Bahlil Klaim Lawan 'Penyakit' Pemerintah, Tapi Bungkam Ditanya soal OTT Korupsi

Andi Ahmad S

Senin, 25 Agustus 2025 | 12:32 WIB
Bahlil Klaim Lawan 'Penyakit' Pemerintah, Tapi Bungkam Ditanya soal OTT Korupsi
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Sebuah momen penuh ironi politik tersaji di Palu. Di satu napas, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dengan gagah mengklaim partainya adalah "garda terdepan" yang akan melawan "bibit penyakit" di pemerintahan.

Namun, di napas berikutnya, ia bungkam seribu bahasa saat ditanya soal 'penyakit' paling nyata yang baru saja terungkap kasus korupsi via Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Wamenaker Immanuel Ebenezer.

Kontradiksi tajam antara retorika dan realita ini terjadi usai Bahlil membuka Musda Golkar Sulteng, Minggu (24/8/2025), dan menjadi sorotan tajam yang mempertanyakan standar ganda Partai Golkar dalam menyikapi isu korupsi.

Panggungnya sudah siap. Sebagai pemimpin partai yang memiliki 8 menteri dan 3 wamen di Kabinet Merah Putih, Bahlil diharapkan memberikan pernyataan tegas.

Media pun bertanya tentang langkah konkret Golkar untuk mencegah kadernya terjerat korupsi, berkaca dari kasus OTT yang menjadi skandal pertama di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Namun, yang terjadi justru antiklimaks. Bahlil, yang juga menjabat Menteri ESDM, secara sadar memilih untuk tidak menjawab pertanyaan tersebut.

Ia secara gamblang menolak berkomentar dan mengalihkan pembicaraan kembali ke urusan internal Musda. Sikap bungkam ini menciptakan keheningan yang sarat makna.

Retorika Gagah 'Garda Terdepan' Lawan 'Penyakit'

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (kiri) berjalan menuju ruang konferensi pers usai terjaring OTT KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc]
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (kiri) berjalan menuju ruang konferensi pers usai terjaring OTT KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc]

Ironisnya, keheningan itu tak berlangsung lama. Beberapa saat kemudian, Bahlil justru melontarkan pernyataan dengan retorika yang sangat kuat. Ia menegaskan komitmen dan loyalitas tanpa syarat dari Golkar untuk pemerintahan saat ini.

baca juga

"Kalau ada bibit penyakit mencoba untuk mengganggu stabilitas pemerintahan, maka garda terdepan yang akan mengganggu bibit penyakit itu adalah Partai Golkar," tegas Bahlil.

Pernyataan ini langsung memicu pertanyaan besar jika Golkar adalah garda terdepan melawan 'penyakit', mengapa pimpinannya justru menghindar saat ditanya tentang penyakit yang paling jelas di depan mata, yaitu korupsi? Korupsi adalah 'bibit penyakit' paling destruktif bagi stabilitas dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Akuntabilitas Publik vs. Manuver Politik

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan saat berbicara sebelum memasuki mobil tahanan di kompleks Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (22/8/2025). ANTARA/Rio Feisal
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan saat berbicara sebelum memasuki mobil tahanan di kompleks Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (22/8/2025). ANTARA/Rio Feisal

OTT KPK terhadap Immanuel Ebenezer adalah ujian pertama bagi integritas kabinet baru. Publik menantikan sikap tegas dari para pemimpin partai koalisi sebagai bukti komitmen anti-korupsi mereka.

Pertanyaan kepada Bahlil adalah sebuah panggung bagi Golkar untuk menunjukkan kepemimpinan.

Namun, pilihan untuk bungkam bisa dibaca sebagai manuver politik untuk menjaga jarak aman—menghindari asosiasi negatif dengan skandal korupsi di awal pemerintahan.

Di sisi lain, sikap ini juga bisa dilihat sebagai pengabaian terhadap akuntabilitas publik. Dengan 11 kader di posisi strategis, Golkar memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk tidak hanya setia kepada presiden, tetapi juga kepada rakyat dalam pemberantasan korupsi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Noel Bantah Kena OTT dan Terlibat Pemerasan, KPK: yang Penting Penyidik Bisa Buktikan

Noel Bantah Kena OTT dan Terlibat Pemerasan, KPK: yang Penting Penyidik Bisa Buktikan

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 11:29 WIB

Perbuatannya Mengukir Sejarah, Eks Penyidik KPK Minta Prabowo Tegas Tolak Amnesti Immanuel Ebenezer

Perbuatannya Mengukir Sejarah, Eks Penyidik KPK Minta Prabowo Tegas Tolak Amnesti Immanuel Ebenezer

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 11:00 WIB

Pilih Bungkam, Bahlil Lahadalia Malah Melengos Jawab yang Lain usai Ditanya Kasus Noel, Mengapa?

Pilih Bungkam, Bahlil Lahadalia Malah Melengos Jawab yang Lain usai Ditanya Kasus Noel, Mengapa?

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 10:17 WIB

OTT Noel Dapat Dukungan Publik, Mantan Penyidik : KPK Kembali ke Jalur yang Benar

OTT Noel Dapat Dukungan Publik, Mantan Penyidik : KPK Kembali ke Jalur yang Benar

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 09:29 WIB

Bungkam Soal OTT Wamenaker, Ketum Golkar: Kami Garda Terdepan Lawan 'Bibit Penyakit' Pemerintah

Bungkam Soal OTT Wamenaker, Ketum Golkar: Kami Garda Terdepan Lawan 'Bibit Penyakit' Pemerintah

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 23:51 WIB

Dari Panglima Relawan untuk Wong Cilik Menuju Tahanan KPK, Potret Immanuel Pakai Rompi Oranye

Dari Panglima Relawan untuk Wong Cilik Menuju Tahanan KPK, Potret Immanuel Pakai Rompi Oranye

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 19:12 WIB

Terkini

Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui

Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni

Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom UGM Soroti 3 Hal yang Bisa Menentukan Arah Fiskal

Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom UGM Soroti 3 Hal yang Bisa Menentukan Arah Fiskal

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:11 WIB

Dapat Ganti Rugi Rp5 Juta, Hakim Kabulkan Sebagian Permohonan Praperadilan Roy Suryo

Dapat Ganti Rugi Rp5 Juta, Hakim Kabulkan Sebagian Permohonan Praperadilan Roy Suryo

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:10 WIB

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:04 WIB

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

×