Di Balik Tragedi Ojol Affan: Rocky Gerung Ungkap Elemen Tersembunyi dalam Kerusuhan Jakarta

Wakos Reza Gautama Suara.Com
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 21:32 WIB
Di Balik Tragedi Ojol Affan: Rocky Gerung Ungkap Elemen Tersembunyi dalam Kerusuhan Jakarta
Massa dari berbabagai elemen masyarakat saat aksi unjuk rasa di depan Markas Komando (Mako) Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Rocky Gerung menyebut adanya elemen tersembunyi di balik kerusuhan Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kematian tragis seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan akibat terlindas kendaraan taktis Brimob dalam kerusuhan di Jakarta menyisakan duka mendalam dan memicu gelombang solidaritas.

Namun, menurut pengamat politik Rocky Gerung, peristiwa ini lebih dari sekadar insiden tunggal. Ada elemen tersembunyi yang kompleks, terutama terkait dinamika sosial-ekonomi kelas menengah dan persaingan politik elit, yang perlu diurai untuk memahami akar permasalahan.

Rocky Gerung mengatakan semua peristiwa yang bersifat massal yaitu demonstrasi di dalamnya ada dua elemen. Elemen yang terlihat dan elemen yang tersembunyi. 

"Elemen yang terlihat adalah tewasnya seorang warga negara yang mencari nafkah di jalan raya dan itu sangat tragis dan itu menimbulkan empati besar atau simpati terhadap perjuangan kawan pekerja Ojol ini," ujar Rocky dikutip dari Youtube nya.

Namun, di balik tragedi yang terlihat, Rocky Gerung mengidentifikasi "elemen tersembunyi" berupa potensi pemanfaatan peristiwa ini untuk kepentingan persaingan politik elit.

Menurutnya, insiden tewasnya Affan bisa menjadi momentum yang dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk melanjutkan "keinginan persaingan politik." Hal ini termasuk potensi penggunaan media sosial untuk provokasi, dengan tujuan menciptakan peluang perubahan drastis dalam konstelasi politik.

Rocky menduga adanya persaingan elitis di balik layar, terutama mengingat dinamika hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan Jokowi.

Prabowo, yang mungkin sedang mencari strategi untuk memenuhi tuntutan rakyat agar "menarik garis" dari kebijakan Jokowi, dan Jokowi sendiri yang mungkin merasa tekanannya makin kuat sehingga perlu mempersiapkan kekuatan politik baru.

Rocky Gerung menekankan pentingnya memisahkan peristiwa tragis itu sendiri dari potensi pemanfaatannya dalam persaingan politik.

Baca Juga: Bentrok, Rocky Gerung: Akumulasi Frustrasi di Balik Tragedi Kematian Driver Ojol Affan

Kematian Affan adalah sebuah tragedi yang memerlukan penyelesaian hukum dan keadilan. Namun, pada saat yang sama, masyarakat harus bersikap bijak dalam melihat bahwa ada kepentingan persaingan politik yang mulai terbuka dan berpotensi memanfaatkan peristiwa tragis ini.

Persaingan politik yang memanfaatkan tragedi sosial seperti ini dapat membahayakan stabilitas dan memperburuk kondisi ekonomi, politik, serta kepercayaan publik.

Oleh karena itu, diperlukan kebijaksanaan untuk menyoroti baik aspek kemanusiaan maupun intrik politik yang mungkin bermain di balik setiap peristiwa massal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI