Jakarta Membara: 7 Halte Ludes Dibakar, Layanan Transjakarta Berhenti Beroperasi

Erick Tanjung Suara.Com
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 10:59 WIB
Jakarta Membara: 7 Halte Ludes Dibakar, Layanan Transjakarta Berhenti Beroperasi
Kondisi Halte Transjakarta Senen Toyota Rangga setelah dibakar massa pada Jumat (29/8/2025). [Antara/HO-PT Transjakarta].

Suara.com - Api amarah massa buntut tragedi tewasnya pengemudi ojol, Affan Kurniawan, kini melumpuhkan total urat nadi transportasi publik Jakarta. PT Transportasi Jakarta secara resmi mengumumkan penghentian seluruh layanan Transjakarta setelah tujuh halte ludes dibakar oleh sekelompok massa dalam kericuhan yang pecah hingga Sabtu dini hari.

Pemandangan hangus dan porak-poranda di sejumlah koridor utama kini menjadi saksi bisu eskalasi kemarahan publik.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengonfirmasi bahwa keputusan berat untuk menghentikan total operasional diambil demi keselamatan penumpang dan pramudi.

"Mempertimbangkan berbagai kondisi dan situasi yang belum kondusif, hingga pagi ini seluruh layanan Transjakarta belum bisa beroperasi melayani pelanggan," kata Ayu Wardhani di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

Manajemen, kata Ayu, kini terus memantau situasi dari pusat komando (command center). Keputusan kapan layanan akan kembali normal akan sangat bergantung pada kondisi di lapangan yang masih sangat dinamis.

Daftar 7 Halte yang Jadi Sasaran Amuk Massa

Transjakarta merilis daftar tujuh halte strategis yang menjadi korban perusakan dan pembakaran. Kerusakan ini menjadi penyebab utama lumpuhnya layanan bus di berbagai rute.

Halte yang menjadi sasaran amuk massa tersebut adalah:

  • Halte Bundaran Senayan
  • Halte Pemuda Pramuka
  • Halte Polda Metro Jaya
  • Halte Senen Toyota Rangga
  • Halte Sentral Senen
  • Halte Senayan
  • Halte Gerbang Pemuda

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama saling menjaga fasilitas publik sehingga manfaatnya bisa terus dirasakan oleh banyak orang," imbau Ayu.

Baca Juga: Jakarta Rusuh: Selain Bakar Kantor Polisi, 7 Halte TransJakarta jadi Sasaran Amuk Massa!

Aksi perusakan fasilitas publik ini merupakan buntut dari demonstrasi besar-besaran yang digelar oleh sejumlah elemen mahasiswa, termasuk BEM Seluruh Indonesia (SI) dan BEM UI, pada Jumat (29/8). Aksi yang awalnya digelar di depan Polda Metro Jaya ini merupakan luapan protes dan kekecewaan atas tragedi yang menimpa Affan Kurniawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online, tewas mengenaskan setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di tengah kericuhan demo di Pejompongan pada Kamis (28/8) malam.

Insiden maut inilah yang menyulut gelombang kemarahan yang lebih besar, yang kini dampaknya melumpuhkan aktivitas warga Ibu Kota. (Antara)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?