Dijebak Rekan Kerja, WNI Dijual ke Kamboja dan Diancam Jadi Korban Perdagangan Organ

Sumarni, Ismail

Kamis, 21 Agustus 2025 | 07:13 WIB
Dijebak Rekan Kerja, WNI Dijual ke Kamboja dan Diancam Jadi Korban Perdagangan Organ
WNI Dijual ke Kamboja dan Diancam Jadi Korban Perdagangan Organ (Pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Suara.com - Sebuah kisah tragis yang menyoroti sisi gelap dunia kerja di luar negeri kembali menimpa warga negara Indonesia (WNI).

Kepercayaan yang diberikan kepada rekan kerja berubah menjadi mimpi buruk ketika seorang WNI dan temannya menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.

Mereka terjebak dalam sebuah muslihat keji yang didalangi oleh tiga orang yang mereka kenal.

Peristiwa ini bermula dari sebuah pengkhianatan. Saat sang WNI dan temannya bersiap untuk kembali ke Tanah Air dari Thailand, tiga rekan kerja mereka datang dengan sebuah tawaran licik.

Dengan dalih perlu mengambil sejumlah uang di sebuah perusahaan di Kamboja, keduanya diajak untuk ikut dalam perjalanan singkat.

Tanpa menaruh curiga, mereka mengiyakan ajakan tersebut, tidak menyadari bahwa mereka sedang digiring masuk ke dalam perangkap.

Setibanya di lokasi yang dijanjikan, fasad persahabatan itu runtuh. Keduanya ditinggalkan dan secara de facto dijual kepada perusahaan tersebut.

Mereka kehilangan kebebasan, paspor ditahan, dan dipaksa bekerja di bawah ancaman. Mimpi untuk pulang ke Indonesia dalam waktu dekat seketika sirna, berganti dengan ketakutan dan ketidakpastian.

Ancaman tidak berhenti di situ. Pihak perusahaan menghubungi keluarga korban di Indonesia dengan permintaan tebusan yang fantastis masing-masing sebesar Rp40 juta.

baca juga

Pesan yang disampaikan kepada keluarga bukan hanya permintaan uang, tetapi juga teror psikologis.

Ilustrasi perdagangan orang. [Ist]
 WNI Dijual ke Kamboja dan Diancam Jadi Korban Perdagangan Organ [Ist]

Jika uang tebusan tidak segera dibayarkan, kedua korban diancam akan dijual kembali, kali ini ke jaringan perdagangan organ tubuh sebuah ancaman yang mengubah kepanikan keluarga menjadi kengerian yang tak terbayangkan.

"Alhamdulillah, om saya sudah keluar setelah ditebus," ujar seorang anggota keluarga korban kepada media, menyiratkan adanya perjuangan berat untuk mengumpulkan dana demi membebaskan orang yang mereka cintai.

Video kebebasan dua WNI itu pun viral di media sosial dan mencuri perhatian warganet.

"Alhamdulillah, serius nanya, apakah kasus seperti ini susah ditelusuri dan dibongkar? Karena sudah berhubungan antar negara gitu?" tulis seorang warganet.

"Pokoknya kalau diajakin kerja di Thailand jangan mau, apa pun iming-imingnya atau janji manisnya. Apa lagi ke Kamboja," terang warganet lainnya.

"Pahlawannya sudah meninggal di Lakban," terang warganet.

"Kasusnya nyata ada, apa tidak ada peradilan untuk kasus Internasional seperti ini," terang warganet.

Kini, setelah para  korban berhasil dibebaskan, fokus utama keluarga adalah berupaya memulangkan keduanya dengan selamat ke Indonesia.

Namun, sebuah fakta pahit menambah luka dalam kasus ini, ketiga pelaku yang menjebak mereka dilaporkan telah dengan bebas kembali ke Indonesia, seolah tanpa menanggung beban atas perbuatan mereka.

Kasus ini menjadi pengingat yang menyakitkan akan bahaya laten yang mengintai para pekerja migran Indonesia.

Ini menambah daftar panjang WNI yang terjerat dalam sindikat perdagangan orang di Asia Tenggara, seringkali dengan modus penipuan kerja di pusat-pusat judi online atau penipuan siber yang tersebar di negara-negara seperti Kamboja, Myanmar, dan Laos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernikahan Palsu hingga Tawaran Kerja, 59 Warga Sulsel Jadi Korban Perdagangan Orang

Pernikahan Palsu hingga Tawaran Kerja, 59 Warga Sulsel Jadi Korban Perdagangan Orang

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 14:29 WIB

Fenomena Langka: Empat Bek Sayap Timnas Indonesia Ngumpul Bareng di Thailand

Fenomena Langka: Empat Bek Sayap Timnas Indonesia Ngumpul Bareng di Thailand

Bola | Rabu, 20 Agustus 2025 | 10:53 WIB

CEK FAKTA: Klaim Indonesia Turunkan Pasukan Khusus ke Kamboja

CEK FAKTA: Klaim Indonesia Turunkan Pasukan Khusus ke Kamboja

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:59 WIB

Aturan Liga Thailand Bikin Duet Sandy Walsh dan Shayne Pattynama di Buriram United Sulit Terwujud

Aturan Liga Thailand Bikin Duet Sandy Walsh dan Shayne Pattynama di Buriram United Sulit Terwujud

Bola | Selasa, 19 Agustus 2025 | 18:19 WIB

Apa Kabar Asnawi dan Pratama Arhan? Beda Nasib di Pembukaan Liga Thailand

Apa Kabar Asnawi dan Pratama Arhan? Beda Nasib di Pembukaan Liga Thailand

Bola | Senin, 18 Agustus 2025 | 16:45 WIB

Hujan Badai, NCT Dream Gebrak Stadion Rajamangala Bangkok di Konser Terbaru

Hujan Badai, NCT Dream Gebrak Stadion Rajamangala Bangkok di Konser Terbaru

Your Say | Senin, 18 Agustus 2025 | 15:14 WIB

Terkini

Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi

Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:33 WIB

Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus

Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:29 WIB

Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi

Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:26 WIB

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:22 WIB

Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0

Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:17 WIB

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:17 WIB

Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!

Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:12 WIB

Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026

Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026

Sport | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:10 WIB

Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!

Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:07 WIB

Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja

Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:07 WIB

×