Jakarta Siaga Lagi! Giliran Massa Buruh Gelar Demo 28 Agustus di DPR, Gaungkan Tuntutan Hostum

Bangun Santoso

Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:57 WIB
Jakarta Siaga Lagi! Giliran Massa Buruh Gelar Demo 28 Agustus di DPR, Gaungkan Tuntutan Hostum
Foto sebagai ILUSTRASI: Buruh melakukan unjuk rasa di depan kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/2025). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym]

Suara.com - Gelombang protes kembali bakal melanda ibu kota dan provinsi lain di Indonesia. Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam berbagai serikat pekerja dijadwalkan akan turun ke jalan pada Kamis, 28 Agustus 2025, untuk menyuarakan serangkaian tuntutan yang diyakini akan menentukan nasib ketenagakerjaan di masa depan.

Aksi demo 28 Agustus ini yang dimotori oleh Partai Buruh ini akan dipusatkan di dua titik vital pemerintahan, yakni Istana Negara dan Gedung DPR RI.

Kabar mengenai aksi nasional ini telah dikonfirmasi secara resmi melalui akun media sosial Partai Buruh, yang mengumumkan rencana demonstrasi damai secara serentak.

"28 Agustus 2025. Aksi damai serentak di 38 Provinsi, untuk di Jakarta dipusatkan di Istana Negara, gedung DPR RI," demikian bunyi unggahan tersebut, seperti yang dilihat pada Selasa (26/8/2025).

Presiden Partai Buruh yang juga menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, memberikan rincian lebih lanjut mengenai skala massa yang akan terlibat.

Menurutnya, khusus untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, mobilisasi massa diperkirakan mencapai puluhan ribu orang, yang akan menjadi ujung tombak penyampaian aspirasi langsung di jantung pemerintahan.

"Sekitar 10 ribu buruh dari Jabodetabek akan masuk ke Jakarta aksi pada 28 Agustus tersebut. Sedangkan di provinsi lainnya dan Kabupaten Kota terutama di kota-kota industri akan serempak juga pada tanggal 28 Agustus aksi buruh besar-besaran yang jumlahnya puluhan ribu," ujar Said Iqbal dalam sebuah pernyataan video yang diunggah oleh akun resmi Partai Buruh.

Aksi yang akan digelar lusa ini diberi nama yang tegas dan lugas, 'Hostum', sebuah akronim dari Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah.

Nama ini secara langsung merefleksikan dua isu utama yang menjadi api dalam sekam bagi para pekerja selama bertahun-tahun. Said Iqbal menegaskan bahwa meskipun skalanya besar, aksi ini dirancang sebagai wadah penyampaian aspirasi secara damai.

baca juga

"Aksi serempak ini kami namakan adalah Hostum. Ini aksi damai menyampaikan aspirasi," ujar Said Iqbal.

Lebih dari sekadar nama, 'Hostum' membawa enam tuntutan fundamental yang tidak hanya menyangkut isu perburuhan, tetapi juga merambah ke ranah reformasi pajak, legislasi, hingga sistem pemilu.

Berikut adalah enam tuntutan yang akan digemakan oleh massa buruh pada 28 Agustus mendatang:

1. Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah
Tuntutan inti ini menyasar sistem kerja alih daya (outsourcing) yang dianggap merugikan pekerja karena minimnya kepastian kerja dan jenjang karier. Di samping itu, para buruh menolak keras kebijakan upah murah yang dinilai tidak sebanding dengan biaya hidup yang terus meroket, terutama di kota-kota besar.

2. Stop PHK: Bentuk Satgas PHK
Menyikapi maraknya gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di berbagai sektor industri, massa menuntut adanya intervensi serius dari pemerintah. Mereka mendesak pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PHK yang berfungsi untuk mengawasi, memediasi, dan mencegah terjadinya PHK massal secara sepihak.

3. Reformasi Pajak Perburuhan
Para buruh menuntut perombakan sistem perpajakan yang dianggap memberatkan. Tuntutannya sangat spesifik, yaitu menaikkan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) menjadi Rp 7.500.000 per bulan. Selain itu, mereka juga menuntut penghapusan pajak untuk pesangon, Tunjangan Hari Raya (THR), dan Jaminan Hari Tua (JHT), serta menghapus kebijakan pajak yang dianggap diskriminatif terhadap perempuan menikah.

4. Sahkan Rancangan Undang-undang Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law
Tuntutan ini merupakan penolakan terhadap semangat Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) yang dinilai lebih banyak merugikan hak-hak pekerja. Massa mendesak agar pemerintah dan DPR mengesahkan RUU Ketenagakerjaan yang baru dan pro-buruh, tanpa memasukkan kembali pasal-pasal kontroversial dari Omnibus Law.

5. Sahkan RUU Perampasan Aset: Berantas Korupsi
Para buruh menunjukkan kepeduliannya terhadap isu pemberantasan korupsi dengan mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset. Mereka meyakini bahwa korupsi yang merajalela menjadi salah satu akar masalah dari kebijakan ekonomi yang tidak berpihak pada rakyat kecil dan pekerja.

6. Revisi RUU Pemilu: Redesain Sistem Pemilu 2029
Tuntutan terakhir ini masuk ke ranah politik, di mana para buruh meminta adanya revisi terhadap RUU Pemilu. Mereka menghendaki adanya desain ulang sistem Pemilu untuk tahun 2029 yang dianggap lebih adil, transparan, dan mampu menghasilkan wakil rakyat serta pemimpin yang benar-benar memperjuangkan nasib buruh dan masyarakat luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Main Bola Dekat Lokasi Demo, Judika Sampai Pakai Odol Gegara Terkena Gas Air Mata: Perih Banget!

Main Bola Dekat Lokasi Demo, Judika Sampai Pakai Odol Gegara Terkena Gas Air Mata: Perih Banget!

Entertainment | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:53 WIB

Sama-sama Geruduk DPR, Dasco Sebut Aksi Buruh 28 Agustus Beda dengan Demo 25 Agustus, Kenapa?

Sama-sama Geruduk DPR, Dasco Sebut Aksi Buruh 28 Agustus Beda dengan Demo 25 Agustus, Kenapa?

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:34 WIB

Demo DPR Ricuh, Karyawan dan Pengunjung Mie Gacoan Pasang Badan Lindungi Pendemo dari Polisi

Demo DPR Ricuh, Karyawan dan Pengunjung Mie Gacoan Pasang Badan Lindungi Pendemo dari Polisi

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:35 WIB

'Surat Cinta' Rakyat di Tembok DPR: Dari 'Who Needs Gibran' Sampai 'Gaji Naik, IQ Jongkok'

'Surat Cinta' Rakyat di Tembok DPR: Dari 'Who Needs Gibran' Sampai 'Gaji Naik, IQ Jongkok'

Your Say | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:44 WIB

400 Pendemo di DPR Ditangkap dan Jurnalis Dipukul, Lokataru: Polisi Jadi Simbol Musuh Rakyat!

400 Pendemo di DPR Ditangkap dan Jurnalis Dipukul, Lokataru: Polisi Jadi Simbol Musuh Rakyat!

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:24 WIB

Ribuan Buruh Siap 'Kepung' DPR dan Istana 28 Agustus, Ini 6 Tuntutan Mereka

Ribuan Buruh Siap 'Kepung' DPR dan Istana 28 Agustus, Ini 6 Tuntutan Mereka

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:13 WIB

Kasus Cerai Pratama Arhan dan Azizah Salsha Dituduh Pengalihan Isu Demo, Nama Andre Rosiade Terseret

Kasus Cerai Pratama Arhan dan Azizah Salsha Dituduh Pengalihan Isu Demo, Nama Andre Rosiade Terseret

Entertainment | Selasa, 26 Agustus 2025 | 10:26 WIB

Terkini

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan

Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:01 WIB

×