Mau Selesaikan Konflik? Pemda Pati Disarankan Jemput Bola Dengarkan Suara Rakyat

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:18 WIB
Mau Selesaikan Konflik? Pemda Pati Disarankan Jemput Bola Dengarkan Suara Rakyat
Bupati Pati Sudewo didesak mundur dari jabatannya. (X/Olikotor_)

Suara.com - Pemerintah daerah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, disarankan segera mengubah pendekatan komunikasi politik dengan rakyatnya pasca didemo besar-besaran oleh massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati.

Alih-alih bertahan dengan gaya kepemimpinan top-down, para elit daerah Pati disarankan melakukan “jemput bola” dengan menghampiri dan mendengarkan langsung aspirasi warganya.

Pendekatan ini bukan sekadar formalitas menerima masukan, tetapi mendengar secara aktif dan disertai empati.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menyampaikan pemerintah yang secara aktif berarti benar-benar memahami pesan dan kegelisahan masyarakat, lalu menggunakannya sebagai bahan merumuskan solusi yang tepat dan objektif.

"Mereka harus menjalankan prinsip-prinsip demokrasi, yaitu mendengarkan suara rakyat, karena bagaimanapun yang memiliki Pati itu adalah rakyat Pati itu sendiri," kata Jamiluddin kepada Suara.com dihubungi Kamis (14/8/2025).

"Karena itu semua elit daerah Pati itu semuanya haruslah mengarahkan perhatiannya pada aspirasi dengan filosofis, dengarkanlah," katanya menambahkan.

Ia menekankan, masyarakat Pati memiliki hak penuh atas daerahnya, sehingga wajar jika mereka ingin terlibat dan suaranya diakomodasi. Prinsip-prinsip demokrasi yang lahir dari reformasi menuntut keterbukaan dan respons cepat terhadap aspirasi publik.

"Jadi di sini mereka jemput bola, mendengarkan sungguh-sungguh apa sih yang mau diinginkan rakyat, sehingga mereka dari sana lah memformulasikannya untuk penyelesaian yang lebih jernih dan objektif secara politis," tuturnya.

Gelombang protes di Pati, lanjutnya, seharusnya menjadi momentum introspeksi bagi para pemimpin daerah di seluruh Indonesia.

baca juga

Jika kepala daerah terus mengabaikan aspirasi publik dan mempertahankan sikap arogan, potensi gejolak serupa di wilayah lain akan semakin besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kontroversi Bupati Pati Sudewo yang Bikin Geger! Apa Saja yang Bikin Warga Ngamuk?

5 Kontroversi Bupati Pati Sudewo yang Bikin Geger! Apa Saja yang Bikin Warga Ngamuk?

Your Say | Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:11 WIB

Rakyat Pati Melawan: Bupati Sudewo Diam-diam Disemprot Mendagri Tito, Gubernur Jateng Ikut Ditegur!

Rakyat Pati Melawan: Bupati Sudewo Diam-diam Disemprot Mendagri Tito, Gubernur Jateng Ikut Ditegur!

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:56 WIB

Viral Pengantin di Pati Ini Jadikan Demo Besar-besaran Background Foto Nikah

Viral Pengantin di Pati Ini Jadikan Demo Besar-besaran Background Foto Nikah

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:53 WIB

Apa yang Terjadi Jika Tidak Membayar PBB? Geger PBB Naik 1.000 Persen di Cirebon

Apa yang Terjadi Jika Tidak Membayar PBB? Geger PBB Naik 1.000 Persen di Cirebon

Lifestyle | Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:46 WIB

Geger Pajak PBB-P2 Cirebon Naik 1000 Persen, DPRD Buka Suara

Geger Pajak PBB-P2 Cirebon Naik 1000 Persen, DPRD Buka Suara

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:41 WIB

Terkini

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:48 WIB

Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar

Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 09:48 WIB

Erick Thohir Singgung Malaysia Usai Indonesia Ditahan Imbang, Persaingan ASEAN Makin Panas

Erick Thohir Singgung Malaysia Usai Indonesia Ditahan Imbang, Persaingan ASEAN Makin Panas

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:46 WIB

5 Cara Membuka Panci Presto agar Tidak Meledak, Begini Langkahnya

5 Cara Membuka Panci Presto agar Tidak Meledak, Begini Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:44 WIB

Tembus 93 Persen Mulus, Lampung Utara Bakal Diguyur Proyek Jalan Rp76 Miliar Akhir Oktober

Tembus 93 Persen Mulus, Lampung Utara Bakal Diguyur Proyek Jalan Rp76 Miliar Akhir Oktober

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 09:43 WIB

Lakoni Partai Hidup Mati Lawan Bangladesh, Erick Thohir Minta Pemain Timnas Indonesia Mati-matian

Lakoni Partai Hidup Mati Lawan Bangladesh, Erick Thohir Minta Pemain Timnas Indonesia Mati-matian

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:41 WIB

The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan

The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 09:40 WIB

Thailand Hantam Vietnam 2-0, Anthony Hudson Bongkar Beban Berat Gajah Perang

Thailand Hantam Vietnam 2-0, Anthony Hudson Bongkar Beban Berat Gajah Perang

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 09:37 WIB

×