Sesar Citarik Di Mana? Jalur Potensi Gempa yang Mengancam Jabodetabek

Ruth Meliana

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 11:46 WIB
Sesar Citarik Di Mana? Jalur Potensi Gempa yang Mengancam Jabodetabek
ilustrasi sesar citarik (dok. BMKG)
Baca 10 detik
  • Sesar Citarik adalah sesar aktif di Jawa Barat yang masuk dalam sistem patahan besar.
  • Lokasinya melintasi daerah padat penduduk seperti Bogor, Sukabumi, dan Bekasi.
  • Pergerakan sesar aktif sudah terbentuk sejak zaman Miosen Tengah, sekitar 15 juta tahun lalu.

Suara.com - Keberadaan Sesar Citarik menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko gempa di wilayah Bogor dan sekitarnya. BMKG menyebutkan bahwa sesar inilah yang memicu sejumlah gempa kecil, termasuk yang terjadi di Cidahu, Pelabuhan Ratu, dan Bogor pada 10 April 2025 lalu.

Patahan lempeng bumi yang membentang dari pesisir selatan Teluk Palabuhanratu hingga Bekasi ini memang melintasi sejumlah daerah padat penduduk, termasuk Bogor dan sebagian Jakarta.

Pergerakan sesar aktif bukan fenomena baru. Struktur ini sudah terbentuk sejak zaman Miosen Tengah, sekitar 15 juta tahun lalu. Awalnya, pergerakan sesar ini bersifat mendatar dan vertikal, lalu berkembang menjadi pergeseran mengiri sekitar 2,5 juta tahun yang lalu.

Namun, seberapa besar sebenarnya potensi bahaya dari Sesar Citarik? Mari kita bahas lebih lanjut.

Apa Itu Sesar Citarik?

Sesar Citarik adalah salah satu sesar aktif di Jawa Barat yang masuk dalam sistem patahan besar yang memanjang dari selatan Jawa Barat hingga Bekasi.

Sesar ini termasuk jenis sinistral strike-slip fault, atau sesar geser mengiri, yang artinya pergerakan utama lempeng di kedua sisinya saling bergeser ke arah kiri.

Dengan panjang diperkirakan mencapai 37–40 kilometer, sesar ini melewati beberapa kawasan padat penduduk, seperti Sukabumi, Bogor, Cianjur, hingga Bekasi.

Karena letaknya dekat dengan area pemukiman dan pusat aktivitas manusia, keberadaan sesar ini mendapat perhatian serius dari para ahli geologi dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

baca juga

Beberapa gempa kecil yang terjadi di sekitar Bogor dan Sukabumi dalam beberapa tahun terakhir diyakini berasal dari pergerakan Sesar Citarik.

Namun, hingga saat ini, belum ada catatan resmi mengenai gempa besar yang langsung dipicu oleh sesar ini. Meski begitu, para peneliti tidak menutup kemungkinan bahwa potensi gempa signifikan tetap ada.

Ciri-Ciri Sesar Aktif

Untuk memahami potensi bahayanya, penting bagi Anda mengetahui ciri-ciri dari sesar aktif. Secara umum, sesar dikategorikan aktif jika masih mengalami pergerakan dan bisa memicu gempa bumi. Beberapa cirinya antara lain:

1 Adanya aktivitas seismik

Daerah di sekitar sesar aktif biasanya sering mengalami gempa kecil dengan magnitudo rendah. Hal ini juga terlihat pada Sesar Citarik, di mana gempa-gempa ringan beberapa kali tercatat dalam lima tahun terakhir.

2. Perubahan bentuk permukaan tanah

Sesar aktif dapat menyebabkan pergeseran atau retakan di permukaan bumi. Di beberapa titik sepanjang Sesar Citarik, para peneliti menemukan bukti perubahan topografi akibat pergerakan tanah.

3. Riwayat geologi

Jika suatu sesar memiliki riwayat gempa besar dalam 10.000 tahun terakhir, maka sesar tersebut dikategorikan aktif. Berdasarkan catatan Badan Geologi, Sesar Citarik terbentuk sejak jutaan tahun lalu, dan aktivitasnya masih berlanjut hingga kini.

4. Dekat dengan lempeng tektonik

Jawa Barat, termasuk Bogor, berada di kawasan yang kompleks secara tektonik karena berdekatan dengan zona tumbukan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Posisi ini membuat Sesar Citarik rentan bergerak akibat tekanan dari pergerakan lempeng tersebut.

Sesar Aktif Tidak Selalu Berarti Bahaya

Banyak masyarakat mengira bahwa keberadaan sesar aktif otomatis berarti ancaman gempa besar yang mematikan. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian.

Sesar aktif memang berpotensi memicu gempa, tetapi tidak semua pergerakan sesar menghasilkan getaran yang signifikan.

Sebagian besar pergerakan justru berupa gempa kecil yang bahkan tidak terasa oleh manusia. Contohnya, beberapa aktivitas Sesar Citarik hanya menimbulkan gempa dengan magnitudo 2,5–3,5, yang relatif aman.

Hal yang paling penting adalah memahami mitigasi bencana dan mempersiapkan diri. BPBD Kabupaten Bogor bersama Badan Geologi telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, seperti:

  • Memetakan jalur patahan aktif di wilayah Jabodetabek.
  • Mengedukasi masyarakat tentang cara evakuasi yang benar saat terjadi gempa.
  • Memastikan bangunan publik dan sekolah memiliki standar konstruksi tahan gempa.
  • Menyediakan informasi real-time melalui BMKG dan aplikasi peringatan dini.

Dengan pemahaman yang tepat, Anda bisa lebih siap menghadapi potensi gempa tanpa harus hidup dalam ketakutan berlebihan.

Alih-alih panik, yang lebih penting adalah memastikan lingkungan rumah aman, mengenali jalur evakuasi, dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.

Sesar Citarik memiliki potensi memicu gempa bumi, terutama karena lokasinya melintasi daerah padat penduduk seperti Bogor, Sukabumi, dan Bekasi. Meski begitu, keberadaannya tidak berarti selalu berbahaya. Sebagian besar aktivitasnya menghasilkan gempa kecil yang tidak terasa.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung: Jakarta Tak Bisa Maju Sendirian! Ini Rencana Ambisius untuk Jabodetabek

Pramono Anung: Jakarta Tak Bisa Maju Sendirian! Ini Rencana Ambisius untuk Jabodetabek

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 21:27 WIB

Gedung DPR Dijaga Super Ketat di Luar, Namun Sunyi Senyap di Dalam

Gedung DPR Dijaga Super Ketat di Luar, Namun Sunyi Senyap di Dalam

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 12:25 WIB

LIVE STREAMING: Demo Buruh 28 Agustus: Gedung DPR dan Istana Jadi Sasaran, 6 Tuntutan Disorot

LIVE STREAMING: Demo Buruh 28 Agustus: Gedung DPR dan Istana Jadi Sasaran, 6 Tuntutan Disorot

Video | Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:55 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×