Viral Siswa Ejek Wajah Guru Gara-Gara Hal Sepele di dalam Kelas, Dinilai Tak Punya Adab

Sumarni

Kamis, 28 Agustus 2025 | 10:12 WIB
Viral Siswa Ejek Wajah Guru Gara-Gara Hal Sepele di dalam Kelas, Dinilai Tak Punya Adab
Ilustrasi - Viral Siswa Ejek Wajah Guru. (Mstar)

Suara.com - Seorang guru asal Malaysia curhat mendapatkan perlakuan kurang menyengangkan dari siswanya hanya gara-gara hal yang dia anggap sepele.

Ketika sedang mengajar dalam kelas, guru ini mendadak mendapat teguran bernada mengejek dari siswanya. Siswa itu menyebut makeup atau dandanan sang ibu guru terlalu tebal.

Bukan hanya itu, sambil mengkritik, siswa itu menyebut bu guru menjadi seperti banci atau laki-laki yang biasa dandan layaknya perempuan.

"Masuk kelas terus ada siswa menegurku, katanya aku pakai makeup sangat tebal. Jadi aku tanya apakah penampilannya ini mengganggunya?" cerita guru itu dilansir dari Mstar pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Tak disangka siswa itu melontarkan ejekan untuknya tersebut.

Ilustrasi Sekolah. [Unsplash]
Ilustrasi Sekolah. [Unsplash]

"Katanya tidak (mengganggu), cuma terlihat palsu seperti banci," bebernya sedikit menyesak di hati.

Sebagai guru, dia berusaha untuk tidak emosi dan meresponsnya dengan bijak.

"Saya balas, biarlah palsu asalkan tidak menyakiti hati siapapun. Siswa itu langsung diam," pungkasnya dalam Threads di akun media sosialnya.

Ceritanya ini membuatnya banjir dukungan dari netizen. Ada beberapa yang menyarankan agar dirinya mencoba untuk dandan lebih tipis.

baca juga

"Sis, coba makeup no make up look. Aku pikir anak-anak terbiasa melihat teman sebayanya yang polosan wajahnya," komentar netizen.

Namun ada juga yang menanggapi jika kelakuan siswa itu sudah berlebihan dan tak sopan meski mungkin niatnya bercanda.

"Anak-anak sekarang memang kurang ajar dan tak ada sopan santun," celetuk netizen.

"Ini tipe siswa yang sudah anggap guru seperti teman, bercanda dengan guru tapi tidak tahu tempat. Ini benar-benar kurang adab," komentar netizen lain.

Melihat reaksi netizen beberapa kontra, guru itu kemudian mengucapkan terima kasih atas perhatiannya, namun dia menegaskan kalau permasalahan itu sudah selesai.

"Sekarang aku baik-baik saja. Terima kasih semua sudah memberikan semangat dan nasihat," tulisnya kemudian.

Sikap siswa yang seperti ini mirip dengan beberapa kasus di Indonesia.

Kasus-kasus siswa yang menunjukkan perilaku tidak sopan kepada guru kian menjadi sorotan publik.

Kejadian-kejadian yang seringkali viral di media sosial ini memicu keprihatinan mendalam dan perdebatan sengit tentang etika, pendidikan karakter, serta peran sentral guru dalam sistem pendidikan.

Insiden yang paling menghebohkan, seperti video siswa SMP yang berani mendorong gurunya di dalam kelas, bukan sekadar kenakalan biasa.

Ini adalah gejala dari masalah yang lebih kompleks dan multidimensional yang membutuhkan penanganan serius dan terstruktur.

Perilaku tidak sopan ini tidak muncul begitu saja. Ada berbagai faktor yang menjadi pemicu, saling terkait satu sama lain.

Di era digital, nilai-nilai tradisional seperti rasa hormat kepada orang yang lebih tua, terutama guru, seringkali tergerus.

Anak-anak terpapar konten dari media sosial yang bisa mengaburkan batasan antara sopan dan tidak sopan, serta melihat model perilaku yang tidak pantas sebagai hal yang lumrah.

"Pendidikan karakter yang kuat bermula dari rumah. Jika orang tua tidak menanamkan nilai-nilai dasar seperti sopan santun dan empati sejak dini, sekolah akan kesulitan untuk membentuknya," kata seorang psikolog pendidikan.

Kurangnya pengawasan dan komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak dapat menyebabkan anak tidak memiliki kendali diri dan tidak menghargai figur otoritas seperti guru.

Terkadang, ada kesenjangan komunikasi antara siswa dan guru. Siswa mungkin merasa tidak dipahami atau tidak diperhatikan, yang memicu frustrasi dan berakhir dengan perilaku memberontak.

Guru yang terlalu kaku atau kurang memiliki keterampilan dalam pendekatan personal juga bisa menjadi pemicunya.

Lingkungan sekolah yang kurang kondusif, kurangnya peraturan yang jelas, atau penegakan disiplin yang tidak konsisten bisa menjadi lahan subur bagi perilaku tidak sopan.

Jika sanksi tidak efektif atau tidak diterapkan secara adil, siswa akan menganggap remeh peraturan yang ada.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Pilu Pak Suryono: 33 Tahun Mengabdi, Gajinya Cuma Rp350 Ribu per Tiga Bulan

Kisah Pilu Pak Suryono: 33 Tahun Mengabdi, Gajinya Cuma Rp350 Ribu per Tiga Bulan

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 22:32 WIB

Guru Besar UNM Prof Harris: Sekolah Rakyat Bisa Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

Guru Besar UNM Prof Harris: Sekolah Rakyat Bisa Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:05 WIB

Siswa Kelas 1 SD  Menjerit Ketakutan! Aksi Arogansi Guru Ancam Cekik Murid

Siswa Kelas 1 SD Menjerit Ketakutan! Aksi Arogansi Guru Ancam Cekik Murid

Video | Kamis, 28 Agustus 2025 | 06:00 WIB

Demi Program Andalan Prabowo, Kemendiktisaintek 'Todong' DPR Tambahan Anggaran Rp5,9 Triliun

Demi Program Andalan Prabowo, Kemendiktisaintek 'Todong' DPR Tambahan Anggaran Rp5,9 Triliun

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 14:23 WIB

Pertamina Energi Negeri Gencarkan Edukasi Energi untuk 19 Ribu Siswa SD, Serentak di 28 Kota

Pertamina Energi Negeri Gencarkan Edukasi Energi untuk 19 Ribu Siswa SD, Serentak di 28 Kota

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 12:13 WIB

TPG Triwulan 3 Cair Lebih Cepat? Cek Faktanya, Para Guru Wajib Tahu

TPG Triwulan 3 Cair Lebih Cepat? Cek Faktanya, Para Guru Wajib Tahu

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 19:20 WIB

Terkini

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

×