4 Fakta Tragis Gugurnya 2 Brimob di Tangan OPM Pimpinan Aibon Kogoya

Wakos Reza Gautama

Rabu, 13 Agustus 2025 | 22:44 WIB
4 Fakta Tragis Gugurnya 2 Brimob di Tangan OPM Pimpinan Aibon Kogoya
TKP penembakan dua Brimob di Nabire, Papua. [ANTARA]

Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti tanah Papua. Dua prajurit terbaik dari Korps Brigade Mobil (Brimob) harus meregang nyawa secara tragis setelah diserang Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di pedalaman Nabire, Papua Tengah.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (13/8/2025) ini bukan hanya menambah daftar panjang korban aparat keamanan, tetapi juga menjadi pengingat kelam tentang ancaman nyata yang mengintai di balik proyek pembangunan strategis nasional.

Serangan ini terjadi saat fajar pengabdian tengah ditegakkan, di mana para personel Brimob bertugas memastikan keamanan para pekerja yang sedang membangun urat nadi konektivitas bagi masyarakat Papua.

Namun, kegiatan itu dibalas dengan kebrutalan. Di balik duka yang mendalam, terungkap sejumlah fakta tragis yang menggambarkan betapa licik dan brutalnya serangan tersebut.

1. Gugur Saat Mengawal Proyek Jalan Trans Papua

Kedua personel yang gugur, Brigpol Arif Maulana dan Bripda Nelson C. Runaki, bukanlah korban dari kontak senjata di medan perang.

Mereka tewas saat menjalankan tugas mengamankan pelaksanaan pembangunan jalan Trans Papua ruas Nabire-Paniai.

"Kedua personel Brimob itu gugur dianiaya dan ditembak KKB saat melaksanakan pengamanan pembangunan jalan di Kilometer 126," kata Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu.

Kehadiran mereka di lokasi adalah untuk menjamin keselamatan para pekerja sipil dari PT. AMP Nabire yang sedang berjuang membuka isolasi daerah. Ironisnya, pengabdian untuk kemajuan infrastruktur inilah yang harus mereka bayar dengan nyawa.

baca juga

2. Serangan Mendadak dan Brutal: Dianiaya Lalu Ditembak

Menurut keterangan saksi, serangan TPNPB berlangsung cepat dan sangat brutal. Mereka tidak langsung melepaskan tembakan, melainkan menggunakan taktik yang licik dan sadis.

"Dari laporan yang diterima, para pelaku awalnya menyerang Brigpol Arif Maulana dengan menggunakan senjata tajam, kemudian menembak Bripda Neles C. Runaki hingga menyebabkan kedua korban gugur," jelas AKBP Samuel.

Pola serangan ini menunjukkan niat untuk melumpuhkan target dari jarak dekat dengan cara menganiaya, sebelum akhirnya menghabisi nyawa korban kedua dengan tembakan, menciptakan teror maksimal di lokasi kejadian.

3. Dua Pucuk Senapan Serbu AK-47 Berhasil Dirampas

Tujuan TPNPB dalam serangan ini tampaknya tidak hanya untuk membunuh, tetapi juga untuk menambah kekuatan arsenal mereka. Setelah menewaskan kedua anggota Brimob dari Batalyon C Nabire tersebut, TPNPB langsung membawa kabur persenjataan milik korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Kondisi Rumah Warga, Mendagri & Menteri PKP Kawal Pembangunan di Papua Pegunungan

Cek Kondisi Rumah Warga, Mendagri & Menteri PKP Kawal Pembangunan di Papua Pegunungan

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:08 WIB

Mendagri Tegaskan Dukungannya Terhadap Program Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

Mendagri Tegaskan Dukungannya Terhadap Program Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:28 WIB

Hadiri Acara Bakar Batu, Mendagri dan Menteri PKP Jalin Dialog Bersama Masyarakat Papua Pegunungan

Hadiri Acara Bakar Batu, Mendagri dan Menteri PKP Jalin Dialog Bersama Masyarakat Papua Pegunungan

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 21:21 WIB

Pilkada Papua Memanas, Muncul Dugaan Pj Gubernur-Kapolda Intervensi PSU, Ada Bukti Rekaman

Pilkada Papua Memanas, Muncul Dugaan Pj Gubernur-Kapolda Intervensi PSU, Ada Bukti Rekaman

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:46 WIB

Terkini

Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Digelar, Ini Cara UMKM Agar Bisa Ikut Serta

Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Digelar, Ini Cara UMKM Agar Bisa Ikut Serta

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Review Digger: Sindiran Pedas Krisis Iklim Lewat Akting Memukau Tom Cruise

Review Digger: Sindiran Pedas Krisis Iklim Lewat Akting Memukau Tom Cruise

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Chanathip Songkrasin Singgung Pemain Timnas Indonesia yang Main di Eropa

Chanathip Songkrasin Singgung Pemain Timnas Indonesia yang Main di Eropa

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

×