau setara dengan Rp 221,78 triliun menurut The Straits Times, Goh bukan hanya meninggalkan warisan finansial yang fantastis.

Ia meninggalkan sebuah cetak biru tentang bagaimana visi, kegigihan, dan kejelian bisa mengubah nasib seseorang secara dramatis.

Di balik tembok kokoh kerajaan bisnisnya, inilah 5 fakta luar biasa dari perjalanan hidup sang "Raja Cat Asia".

1. Memulai Hidup dari Kemiskinan, Pernah Jadi Penjual Jaring Ikan

Kisah Goh Cheng Liang adalah definisi sempurna dari "rags to riches".

Lahir di Singapura dalam kemiskinan, ia terpaksa putus sekolah di usia muda untuk membantu menopang ekonomi keluarga.

Pekerjaan pertamanya jauh dari gemerlap ruang direksi, yakni ia bekerja di sebuah toko perangkat keras dan kemudian mencoba peruntungannya dengan menjual jaring ikan dan thinner cat bekas. Siapa sangka, dari thinner bekas inilah cikal bakal kerajaan catnya dimulai.

2. Kejelian Membeli Sisa Cat Murah dari Tentara Inggris

Titik baliknya terjadi pasca-Perang Dunia II. Goh melihat sebuah peluang emas yang dilewatkan banyak orang, ia membeli stok cat berkualitas rendah yang sudah kedaluwarsa dan dilelang murah oleh tentara Inggris.

Dengan insting kimianya yang tajam, ia mulai bereksperimen, mencampur pelarut dan bahan kimia lain untuk memperbaiki kualitas cat tersebut. Hasilnya? Cat daur ulang yang berkualitas dan bisa dijual.

3. Mendirikan Pabrik Cat Pertama dan Lahirnya Merek 'Pigeon'

Berbekal kesuksesan awalnya, Goh Cheng Liang tidak puas hanya menjadi pedagang.

Pada tahun 1949, ia memberanikan diri mendirikan pabrik cat pertamanya di Singapura. Dari pabrik sederhana inilah lahir merek cat pertamanya yang ia beri nama "Pigeon Brand".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Goh Cheng Liang, Pemilik Nippon Paint Holdings Meninggal Dunia Hari Ini

Profil Goh Cheng Liang, Pemilik Nippon Paint Holdings Meninggal Dunia Hari Ini

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 19:51 WIB

Raja Cat Pemilik Nippon Paint Meninggal Dunia

Raja Cat Pemilik Nippon Paint Meninggal Dunia

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:03 WIB

Nippon Paint Fasilitasi Program Mudik Bareng Pekerja Bangunan, Pulang dengan Nyaman ke Kampung Halaman

Nippon Paint Fasilitasi Program Mudik Bareng Pekerja Bangunan, Pulang dengan Nyaman ke Kampung Halaman

News | Senin, 17 April 2023 | 15:26 WIB

Menjelajah Kota Sinchan di Diorama Welcome to Kasukabe City

Menjelajah Kota Sinchan di Diorama Welcome to Kasukabe City

Press Release | Selasa, 03 Januari 2023 | 01:20 WIB

Nippon Paint Donasikan Cat Ribuan Liter untuk Nelayan Tradisional

Nippon Paint Donasikan Cat Ribuan Liter untuk Nelayan Tradisional

News | Sabtu, 26 November 2022 | 22:53 WIB

Nippon Paint Perkenalkan Selleys RP7, Cairan Pelumas Pelindung Komponen Kendaraan

Nippon Paint Perkenalkan Selleys RP7, Cairan Pelumas Pelindung Komponen Kendaraan

Otomotif | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 19:55 WIB

Ajang Asia Young Designer Awards Jadi Jembatan Talenta Muda Sebagai Penggerak di Masyarakat

Ajang Asia Young Designer Awards Jadi Jembatan Talenta Muda Sebagai Penggerak di Masyarakat

Press Release | Kamis, 23 Juni 2022 | 22:34 WIB

Terkini

Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!

Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:45 WIB

Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?

Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:30 WIB

99,9 Persen Tiket Ekonomi PSO Kereta Api Ludes Saat Long Weekend, Eksekutif Masih Banyak Kosong

99,9 Persen Tiket Ekonomi PSO Kereta Api Ludes Saat Long Weekend, Eksekutif Masih Banyak Kosong

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Selatan Mulai Jumat Malam, Ini Pengalihannya

Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Selatan Mulai Jumat Malam, Ini Pengalihannya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:05 WIB

Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka

Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:25 WIB

Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik

Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:17 WIB

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB