Sebut Rakyat Tolol, Nilai Ijazah Ahmad Sahroni Rata-Rata 6

Yazir F Suara.Com
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 19:49 WIB
Sebut Rakyat Tolol, Nilai Ijazah Ahmad Sahroni Rata-Rata 6
Rumah Ahmad Sahroni Dijarah, Ijazah dengan Nilai Jelek Jadi Bahan Olok-olok (X)

Suara.com - Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dijarah massa yang geram dengan pernyataannya.

Penjarahan terjadi pada Sabtu, 30 Agustus 2025, sore hari. Si pemilik rumah sedang tidak berada di kediamannya.

Perabotan rumah hingga barang pribadi Sahroni tidak luput dari sasaran amukan massa, termasuk ijazah SMP yang ikut tersebar di media sosial.

Dalam foto yang viral, nilai-nilai Sahroni tertulis rata-rata 6 dengan angka tertinggi hanya 7.

Publik pun langsung menghubungkan temuan itu dengan pernyataan kontroversial Sahroni yang sebelumnya menyebut rakyat tolol karena menyerukan DPR bubar.

Komentar pedas warganet bermunculan dengan nada sarkas dan marah.

Action Figure Iron Man milik Ahmad Sahroni dijarah (X/Instagram)
Action Figure Iron Man milik Ahmad Sahroni dijarah (X/Instagram)

"Fotocopy sebanyak-banyaknya. Terus dikasih ke tukang jual gorengan atau nasi uduk. Hell yeah.. so that everyone will know how dumb this guy is," tulis seorang warganet.

Warganet lain juga menyindir keras dengan kalimat, "Tol** banget anji**, nilai segitu di ijazah jadi anggota DPR."

Cemoohan lain menyebut, "Asli goblok. Nilai gitu mana bisa masuk sekokah favorit, masuk sekolah negeri juga belum tentu bisa. Apalagi jadi PNS jaman CAT."

Baca Juga: Ijazah Hingga Jam Tangan Miliaran, Ini Penampakan Jarahan dari Rumah Ahmad Sahroni

Sindiran makin tajam ketika ada yang menuliskan, "Orang begini lolos DPR? Yang benar aja. Mana ngatain rakyat tolol, eh dianya yang lebih tolol."

Aksi penjarahan rumah Sahroni dipicu langsung oleh kemarahan warga terhadap ucapannya.

Sebelumnya, pada 22 Agustus 2025, Sahroni dengan lantang menyinggung warga.

"Orang yang bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia," ucapnya saat itu.

Tak berhenti di situ, Sahroni juga menanggapi tantangan debat dari seorang diaspora bernama Salsa Erwina.

Dia menggunakan pernyataan yang dianggap merendahkan lawan debatnya.

Sahroni mengatakan tidak akan meladeni tantangan itu dan lebih memilih "bertapa dulu biar pinter," yang membuat publik makin geram.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?