CEK FAKTA: Benarkah PBB Putuskan Referendum 5 Negara Baru, 3 dari Indonesia?

Denada S Putri

Kamis, 21 Agustus 2025 | 20:24 WIB
CEK FAKTA: Benarkah PBB Putuskan Referendum 5 Negara Baru, 3 dari Indonesia?
CEK FAKTA, Benarkah PBB Putuskan Referendum 5 Negara Baru, 3 dari Indonesia. [TurnBackHoax.id]

Suara.com - Beredar sebuah video di TikTok yang mengklaim bahwa Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) akan melakukan referendum untuk lima negara baru, dengan tiga di antaranya berasal dari Indonesia.

Video tersebut diunggah akun “Ones Pusop” pada Kamis, 2 Agustus 2025 dengan narasi:

Mata Dunia Tertuju Kepada Persoalan Papua Barat.!
PBB MEMUTUSKAN AKAN MELAKUKAN REFERENDUM BAGI 5 NEGARA BARU DI DUNIA, 3 NEGARANYA DARI INDONESIA.

Hingga Selasa, 19 Agustus 2025, konten ini sudah ditonton lebih dari 219 ribu kali dan mendapat 7.500 tanda suka.

1. Hasil Penelusuran Digital

Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta melakukan penelusuran menggunakan teknik reverse image search.

Hasilnya mengarah ke kanal YouTube Free West Papua Campaign dan Alex Sobel, anggota parlemen Britania Raya.

Dalam video tersebut, Alex Sobel hanya menyinggung soal kunjungan Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia PBB ke Papua Barat pada April 2025, serta mempertanyakan perjanjian mineral Indonesia tahun 2024 dalam kaitannya dengan isu HAM.

Tidak ada pernyataan Sobel mengenai referendum pembentukan negara baru.

baca juga

2. Kewenangan PBB

PBB tidak memiliki kewenangan langsung untuk memutuskan referendum bagi suatu wilayah.

PBB dapat meminta atau mengesahkan referendum, misalnya terkait kemerdekaan, penggabungan ke negara lain, atau persetujuan konstitusi.

Namun, keputusan akhir ada pada penduduk wilayah tersebut, bukan PBB.

3. Cek Situs Resmi PBB

Dari penelusuran di laman resmi PBB (news.un.org), tidak ada pembahasan mengenai rencana referendum untuk lima negara baru, apalagi dengan klaim tiga negara berasal dari Indonesia.

Klaim yang menyebut bahwa PBB memutuskan referendum lima negara baru dengan tiga berasal dari Indonesia adalah tidak benar.

Faktanya, tidak ada informasi dari sumber kredibel maupun situs resmi PBB mengenai hal tersebut.

Narasi yang beredar hanyalah konten menyesatkan (misleading content).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Penjaga Mercusuar La Jument Digaji Rp 18 Miliar per Tahun?

CEK FAKTA: Benarkah Penjaga Mercusuar La Jument Digaji Rp 18 Miliar per Tahun?

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 20:15 WIB

CEK FAKTA: China Blacklist 20 Perusahaan India karena Bekerja Sama dengan AS?

CEK FAKTA: China Blacklist 20 Perusahaan India karena Bekerja Sama dengan AS?

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 20:04 WIB

CEK FAKTA: Pemerintah Resmi Kembalikan Hasil Sitaan Judi Ilegal ke Rakyat?

CEK FAKTA: Pemerintah Resmi Kembalikan Hasil Sitaan Judi Ilegal ke Rakyat?

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 19:53 WIB

Terkini

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Kalbar | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:11 WIB

×