Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB
Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui
Rupiah kembali ke zona merah pada perdagangan Selasa (15/9). Mata uang Garuda yang sempat menguat tipis justru berakhir melemah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat.
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup Rp17.694 per dolar AS, melemah 0,14%.
  • Dolar, yield AS, dan minyak dunia menekan rupiah.
  • Pasar menanti keputusan dan sikap The Fed besok.

Suara.com - Rupiah kembali ke zona merah pada perdagangan Selasa (15/9). Mata uang Garuda yang sempat menguat tipis justru berakhir melemah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp17.694 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 25 poin atau 0,14% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.669 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah terutama dipicu oleh sentimen eksternal. Penguatan indeks dolar AS, kenaikan imbal hasil obligasi AS, hingga lonjakan harga minyak mentah dunia menjadi beban bagi mata uang Garuda.

"Rupiah Indonesia ditutup melemah terhadap dolar AS umumnya tertekan oleh faktor eksternal dari terus naiknya indeks dolar AS, imbal obligasi AS dan harga minyak mentah dunia yang disebabkan oleh eskalasi di Timur Tengah," kata Lukman saat dihubungi Suara.com.

Tekanan terhadap rupiah diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat. Pasar kini menanti keputusan bank sentral AS atau The Fed yang akan menjadi penentu arah pergerakan dolar dan mata uang global.

Lukman mengatakan rupiah dan mata uang regional maupun utama dunia masih berpotensi tertekan hingga keputusan The Fed keluar. Pasar juga mencermati seberapa hawkish atau dovish sikap bank sentral AS dalam merespons kondisi ekonomi dan inflasi.

"Selanjutnya akan ditentukan oleh seberapa hawkish dan dovish sikap The Fed. Lalu antisipasi kenaikan suku bunga oleh The Fed besok," ujarnya.

Tekanan terhadap rupiah juga sejalan dengan kondisi mayoritas mata uang Asia yang ikut melemah. Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penurunan terdalam, yakni 0,87%.

Setelahnya, rupee India melemah 0,40%, yen Jepang turun 0,35%, dan dolar Taiwan tertekan 0,29%. Ringgit Malaysia juga terkoreksi 0,16%.

baca juga

Sementara itu, baht Thailand dan dolar Singapura sama-sama melemah 0,14%, sedangkan yuan China turun 0,06%.

Di tengah tekanan tersebut, peso Filipina menjadi satu-satunya mata uang Asia dalam daftar yang masih mampu menguat. Peso ditutup naik tipis 0,04%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:52 WIB

Terkini

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

×