Aksi 'Agak Laen' Mahasiswa Pati Dukung Kenaikan Pajak, Digeruduk Netizen: Sampah Masyarakat!

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 10:15 WIB
Aksi 'Agak Laen' Mahasiswa Pati Dukung Kenaikan Pajak, Digeruduk Netizen: Sampah Masyarakat!
Tangkapan layar unggahan video yang menyebut mahasiswa Pati. [Instagram]

Suara.com - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video yang menampilkan sekelompok mahasiswa di Pati, Jawa Tengah, dengan pernyataan yang memicu amarah publik.

Di saat ribuan warga Pati baru saja turun ke jalan menuntut penurunan pajak, para mahasiswa ini justru menyatakan dukungan terhadap kenaikan pajak.

Video kontroversial tersebut diunggah oleh akun Instagram @ahmad_syafii88 dan langsung menjadi viral.

Dalam rekaman singkat itu, terlihat sejumlah pemuda dan pemudi yang diduga mahasiswa berdiri di depan sebuah monumen. Salah seorang dari mereka membacakan sebuah pernyataan dari ponsel.

Narasi yang disematkan dalam video tersebut secara gamblang menyoroti sikap mereka yang berlawanan dengan aspirasi masyarakat luas.

"Disaat warga Pati menuntut turunnya pajak, Para mahasiswa ini justru mendukung kenaikan pajak," tulis keterangan dalam video yang juga diberi label "Agak Laen" itu.

Sontak, aksi para mahasiswa ini dianggap sebagai sebuah anomali dan provokasi di tengah situasi sosial yang sedang memanas di Kabupaten Pati.

Tangkapan layar unggahan video yang menyebut mahasiswa Pati. [Instagram]
Tangkapan layar unggahan video yang menyebut mahasiswa Pati. [Instagram]

Kolom komentar unggahan tersebut pun langsung diserbu oleh netizen yang meluapkan kekecewaan dan kemarahan mereka.

Kritik pedas dilontarkan tanpa henti. Banyak yang mempertanyakan status mereka sebagai mahasiswa yang seharusnya menjadi penyambung lidah rakyat.

baca juga

Gaya pembacaan pernyataan yang dinilai kaku dan tidak meyakinkan juga menjadi bahan cemoohan.

"Mahasiswa membaca kayak kelas 4 SD," tulis akun @ubahrudin30, yang komentarnya disukai oleh lebih dari 700 pengguna lain.

Bahkan, tidak sedikit yang melontarkan makian dengan kata-kata yang sangat kasar, menunjukkan puncak kemarahan publik terhadap aksi tersebut.

"sampah masyarakat. wajib di musnahkan," komentar akun @jimmyyouking dengan nada geram, yang juga mendapat ratusan 'like'.

Sikap kontradiktif para mahasiswa ini menjadi sorotan tajam karena terjadi hanya beberapa hari setelah gelombang protes besar-besaran yang dilakukan oleh warga Pati.

Pada Rabu, 13 Agustus 2025 lalu, ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati dan Gedung DPRD Pati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kursi Bupati Pati Makin Panas: Dasco Kasih Kode, Gerindra Siap Evaluasi Sudewo?

Kursi Bupati Pati Makin Panas: Dasco Kasih Kode, Gerindra Siap Evaluasi Sudewo?

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 09:59 WIB

PBB Bikin Gaduh: 5 Beda Nasib Bupati Pati dan Dedi Mulyadi yang Kontras Abis

PBB Bikin Gaduh: 5 Beda Nasib Bupati Pati dan Dedi Mulyadi yang Kontras Abis

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 09:45 WIB

Beda Nasib! Saat Pernyataan Bupati Pati Picu Demo, Imbauan Dedi Mulyadi Panen Simpati Warga

Beda Nasib! Saat Pernyataan Bupati Pati Picu Demo, Imbauan Dedi Mulyadi Panen Simpati Warga

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 07:45 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×