Kisah Pilu Pak Suryono: 33 Tahun Mengabdi, Gajinya Cuma Rp350 Ribu per Tiga Bulan

Tasmalinda | Suara.com

Rabu, 27 Agustus 2025 | 22:32 WIB
Kisah Pilu Pak Suryono: 33 Tahun Mengabdi, Gajinya Cuma Rp350 Ribu per Tiga Bulan
Ilustrasi kisah pak Suryono. (Istimewa)

Suara.com - Di tengah riuhnya perbincangan tentang kesejahteraan dan fasilitas pejabat, sebuah potret buram dari dunia pendidikan Indonesia kembali menjadi tamparan bagi nurani publik.

Kisah ini datang dari Bapak Suryono, seorang guru honorer di Sukabumi, Jawa Barat, yang pengabdiannya seolah tak ternilai, namun dihargai dengan angka yang mengiris hati.

Selama 33 tahun, Suryono telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan anak bangsa.

Namun, statusnya tak kunjung beranjak dari seorang honorer. Ironisnya, penghargaan yang ia terima atas pengabdian puluhan tahun itu adalah upah yang jauh dari kata layak.

Dari foto yang beredar viral, terlihat potret Suryono yang sederhana, berdiri di depan kelas dengan tumpukan kertas tugas.

Di balik wajah tenangnya, tersimpan sebuah realita pahit. Untuk pekerjaannya sebagai guru honorer, ia hanya memperoleh gaji sebesar Rp350 ribu.

Angka yang sudah sangat kecil itu ternyata bukan untuk penghasilan setiap bulan.

Gaji tersebut ia terima setiap tiga bulan sekali. Itu pun dengan catatan: jika dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah sudah cair.

Jika dirata-rata, penghasilannya tak lebih dari Rp117 ribu per bulan, atau sekitar Rp3.900 per hari. Sebuah angka yang bahkan tidak cukup untuk membeli satu liter bensin.

Meski begitu, kesulitan ekonomi tidak pernah sekalipun memadamkan api semangatnya untuk mengajar.

Setiap hari, Suryono menempuh perjalanan yang tidak mudah. Ia harus mengendarai sepeda motornya sejauh 7 kilometer dari rumahnya menuju tempatnya mengabdi di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tegal Panjang, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Perjalanannya bukan hanya soal jarak, tetapi juga soal keyakinan.

Ia percaya bahwa setiap kayuhan motornya adalah langkah untuk membentuk masa depan anak-anak didiknya.

Ia adalah bukti nyata dari frasa "pahlawan tanpa tanda jasa", di mana pengabdian tulusnya jauh melampaui imbalan materi yang ia terima.

Kisah Suryono bukan sekadar cerita individu namun ini adalah cerminan dari sebuah sistem yang masih belum sepenuhnya menghargai para pahlawan di garda terdepan pendidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Baru Wakil Rakyat! Di Swedia, Gaji Parlemen Tak Jauh Beda dari Gaji Guru dan Naik Bus

Ini Baru Wakil Rakyat! Di Swedia, Gaji Parlemen Tak Jauh Beda dari Gaji Guru dan Naik Bus

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 19:49 WIB

Viral! Aksi Guru Ancam Cekik Siswa Picu Kemarahan Publik: Jangan Ada Kekeluargaan

Viral! Aksi Guru Ancam Cekik Siswa Picu Kemarahan Publik: Jangan Ada Kekeluargaan

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:41 WIB

Inikah 'Beban Negara' yang Dimaksud Sri Mulyani? Viral Guru Terjang Hujan Demi Murid

Inikah 'Beban Negara' yang Dimaksud Sri Mulyani? Viral Guru Terjang Hujan Demi Murid

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 23:49 WIB

Bukan Suka Sama Suka! Kasus Guru dan Murid Viral di Gorontalo Contoh Jelas Tindakan Grooming

Bukan Suka Sama Suka! Kasus Guru dan Murid Viral di Gorontalo Contoh Jelas Tindakan Grooming

Lifestyle | Kamis, 03 Oktober 2024 | 13:36 WIB

Bikin Khawatir, Guru Lansia Ini Ikuti Seleksi PPPK dan Bersaing dengan Tenaga Muda

Bikin Khawatir, Guru Lansia Ini Ikuti Seleksi PPPK dan Bersaing dengan Tenaga Muda

Video | Senin, 04 Juli 2022 | 17:00 WIB

Izin Terlambat Ambil Rapor ke Guru, Alasan Siswa Ini Malah Bikin Terharu

Izin Terlambat Ambil Rapor ke Guru, Alasan Siswa Ini Malah Bikin Terharu

Video | Rabu, 22 Juni 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

News | Senin, 13 April 2026 | 16:35 WIB

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

News | Senin, 13 April 2026 | 16:32 WIB

Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?

Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:26 WIB

Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?

Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:19 WIB

Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan

Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan

News | Senin, 13 April 2026 | 16:18 WIB

Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo

Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo

News | Senin, 13 April 2026 | 16:11 WIB

Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global

Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 16:02 WIB

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

News | Senin, 13 April 2026 | 15:47 WIB

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:44 WIB

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:43 WIB