Habiburokhman Masak Mie Instan Pakai Gas 3kg Tuai Cibiran: Ikut Menikmati Subsidi untuk Rakyat

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Rabu, 20 Agustus 2025 | 20:38 WIB
Habiburokhman Masak Mie Instan Pakai Gas 3kg Tuai Cibiran: Ikut Menikmati Subsidi untuk Rakyat
Tangkapan layar video Politisi senior Partai Gerindra, Habiburokhman, kembali menjadi sorotan saat masak mie instan. [TikTok]

Suara.com - Politisi senior Partai Gerindra, Habiburokhman, kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena pernyataan politiknya yang tajam, melainkan akibat sebuah video sederhana yang diunggahnya di akun TikTok pribadinya, habiburokhman.

Dalam video tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu terlihat santai memasak mi instan menggunakan gas LPG 3 kg atau yang akrab disebut 'gas melon'.

Aksi yang terlihat biasa saja itu sontak memicu perdebatan dan cibiran dari warganet.

Pasalnya, gas 3 kg merupakan produk bersubsidi yang peruntukannya dikhususkan bagi masyarakat miskin dan pelaku usaha mikro.

Dalam video singkat yang diunggahnya, Habiburokhman tampak berada di sebuah ruangan yang terlihat seperti dapur sederhana.

Mengenakan kaus oblong, ia dengan luwes merebus mi instan di atas kompor yang tersambung langsung dengan tabung gas berwarna hijau tersebut.

"Janganlah seperti mie instan, ngakunya mie goreng tapi di rebus," ucapnya di video tersebut yang dikutip pada Rabu (20/8/2025). 

"Makanan yang mengalami krisis jati diri: mie goreng. Setuju gak guys?" tulisnya di keterangan video.

Video tersebut dengan cepat viral dan menuai beragam komentar pedas dari netizen.

Banyak yang mempertanyakan kelayakan seorang pejabat negara dengan penghasilan tinggi menggunakan fasilitas yang seharusnya menjadi hak rakyat kecil.

Gaji dan berbagai tunjangan yang diterima anggota DPR RI dianggap lebih dari cukup untuk membeli gas non-subsidi.

"oom dewan masih pakai gas subsidi?? kata nya gas rakyat miskin??" tulis seorang warganet di kolom komentar.

"om Dewan ,,itu gas melon merk nya untuk rakyat miskin, kenapa malah om dewan yang pakai itu. masa iya, anggota dewan ikut menikmati subsidi untuk rakyat," timpal warganet lainnya.

Ironi Subsidi yang Tak Tepat Sasaran

Kritik tajam dari publik ini bukan tanpa alasan. Pemerintah secara tegas telah mengatur penggunaan gas LPG 3 kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Pamer Makan Bareng Petinggi Gerindra, Sinergi Biasa atau Ada Proyek Besar Sedang Diatur?

Gibran Pamer Makan Bareng Petinggi Gerindra, Sinergi Biasa atau Ada Proyek Besar Sedang Diatur?

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 18:44 WIB

Tahun Pertama Penuh Gejolak, Pengamat: Prabowo Beruntung Punya Dasco

Tahun Pertama Penuh Gejolak, Pengamat: Prabowo Beruntung Punya Dasco

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:07 WIB

Palu Diketuk! Komisi III DPR Sepakat Kirim Inosentius Samsul ke MK Gantikan Arief Hidayat

Palu Diketuk! Komisi III DPR Sepakat Kirim Inosentius Samsul ke MK Gantikan Arief Hidayat

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 14:22 WIB

Terkini

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:59 WIB

MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran

MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:44 WIB

Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat

Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:34 WIB

Reformasi dalam Bayang-Bayang Militer, Seskab Teddy Dinilai Jadi Contoh Nyata

Reformasi dalam Bayang-Bayang Militer, Seskab Teddy Dinilai Jadi Contoh Nyata

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:06 WIB

Lepas dari Orde Baru, Indonesia Belum Berani Masuk Rumah Demokrasi

Lepas dari Orde Baru, Indonesia Belum Berani Masuk Rumah Demokrasi

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:51 WIB

Jadwal dan Lokasi Geopark Run Series 2026-2027: Dari Ijen hingga Belitong

Jadwal dan Lokasi Geopark Run Series 2026-2027: Dari Ijen hingga Belitong

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:00 WIB

Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia

Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:59 WIB

MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!

MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:38 WIB

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:51 WIB

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:47 WIB