Polisi Kejar Pendemo hingga Restoran Mie Gacoan, Warga Melawan Arogansi Aparat: Jangan Kasar Pak!

Yohanes Endra, Ismail

Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:15 WIB
Polisi Kejar Pendemo hingga Restoran Mie Gacoan, Warga Melawan Arogansi Aparat: Jangan Kasar Pak!
Polisi diduga melakukan arogansi kepada para pendemo di restoran Mie Gacoan (X)

Suara.com - Suasana santap malam yang ramai di sebuah gerai restoran Mie Gacoan di Jakarta Pusat sontak berubah menjadi arena ketegangan dan perlawanan sipil.

Momen dramatis ini terjadi ketika aparat kepolisian secara paksa menyeret sejumlah remaja berpakaian hitam yang diduga merupakan pendemo dari kalangan pelajar.

Aksi anggota polisi itu memicu reaksi keras dari pengunjung dan pegawai restoran yang membentuk barikade manusia untuk melindungi mereka.

Peristiwa yang terekam dalam video viral tersebut mempertontonkan bagaimana aparat dari Polres Metro Jakarta Pusat meringsek masuk ke dalam restoran, mengejar para pelajar yang mencari perlindungan.

Tanpa mediasi, aparat langsung melakukan penangkapan dengan cara yang dinilai kasar, menarik para remaja tersebut keluar dari tempat persembunyian mereka di antara meja dan kursi makan.

Namun, tindakan tersebut tidak berjalan mulus. Para pengunjung yang sedang makan sontak berdiri, menghadang laju aparat.

Puncaknya adalah ketika seorang pengunjung wanita dengan berani berteriak, memprotes metode yang digunakan.

"Jangan main kasar, Pak! Tadi Bapak main kasar, itu anak orang!" pekiknya, suaranya bergetar menahan amarah.

Solidaritas tak terduga juga datang dari para pegawai Mie Gacoan. Mereka yang berseragam putih-biru, dengan sigap meninggalkan tugas mereka dan membentuk barisan, menjadi tameng hidup antara aparat dan para pelajar.

baca juga

"Jangan rusuh woy, jangan rusuh!" teriak seorang karyawan, berusaha menengahi situasi yang semakin memanas.

Aparat di lokasi bersikeras bahwa tindakan mereka sudah sesuai prosedur.

"Ya, mereka itu tadi lari semua ke dalam," ujar seorang petugas berompi polisi, mencoba memberikan pembenaran atas pengejaran hingga masuk ke properti pribadi tersebut.

Polisi diduga melakukan arogansi kepada para pendemo di restoran Mie Gacoan (X)
Polisi diduga melakukan arogansi kepada para pendemo di restoran Mie Gacoan (X)

Namun, justifikasi itu langsung dimentahkan oleh seorang pegawai wanita.

"Tapi Bapak main kasar, nggak bisa begitu," balasnya tajam.

Di sisi lain, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan, memberikan keterangan resmi.

Menurutnya, para pelajar tersebut bukanlah massa aksi biasa, melainkan bagian dari kelompok anarkis yang sebelumnya telah melakukan perusakan fasilitas umum di kawasan Slipi.

"Ketika petugas gabungan akan menertibkan, mereka melarikan diri," jelas Ruslan.

Penangkapan di Mie Gacoan, klaimnya, adalah upaya penegakan hukum terhadap para pelaku perusakan.

Meski demikian, narasi polisi tidak sepenuhnya diterima publik. Video tersebut telah memicu perdebatan sengit tentang batas antara penegakan hukum dan arogansi kekuasaan.

Bagi banyak warganet, apa yang terjadi di Mie Gacoan adalah cerminan dari brutalitas aparat yang tidak proporsional, terutama saat berhadapan dengan pelajar di ruang publik yang penuh warga sipil.

Peristiwa ini pun meninggalkan pertanyaan besar: di mana batas kewenangan aparat saat berhadapan dengan nurani dan solidaritas warga yang menyaksikan langsung sebuah tindakan yang mereka anggap sebagai ketidakadilan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Siaga Lagi! Giliran Massa Buruh Gelar Demo 28 Agustus di DPR, Gaungkan Tuntutan Hostum

Jakarta Siaga Lagi! Giliran Massa Buruh Gelar Demo 28 Agustus di DPR, Gaungkan Tuntutan Hostum

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:57 WIB

Reaksi Keras Mantan Wakapolri Oegroseno terhadap Pernyataan Ahmad Sahroni : Saya Sakit Hati

Reaksi Keras Mantan Wakapolri Oegroseno terhadap Pernyataan Ahmad Sahroni : Saya Sakit Hati

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:54 WIB

Main Bola Dekat Lokasi Demo, Judika Sampai Pakai Odol Gegara Terkena Gas Air Mata: Perih Banget!

Main Bola Dekat Lokasi Demo, Judika Sampai Pakai Odol Gegara Terkena Gas Air Mata: Perih Banget!

Entertainment | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:53 WIB

Momen Gas Air Mata Berbalik Arah ke Polisi, Netizen: The Real Angin Tidak Punya KTP

Momen Gas Air Mata Berbalik Arah ke Polisi, Netizen: The Real Angin Tidak Punya KTP

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:52 WIB

Sama-sama Geruduk DPR, Dasco Sebut Aksi Buruh 28 Agustus Beda dengan Demo 25 Agustus, Kenapa?

Sama-sama Geruduk DPR, Dasco Sebut Aksi Buruh 28 Agustus Beda dengan Demo 25 Agustus, Kenapa?

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:34 WIB

Demo DPR Ricuh, Karyawan dan Pengunjung Mie Gacoan Pasang Badan Lindungi Pendemo dari Polisi

Demo DPR Ricuh, Karyawan dan Pengunjung Mie Gacoan Pasang Badan Lindungi Pendemo dari Polisi

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:35 WIB

Terkini

Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima Jangan Cuma Salaman! Publik Tunggu Nyali Tuntaskan Kasus Febrie

Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima Jangan Cuma Salaman! Publik Tunggu Nyali Tuntaskan Kasus Febrie

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:30 WIB

Penghentian Pendataan MBG oleh Kejaksaan Dipertanyakan, Diduga Ada Tarik Ulur Politik

Penghentian Pendataan MBG oleh Kejaksaan Dipertanyakan, Diduga Ada Tarik Ulur Politik

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:13 WIB

Skincare Kian Laris di TikTok Shop, BPOM Malah Temukan 9.042 Tautan Kosmetik Ilegal

Skincare Kian Laris di TikTok Shop, BPOM Malah Temukan 9.042 Tautan Kosmetik Ilegal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:12 WIB

Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu

Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:04 WIB

Detik-Detik Evakuasi Truk Towing yang Tersangkut JPO Tendean, Crane Besar Diterjunkan

Detik-Detik Evakuasi Truk Towing yang Tersangkut JPO Tendean, Crane Besar Diterjunkan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:58 WIB

'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar

'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:55 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan

Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:50 WIB

Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali

Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:50 WIB

Di Balik Alih Status RUU Perampasan Aset, DPR Klaim Punya Cara Mempercepat Pembahasan

Di Balik Alih Status RUU Perampasan Aset, DPR Klaim Punya Cara Mempercepat Pembahasan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:49 WIB

Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai

Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:46 WIB

×