Status Hukum Naik Penyidikan, Dokter Tifa Makin Berani: Sebar Buku Jokowi's White Paper Tembus PBB

Bangun Santoso

Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:38 WIB
Status Hukum Naik Penyidikan, Dokter Tifa Makin Berani: Sebar Buku Jokowi's White Paper Tembus PBB
Tifauzia Tiyassuma atau yang akrab disapa dokter Tifa. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Di tengah proses hukum yang menjeratnya, Tifauzia Tiyassuma atau yang akrab disapa dokter Tifa, justru membuat gebrakan baru yang lebih berani. Bersama Roy Suryo dan Rismon Hasiholan Sianipar, ia menegaskan tidak akan gentar dan siap mendistribusikan buku kontroversial "Jokowi's White Paper" ke panggung internasional.

Buku setebal 700 halaman yang menguliti dugaan kejanggalan pada skripsi hingga ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini tak hanya akan beredar di Indonesia. Rencananya, buku ini akan disebar secara masif ke puluhan negara untuk menjangkau audiens global.

"Kami akan segera mengedarkan buku ini ke 25 negara melalui jaringan diaspora," kata dokter Tifa saat peluncuran buku di University Club (UC) UGM, Yogyakarta, Senin (18/8/2025).

Langkah ini diambil meski Tifa menyadari status hukumnya atas laporan pihak Jokowi di Polda Metro Jaya terus berjalan. Ia menegaskan, hal itu tidak akan menyurutkan langkahnya sedikit pun.

"Kami tahu jika kami bertiga (dengan Roy Suryo dan Rismon) sekarang ini proses hukumnya sudah naik dari penyelidikan ke penyelidikan. Apakah kami takut? Tidak," tegasnya.

Targetkan PBB, Senator AS, dan Media Internasional

Ambisi untuk membawa isu ini ke level dunia diperjelas oleh Sekretaris Jenderal Forum Diaspora Indonesia (FDI), Agus Yunanto. Menurutnya, buku ini tidak hanya akan diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, tetapi juga akan dikirimkan ke lembaga-lembaga paling berpengaruh di dunia.

"Selain distribusi ke 25 negara, buku itu akan kami kirimkan kepada kantor Human Right Watch di lima negara," kata Agus.

Tak berhenti di situ, sejumlah institusi dan tokoh penting lainnya juga menjadi target distribusi. Agus mengungkap, lembaga seperti Amnesti Internasional di dua negara, tiga senator di Amerika Serikat, hingga Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dipastikan akan menerima salinan buku tersebut.

baca juga

"Kami juga mulai menghubungi YouTuber-YouTuber internasional yang memang sangat konsen dengan masalah pemalsuan-pemalsuan identitas. Kami mengirim buku ini kepada kantor-kantor berita internasional Reuters, BBC, dan CNBC," lanjutnya.

Dugaan Intimidasi Hingga Makna 'White Paper'

Peluncuran buku di Yogyakarta diwarnai insiden yang disebut Tifa sebagai upaya pembungkaman. Ia menyinggung soal pendingin udara (AC) dan lampu di lokasi acara yang tiba-tiba dimatikan oleh pihak manajemen saat acara baru dimulai.

"Jika kebenaran itu sudah mengeluarkan dirinya, tidak ada lagi yang bisa untuk membungkamnya. Walaupun Rektor UGM meminta AC dan lampu dimatikan kami tidak akan kepanasan," sindir Tifa.

Di dalam negeri, buku ini ditargetkan menjadi koleksi di 4.000 perpustakaan kampus, berbagai lembaga pendidikan, hingga pesantren. Tifa menjelaskan, judul "White Paper" dipilih karena memiliki makna filosofis untuk mengungkap kebenaran yang tersembunyi.

"Maka, white paper dalam buku ini ibarat membuka diri manusia yang paling superficial, yang luarnya ditutupi kulit, yang bisa putih karena skincare, yang diubah dari hitam jadi putih, yang dibaliknya ada lapisan lemak, lapisan otot, lalu tulang, di tengahnya ada sumsum tulang, itulah makna white paper," jelas Tifa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan UGM Batalkan Peluncuran Buku Jokowi's White Paper, Ternyata Ini Isinya

Alasan UGM Batalkan Peluncuran Buku Jokowi's White Paper, Ternyata Ini Isinya

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:24 WIB

Roy Suryo cs Rilis Buku Jokowi's White Paper, Kuliti Keaslian Ijazah Mantan Presiden di 700 Halaman

Roy Suryo cs Rilis Buku Jokowi's White Paper, Kuliti Keaslian Ijazah Mantan Presiden di 700 Halaman

Entertainment | Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:13 WIB

Semangat Diperiksa Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Janji Besok Datang Lebih Awal!

Semangat Diperiksa Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Janji Besok Datang Lebih Awal!

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:00 WIB

Rangkuman Isi Buku Jokowi's White Paper, Edisi Premium Dihargai Rp500 Ribu

Rangkuman Isi Buku Jokowi's White Paper, Edisi Premium Dihargai Rp500 Ribu

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:51 WIB

Emak-emak Heran Ikut Diperiksa Polisi, Curhatan Meryati: Negara Sudah Gaduh Gara-gara Ijazah Jokowi!

Emak-emak Heran Ikut Diperiksa Polisi, Curhatan Meryati: Negara Sudah Gaduh Gara-gara Ijazah Jokowi!

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:36 WIB

PSI Bela UGM: Penyelenggara Launching Buku 'Jokowi's White Paper' Berbohong

PSI Bela UGM: Penyelenggara Launching Buku 'Jokowi's White Paper' Berbohong

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:54 WIB

Asal Usul Gelar Bangsawan Roy Suryo, Eks Menpora Ini Luncurkan Buku tentang Jokowi

Asal Usul Gelar Bangsawan Roy Suryo, Eks Menpora Ini Luncurkan Buku tentang Jokowi

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:34 WIB

7 Fakta Isi Buku Jokowi's White Paper Karya Roy Suryo Cs, Hampir 700 Halaman

7 Fakta Isi Buku Jokowi's White Paper Karya Roy Suryo Cs, Hampir 700 Halaman

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:21 WIB

Terkini

Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka

Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:11 WIB

HUT ke-81 RI: BRI Bersama Danantara Terus Mendukung Ekonomi Rakyat, Termasuk UMKM

HUT ke-81 RI: BRI Bersama Danantara Terus Mendukung Ekonomi Rakyat, Termasuk UMKM

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Meski 4 Pasar Rusak, Pemerintah Jamin Warga NTT Tak Kelaparan

Meski 4 Pasar Rusak, Pemerintah Jamin Warga NTT Tak Kelaparan

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan

Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07 WIB

HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat

HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:03 WIB

Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib

Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan

Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi

Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi

Bali | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun

RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia

Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:55 WIB

×