CEK FAKTA: Prabowo Akan Ambil Alih Seluruh Pabrik Asing di Indonesia?

Denada S Putri | Suara.com

Senin, 25 Agustus 2025 | 18:56 WIB
CEK FAKTA: Prabowo Akan Ambil Alih Seluruh Pabrik Asing di Indonesia?
Ilustrasi pabrik asing di Indonesia. [Ist]

Suara.com - Sebuah video beredar di Facebook dengan klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengambil alih seluruh pabrik asing di Indonesia.

Konten ini diunggah akun “Rizky Andika” pada Rabu, 30 Juli 2025, disertai narasi:

“SELURUH PABRIK YANG MERAUP KEUNTUNGAN DARI SUMBER DAYA ALAM INDONESIA AKAN DIAMBIL ALIH PRESIDEN PRABOWO. PRESIDEN PRABOWO TIDAK MAU JIKA KITA MASIH NURUT DENGAN PERINTAH PIHAK LUAR NEGERI.”

Hingga Jumat, 22 Agustus 2025, unggahan tersebut telah memperoleh lebih dari 3.300 tanda suka dan 194 komentar.

Namun, benarkah klaim itu sesuai fakta?

Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta menelusuri potongan gambar dalam video menggunakan Google Lens.

Hasilnya menunjukkan bahwa konten tersebut merupakan kompilasi dari beberapa momen berbeda yang tidak saling berkaitan, antara lain:

CEK FAKTA, Prabowo Akan Ambil Alih Seluruh Pabrik Asing di Indonesia. [TurnBackHoax.id]
CEK FAKTA, Prabowo Akan Ambil Alih Seluruh Pabrik Asing di Indonesia. [TurnBackHoax.id]
  • YouTube metrotvnews (Januari 2025): Video wawancara Prabowo terkait pembangunan infrastruktur yang akan melibatkan swasta demi meningkatkan efisiensi.
  • Instagram m.bahrunnajach & YouTube Sekretariat Presiden (16 Juli 2025): Pernyataan Prabowo usai bertemu para pemimpin Uni Eropa mengenai hasil Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

Penelusuran Pemberitaan

Tim pemeriksa fakta juga melakukan pencarian dengan kata kunci “Prabowo ambil alih pabrik asing di Indonesia”.

Hasilnya mengarah pada sejumlah berita:

  • Antaranews.com (Oktober 2023): Saat masih menjadi bakal capres, Prabowo meminta Indonesia tidak membiarkan kekayaan alam dikuasai pihak asing. Ia menekankan pentingnya hilirisasi industri untuk menjaga kekayaan bangsa.
  • CNNIndonesia.com (April 2025): Investor asing justru dikabarkan bersiap hengkang karena kebijakan Presiden Prabowo melonggarkan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), bukan karena rencana pengambilalihan pabrik asing.

Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi kredibel yang mendukung klaim bahwa Prabowo bakal mengambil alih seluruh pabrik asing di Indonesia.

Klaim “Prabowo bakal ambil alih pabrik asing di Indonesia” adalah tidak benar.

Faktanya, video yang beredar merupakan gabungan potongan momen berbeda yang diberi narasi menyesatkan.

Tidak ada sumber kredibel yang membuktikan adanya kebijakan Presiden Prabowo untuk mengambil alih seluruh pabrik asing.

Dengan demikian, unggahan tersebut masuk kategori konten palsu (fabricated content).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Viral Video Sekum PGI Umumkan Bantuan Gereja via WhatsApp

CEK FAKTA: Viral Video Sekum PGI Umumkan Bantuan Gereja via WhatsApp

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 18:42 WIB

CEK FAKTA: Aceh Kini Kibarkan Bendera Sendiri, Pisah dari Indonesia?

CEK FAKTA: Aceh Kini Kibarkan Bendera Sendiri, Pisah dari Indonesia?

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 18:22 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Buka Rekening yang Diblokir PPATK Harus Bayar Rp 100 Ribu?

CEK FAKTA: Benarkah Buka Rekening yang Diblokir PPATK Harus Bayar Rp 100 Ribu?

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 18:12 WIB

Terkini

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB